Mojokerto, Nawacita – Kerusakan Jalan di Kabupaten Mojokerto menjadi bahasan utama warga ketika bertemu wakil rakyatnya. Hal tersebut terurai dalam kegiatan reses atau jaring aspirasi masyarakat yang digelar Anggota DPRD Jawa Timur Salim Azhar.
Anggota DPRD Jatim dari Daerah Pemilihan Jawa Timur Salim Azhar menggelar reses di Desa Jatilangkung Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Salim bertemu Warga kabupaten Mojokerto yang mengeluhkan kerusakan jalan dan kurangnya bantuan dari sektor UMKM. Mereka berharap Pemprov Jatim menambah kuota bantuan agar sebagaian besar masyarakat bisa diberdayakan secara ekonomi.
“Keluhan soal infrastuktur dan penambahan kuota untuk pemberdayaan masyarakat. Termasuk soal UMKM harus dijalankan lebih luas lagi,” kata anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPRD Jawa Timur Salim Azhar, Selasa (19/11/2024).
Baca Juga : Ini Daftar Program Legislasi Daerah DPRD Jatim 2025, Ada Pemberantasan Judi Online
Anggota DPRD Jatim dari Dapil Jatim VII yang meliputi wilayah Kabupaten Jombang, Kota dan Kabupaten Mojokerto itu mengaku, ketika terjun menyerap aspirasi masyrakat, banyak menemukan kerusakan jalan di desa. Dia berharap agar Pemprov Jatim dan Pemkab Mojokerto turun tangan untuk memperbaiki akses jalan tersebut.
“Ketika saya ke Dawarblandong banyak saya temukan jalan yang rusak, memang akses menuju kesana masih bagus. Tapi ketika masuk, jalannya rusak dan sulit dilewati,” tambahnya.
Selain soal akses jalan, anggota komisi D DPRD Jatim itu juga menerima keluhan soal masih minimnya bantuan dari sektor UMKM. Penambahan kuota itu penting untuk memberdayakan masyarakat sekitar, agar ekonominya lebih maju lagi.
“Warga maunya agar kuota bantuan UMKM diperbanyak dan banyak yang belum dapat,” tegasnya.
Salim mengaku juga mengidentifikasi wilayah di kabupaten Mojokerto dan Jombang yang rawan kekeringan. Diharapkan, nantinya, Pemprov Jatim memberikan bantuan pembangunan sumur bor untuk irigasi, agar ketika musim kering warga yang bertani tidak kesulitan mendapatkan air.
“Harus ada perbaikan irigasi dan sudah ada programnya, tinggal nanti kita komunikasikan supaya tertabulasi daerah ketika musim kemarau terjad kekeringan,” pungkasnya. bdo

