Saturday, February 14, 2026

KCIC Siap jadi Operator Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

KCIC Siap jadi Operator Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Jakarta, Nawacita | PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) siap jika ditunjuk pemerintah untuk menjadi operator Kereta Cepat Jakarta-Surabaya. General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, KCIC saat ini telah mengemban tugas menjadi operator Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh).

Sehingga KCIC memiliki bekal pengalaman yang cukup untuk menjadi operator proyek perpanjangan trase kereta cepat hingga Surabaya, Jawa Timur itu.

“Kalau memang ternyata ditunjuk lagi sebagai operator, tentunya kita pasti akan sangat mendukung hal tersebut. Apalagi dalam hal pengoperasian kereta cepat itu sudah punya pengalaman,” ujarnya saat meninjau Stasiun Karawang, Jawa Barat, Jumat (26/4/2024).

- Advertisement -

Namun dia masih belum dapat memastikan apakah hal ini akan terealisasi lantaran proyek Kereta Cepat Whoosh ke Surabaya masih dalam proses kajian studi kelayakan (feasibility study/FS). Eva bilang, KCIC telah beberapa kali diajak berdiskusi terkait proyek ini.

Kereta Cepat Jakarta-Surabaya
Kereta Cepat Whoosh

Dalam diskusinya, di antaranya membicarakan terkait trase kereta cepat Jakarta-Surabaya. Namun dia belum dapat membocorkan rutenya karena masih berpotensi berubah.

“Intinya kita siap dan kita kalau memang ditunjuk ataupun apapun yang menjadi arahan pemerintah KCIC siap untuk menjalankan semuanya,” tegasnya.

Studi Kelayakan Kereta Cepat ke Surabaya Digarap Bersama China dan Indonesia Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) buka suara terkait rencana pemerintah untuk membangun perpanjangan trayek Kereta Cepat Whoosh hingga ke Surabaya, Jawa Timur.

EVP Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji mengatakan, saat ini rencana tersebut sudah dalam proses kajian studi kelayakan (feasibility study/FS). Kajian ini akan dilakukan Indonesia bersama China.

Baca Juga: Puncak Arus Balik, KCIC Berangkatkan 21 Ribu Penumpang

Agus bilang, meski saat ini KAI belum diikutsertakan untuk mengerjakan FS ini lantaran masih dalam tahap awal, namun KAI siap mendukung jika nantinya diikutsertakan dalam studi kelayakan tersebut.

“Kita enggak ikut. Kita bukan sebagai yang melibatkan diri, kita sebagai copartnernya saja,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, Senin (22/4/2024).

Agus menuturkan, kajian-kajian terkait lainnya akan dilaksanakan oleh lembaga yang berbeda. Misalnya, survei terkait proyeksi jumlah penumpang Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang lalu digarap oleh Pusat Pengujian, Pengukuran, Pelatihan, Observasi dan Layanan Rekayasa Universitas Indonesia (POLAR UI).

“Kalau nilai proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya dan infrastrukturnya seperti apa masih belum,” kata Agus. kmps

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru