Tuesday, February 10, 2026

Menkes Instruksikan Percepatan Produksi Dokter Spesialis

Menkes Instruksikan Percepatan Produksi Dokter Spesialis

Jakarta, Nawacita | Menkes Budi Gunadi Sadikin menginstruksikan agar produksi dokter spesialis dipercepat. Hal itu ditujukan untuk memastikan distribusi tenaga kesehatan di seluruh Indonesia berjalan dengan baik.

Menkes menyebutkan jumlah dokter yang dihasilkan setiap tahun di Indonesia, tidak sebanding dengan populasi yang ada. Begitu pula di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, di mana pemenuhan fasilitas dapat dilakukan dengan cepat, namun ketersediaan dokter spesialis di wilayah tersebut masih menjadi kendala.

“Kemarin saya groundbreaking empat rumah sakit di IKN. Semua yang punya rumah sakit pede bahwa rumah sakitnya akan selesai bulan Juli. Nggak pedenya, cari dokternya, apalagi dokter spesialis,” kata Menkes dalam keterangannya di Jakarta, Senin (6/11/2023).

- Advertisement -
Produksi Dokter Spesialis
ilustrasi dokter

Hal yang sama juga ditemukan saat Menkes mengunjungi RSUD Sepaku di IKN beberapa waktu lalu. Menkes menemukan bahwa tidak ada dokter spesialis anestesi, spesialis bedah, terlebih spesialis ortopedi.

Menkes menilai spesialisasi itu dibutuhkan akibat tingginya angka kecelakaan kerja. Alhasil, pasien pun harus dirujuk ke Balikpapan dengan jarak tempuh tiga hingga empat jam.

“Oleh karena itu, kami sudah ada terobosan dengan adanya hospital based, dari 21 prodi spesialis yang saat ini ada, kami mau dorong. Kalau bisa nanti 300 rumah sakit tipe A dan B dalam waktu yang cepat bisa produksi dokter spesialis,” ujarnya.

Baca Juga: Kemenkes Beri Vaksin Cacar Monyet Gratis, Ini Dia Sasarannya

Menkes menilai program ini akan memudahkan untuk menyelesaikan masalah distribusi dokter spesialis. Menurutnya, Indonesia harus mampu menghasilkan lebih dari 30 ribu dokter setiap tahun.

Program ini juga disebut akan mengatasi masalah distribusi. Sebab, peserta didik diutamakan pegawai di RS yang bersangkutan, sehingga penempatannya sesuai kebutuhan. Biaya pendidikan yang dikeluarkan juga akan lebih murah. antr

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru