Risma Dorong Potensi Kuliner Madura Jadi Ikon Nasional
Surabaya, Nawacita | Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 03, Tri Rismaharini, melihat potensi yang dimiliki Pulau Madura pada bidang kuliner.
Keanekaragaman kuliner Madura memang telah lama menjadi kebanggaan lokal diantaranya Topak Lodeh, Kaldu Kokot, Tajin Sobih dan masih banyak lagi.
Baginya ragam kuliner yang berada di Madura memiliki daya tarik tersendiri yang berpotensi dibawa ke tingkal nasional bahkan bisa hingga tingkat internasional.
“Saya kagum sekali dengan keanekaragaman kuliner di Madura. Kalau daerah lain makanan khasnya biasanya hanya satu atau dua. Madura ini macam-macam. Sayangnya, potensi ini belum banyak tereksplorasi,” ujar Risma saat berkunjung ke Bangkalan.
Mantan Walikota Surabaya tersebut menilai adanya beberapa faktor yang membuat kuliner Madura belum bisa bersaing, diantaranya terkait soal kemasan dan branding.
“Makannya enak sekali, pasti warga di daerah lain tertarik. Tapi, sayangnya, beberapa makanannya belum dikemas dengan menarik. Jadi, saya akan bantu soal packaging dan branding agar lebih menarik perhatian konsumen,” terangnya.
Risma mengaku memiliki visi-misi untuk menjadikan kuliner Madura sebagai salah satu produk unggulan Jawa Timur.
Baca Juga: Risma Beberkan Pentingnya Keterlibatan Masyarakat untuk Ekonomi Daerah
Rencananya Risma akan melakukan branding terutama soal kemasan agar lebih bisa diterima di pasar modern.
“Saya akan panggilkan chef ahli untuk uji coba agar cita rasanya lebih sesuai dengan kebutuhan lidah pasar. Selain itu, saya juga akan bantu proses perizinan seperti BPOM, dan halalnya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Risma juga menekankan pentingnya teknologi pengawetan untuk makanan khas Madura. Agar bisa lebih awet saat dipasarkan nantinya.
“Saya belum paham betul soal pengawetan, tapi saya akan datangkan tim khusus untuk memastikan produk-produk ini bisa awet dan tetap enak,” imbuh politisi PDI Perjuangan itu.
Risma berharap masyarakat setempat dapat merasakan manfaat langsung dari program-programnya terutama atas komitmennya terhadap pengembangan kuliner Madura.
Langkah tersebut sejalan dengan visinya untuk membawa perubahan nyata bagi seluruh wilayah Jawa Timur, termasuk daerah-daerah dengan potensi besar seperti Madura. (Gio)

