Saturday, February 14, 2026

Risma Gelar Konsolidasi Bersama Ratusan Relawan Perempuan di Banyuwangi

Risma Gelar Konsolidasi Bersama Ratusan Relawan Perempuan di Banyuwangi

Surabaya, Nawacita | Tri Rismaharini, calon Gubernur Jatim nomor urut 03, dalam acara Sarasehan Peran Perempuan dalam Pemenangan Pilkada Serentak 2024 di Savana Park, Jajag, Banyuwangi, Kamis (24/10/2024).

Relawan perempuan yang terdiri atas pelaku usaha mikro, kelompok arisan hingga kelompok posyandu dan penyandang disabilitas itu mengungkapkan persoalan-persoalan yang dihadapi. Ratusan relawan perempuan Risma-Gus Han pun mengaku sangat puas atas pertemuannya dengan calon Gubernur Jawa Timur tersebut.

Para peserta yang hadir di acara tersebut berdiskusi secara langsung dengan Risma, pada kesempatan tersebut mereka mengeluhkan biaya pendidikan, kesehatan dan modal usaha.

- Advertisement -

“Saya tahu, masalah pendidikan itu prioritas utama, dan saya ngerti yang dihadapi ibu-ibu terkait masalah pendidikan anak-anaknya,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut Risma juga menjelaskan salah satu program yang diusungnya yaitu SMA/SMK gratis di Jawa Timur.

“Masalah biaya pendidikan SMA/SMK nantinya saya gratiskan. Saya sudah menghitung, untuk menggratiskan biaya sekolah itu bisa,” ujar Risma.

Baca Juga: Risma Tekankan Pentingnya Normalisasi Sungai dan Perbaikan Lingkungan di Ponpes Tremas

Bahkan, salah satu peserta perempuan berkeluh kesah tidak mampu membayar biaya sekolah anaknya hingga ijazah anaknya belum diambil di salah satu sekolah SMA swasta di kecamatan Genteng, Banyuwangi.

“Untuk biaya sekolah anak ibu nanti saya bantu, sabar ya Bu, agar ijasah anak ibu bisa diambil,” jelas Risma.

Politisi PDI Perjuangan itu tidak hanya memikirkan biaya sekolah SMA/SMK gratis. Tapi juga memikirkan kesejahteraan guru ngaji ataupun guru di bawah naungan Kemenag.

“Saya tidak hanya menggratiskan biaya sekolah, termasuk guru yang ada di bawah naungan Kemenag,” tuturnya.

Selain masalah biaya pendidikan, Risma juga menjanjikan kesehatan gratis untuk seluruh masyarakat Jawa Timur. Nantinya, jika nanti terpilih, dirinya akan melakukan pendekatan dengan BPJS kesehatan.

“Jika nanti sudah terkoneksi dengan Universal Health Coverage (UHC), masalah biaya pengobatan masyarakat Jawa Timur akan teratasi. Saya sudah menghitungnya. Anggarannya ada, dan mencukupi,” terangnya.

Mantan Wali Kota Surabaya itu pun juga menaruh perhatian di bidang kewirausahaan, ia berharap pelaku usaha mikro bisa mengembangkan usahanya dan naik kelas, Risma juga berencana akan melakukan pelatihan kewirausahaan.

“Dengan diberikan pelatihan kewirausahaan, pelaku usaha mikro bisa naik menjadi pelaku usaha kecil. Begitu juga dengan pelaku usaha kecil bisa naik menjadi pelaku usaha menengah,” tuturnya.

Baca Juga: Risma Dukung Penataan PKL dan UMKM di Jawa Timur

Calon Gubernur Risma juga menyampaikan pengalamannya saat menjabat sebagai Wali Kota Surabaya dan Menteri Sosial. Yang diharapkan dengan pengalamannya tersebut mampu diterapkan di Jawa Timur.

Ia menceritakan saat dirinya pertama menjabat Wali Kota Surabaya, angka kemiskinan sebesar 32 persen. Setelah diberikan pelatihan kewirausahaan, angka kemiskinan di Surabaya turun menjadi 5 persen.

“Untuk menjadikan masyarakat Jawa Timur sejahtera, saya memiliki resepnya, dan pengalaman ini saya jalankan ketika saya menjadi wali kota dan Mensos,” terangnya.

Menurut Risma, di Jawa Timur sebanyak 40 ribu masyarakat penerima Bantuan Sosial (Bansos), serta 4.400 pelaku usaha mikro.

Jika penerima Bansos diberikan pelatihan kewirausahaan, jumlah penerima Bansos akan menurun. Begitu juga dengan pelaku usaha mikro, akan diperhatikan agar naik kelas menjadi pelaku usaha kecil.

“Dengan pelatihan kewirausahaan, nantinya mampu menekan angka kemiskinan, dan meningkatkan pelaku usaha mikro naik kelas,” tandasnya. (Gio)

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru