Mojokerto, Nawacita – Menyambut libur lebaran 1444 H, Disbudporapar Kabupaten Mojokerto memprediksi jumlah pengunjung wisata akan mengalami kenaikan signifikan. Diprediksi puncaknya ada H+2 dan H + 3 lebaran.
Disbudporapar memprediksi, sesuai dengan evaluasi tahun-tahun sebelumnya kunjungan wisatawan mulai terlihat saat hari kedua Lebaran. Hanya peningkatan diprediksi tidak begitu signifikan. Alasannya, masyarakat masih fokus anjang sama ke sanak saudara.
Sehingga, kunjungan wisatawan bakal lebih maksimal di H+2 dan H+3, masyarakat yang sudah menuntaskan silaturahminya bakal mulai mengagendakan liburan bersama keluarga.
Kabid Pariwisata, Dinas Kebudayaan Kepemudaan, Keolahragaan, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto Antor Subendi mengungkapkan, Pemkab Mojokerto menyiapkan puluhan ribu lembar karcis ke destinasi wisata yang dikelola.
“berbagai persiapan di momentum libur panjang Lebaran ini sudah dilakukan jauh-jauh hari. Seluruh objek wisata yang dikelola pun sudah siap menyambut para wisatawan”, ungkapnya, saat dikonfirmasi, Sabtu (22/4/2023).
Menurutnya, Upaya yang dilakukan seperti Pembersihan kolam renang dengan dikuras juga sudah dilakukan, bahkan termasuk, yang untuk berendam di kolam air panas.
Antor menjelaskan, dibandingkan tahun sebelumnya untuk lebaran ini akan diprediksi meningkat lantaran tidak ada pembahasan kunjungan seperti saat adanya Covid – 19. Meskipun kunjungan selama Ramadan anjlok dan diprediksi libur lebaran ini bakal meningkat signifikan.
Sejumlah kesiapan untuk menghadapi lonjakan wisata seperti kawasan wisata pun bakal bisa menampung semaksimal mungkin seperti perluasan tempat parkir di kawasan wisata, juga bisa mendukung jumlah kunjungan disetiap objek bisa maksimal. Seperti halnya, Wana Wisata Padusan Pacet, kawasan wisatawan yang dibuka 24 jam ini mampu menampung 10 ribu orang,” ujarnya.
“Bukan hanya Wana Wisata Padusan Pacet, Air Terjun Dlundung juga bisa menampung kapasitas 4 ribu orang, Air Panas Padusan juga bisa mampu menampung sampai 3 ribu wisatawan. Sedangkan Ubalan Waterpark dengan kapasitas 2 ribu orang”, terangnya.
Selain itu Pemkab Mojokerto juga sudah mulai drop puluhan ribu karcis ke destinasi yang dikelola. Mulai dari karcis Air Panas Padusan yang kini sudah mulai menyediakan tiket. “Kini sudah tersedia kurang lebih 50 ribu karcis, baik dewasa atau pun untuk anak-anak. Termasuk di Ubalan Waterpark juga sama 50 ribu karcis,” katanya.
Untuk objek wisata sejarah dan religi tetap dipasok sesuai kebutuhannya. Diantaranya, Petirtaan Jolotundo, Museum Trowulan, Candi Tikus, Candi Brahu, Candi Bajang Ratu, serta Makam Troloyo, hingga Air Terjun Coban Canggu.
Fio Atmaja

