Sunday, February 15, 2026

Pijakan Rel di Manonjaya Tasikmalaya Longsor, Perjalanan Kereta Dihentikan

Bandung, Nawacita – Perjalanan kereta api via jalur selatan terpaksa dihentikan sementara akibat pijakan rel alami longsor, Jumat (28/3/2025).

Manajer Humas PT KAI Daops Dua Bandung, Kuswardojo menyebut gogosan atau lebih dikenal dengan longsoran itu terjadi di petak jalan antara Ciamis dan Manonjaya, tepatnya di kilometer 283.

“Pada semua pengguna jasa kereta api, pada hari ini kami dari PT Kereta Api Daerah Operasi Dua Bandung memohon maaf yang sebesar-besarnya dikarenakan perjalanan anda mengalami gangguan, diakibatkan adanya gogosan (longsoran) di petak jalan antara Ciamis-Manonjaya tepatnya di kilometer 283,” ungkapnya.

- Advertisement -

Kuswardojo menyebut, longsoran itu terjadi sekitar pukul 15.50 WIB setelah KA Argo Wilis melintasi titik tersebut. Hal itu diduga disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur Tasikmalaya.

Akibat kejadian tersebut sejumlah perjalanan kereta api terpaksa dihentikan sementara, dan jalur kereta api via selatan terancam lumpuh total.

“Gogosan (longsoran) yang terjadi pada pukul 15.50 WIB tadi sore mengakibatkan sejumlah perjalanan kereta api dengan terpaksa kami hentikan,” jelasnya.

Sejumlah perjalanan kereta api yang dihentikan di antaranya adalah KA Pangandaran 128 yang dihentikan di Stasiun Manonjaya, dan KA Serayu 284 yang diberhentikan di stasiun Tasikmalaya.

Baca Juga: KAI Daops Dua Bandung Imbau Masyarakat Tak Bawa Barang Berlebihan saat Mudik Menggunakan Kereta

Pihak PT KAI langsung memberi rambu semboyan 3 yang berarti jalur tersebut tidak aman untuk dilalui.

Selain itu, kejadian ini juga membuat PT KAI harus merekayasa seluruh perjalanan KA via jalur selatan dan dialihkan memutar melalui jalur lintas utara seperti KA Turangga dan KA Malabar.

Kuswardojo menegaskan telah melakukan overstappen atau perpindahan bagi penumpang yang perjalananya terganggu.

“Sejumlah penumpang yang berada di stasiun Manonjaya, Ciamis dan Banjar telah kami lakukan overstapen menuju stasiun kedatangannya, demikian juga bagi KA Turangga dan KA Malabar kami melakukan rekayasa operasi dengan memutar perjalanan melalui lintas utara,” katanya.

Saat ini, PT KAI tengah melakukan proses normalisasi agar perjalanan KA via jalur lintas selatan bisa segera kembali beroperasi.

PT KAI telah menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya perjalanan kereta api di tengah puncak arus mudik lebaran 2025.

“Saat ini kami tengah melakukan proses untuk normalisasi di lokasi dan tentunya kami berharap tidak terjadi hujan di lokasi, sehingga proses normalisasi bisa lebih cepat kami laksanakan,” papar Kuswardojo.

“Kami juga memohon maaf atas semua hal yang terjadi pada sore hari ini. PT Kereta Api Indonesia, senantiasa berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada semua pengguna jasa kereta api,” tambahnya.

Reporter : Niko

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru