Memperingati Hari Ibu, kader IMP Kecamatan Bubutan agar bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat
Surabaya, Nawacita – Hari Ibu adalah hari peringatan atau perayaan terhadap peran seorang dalam keluarga, baik untuk suami, anak-anak, maupun lingkungan sosialnya. Di Indonesia hari ibu dirayakan pada tanggal 22 Desember dan ditetapkan sebagai perayaan nasional.
Dalam rangka peringati Hari Ibu ke-94 Kader Iinstitusi Masyarakat Perkotaan (IMP) Kecamatan Bubutan Surabaya mengadakan acara yang bertema “Refleksi Akhir Tahun IMP Kec Bubutan dengan Semangat Hari Ibu Tahun 2022″, Bertemapt di Museum Pendidikan di Jalan Gentengkali No 10 Surabaya, Jumat 23 Desember 2022.
Koordinator Penyuluh KB kecamatan Bubutan Dra. Emi Saraswati saat disela sela acara, menyampaikan , dengan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan para kader IMP agar bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya di wilayah kecamatan Bubutan”.
Baca Juga : Kecamatan Bubutan Juara Satu di Acara Kegiatan Sosialisasi Bank Indonesia
Emi menambahkan, kader IMP sekarang ini mempunyai 6 peran dalam rangka ikut mensukseskan program KB. Meliputi pengorganisasian, pertemuan, kie dan konseling, pencatatan dan pendataan, pelayanan kegiatan dan kemandirian.
Dijelaskan Eni, kader IMP yang menjabat sebagai kader tim pendamping keluarga berperan sebagai pencatat dan pelapor data perkembangan pelaksanaan pendampingan dan atau kelompok sasaran.
Baca Juga : Aplikasi SI ASIK Kecamatan Asemrowo Wakili Kota Surabaya Raih Terinovatif 1 pada Inotek Award 2022
“Dalam melaksanakan tugasnya, tim pendamping keluarga bertanggung jawab dan melaporkan hasil kegiatannya melalui aplikasi edukasi atau sistem elektronik siap nikah dan siap hamil (Elsimil) atau secara berjenjang kepada tim percepatan penurunan stunting (TPPS) tingkat kelurahan,” ungkapnya
Pihaknya berharap dengan adanya agenda akhir tahun ini Kader IMP kecamatan Bubutan bersama Penyuluhan KB siap menjalankan program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan & Keluarga Berencana) dapat mensosialisasikan lagi pengetahuan dan wawasan yang telah diterima kepada kelompok akseptor lainnya dan kelompok kegiatan (poktan), dan ketahanan keluarga. Pungkasnya.
Dn


