Festival La Tomatina Spanyol, Perang Makanan Tahunan Terbesar di Dunia
JAKARTA, Nawacita – Festival La Tomatina merupakan festival perang makanan tahunan terbesar di dunia yang diadakan di Buñol, Spanyol. Seperti namanya, La Tomatina menggunakan buah tomat selama perayaannya sepanjang hari.
Perang tomat ini telah menjadi tradisi kuat di Buñol sejak hari Rabu di minggu terakhir agustus pada tahun 1945. Pada saat itu, terdapat parade tahunan tokoh-tokoh besar dengan kepala besar (Gigantes y Cabezudos) melewati jalan-jalan Buñol. Tampaknya beberapa anak muda laki-laki tersebut mencoba untuk bergabung dalam pawai di barisan musisi.
Lalu, mereka secara tidak sengaja menjatuhkan salah satu raksasa yang berdiri dan membuatnya marah hingga mulai menghancurkan apapun di sekitarnya.
Kerumunan pun menjadi marah dan mulai melemparkan tomat yang mereka temukan di stan-stan sayur dekat mereka. Peperangan tersebut dilakukan hingga polisi datang untuk mengakhirinya.
Baca Juga: Festival Qixi, Tradisi Perayaan Hari Valentine China
Tahun berikutnya pada hari Rabu terakhir bulan Agustus yang sama, para pemuda ini kembali ke alun-alun balai kota dan memulai pertarungan tomat lainnya dengan menggunakan tomat mereka sendiri.

Sekali lagi polisi turun tangan dan pada awal 1950-an, La Tomatina dilarang berlangsung di Buñol oleh otoritas setempat. Pada akhirnya, Dewan Kota mengambil alih organisasi pada tahun 1980.
Sejak itu, La Tomatina menjadi populer setiap tahun dan sekarang menjadi festival yang setiap tahun menarik ribuan wisatawan dari semua negara, menjadikannya salah satu festival yang berdampak di kancah internasional.
Pada tahun 2002, festival ini dinyatakan sebagai Pesta Kepentingan Turis Internasional oleh Sekretaris Departemen Pariwisata Spanyol. Saat ini, La Tomatina masih dirayakan di hari yang sama, yaitu hari rabu terakhir bulan Agustus di Kota Buñol.
Festival ini biasanya dimulai sekitar pukul sebelas pagi saat truk penuh tomat tiba di Plaza del Pueblo Buñol. Biasanya, sekitar 120 ton tomat matang yang tidak cocok untuk dijual dihabiskan dalam acara ini.
Perang saling lempar tomat ini biasanya dimulai ketika meriam air ditembakkan, dan berlangsung selama sekitar satu jam. Ketika waktu habis, kembang api akan ditembakkan dan semua lemparan tomat harus dihentikan.
Setelah perayaan, truk-truk dikerahkan di sekitar kota untuk membersihkan jalan-jalan penuh tomat dengan menyemprotnya dengan air. Karena tingkat keasaman tomat yang tinggi, jalanan Buñol biasanya sangat bersih setelah dibersihkan.
Terdapat enam aturan yang harus dipatuhi dalam festival ini
-
Jangan memasukkan botol atau benda keras karena akan menyebabkan kecelakaan atau kerusakan pada rekan pertempuran.
-
Jangan merobek atau membuang baju anda atau baju orang lain.
-
Remas tomat sebelum membuangnya, hal itu akan membuat pukulannya terasa kurang menyakitkan.
-
Jaga jarak aman dengan truk.
-
Berhentilah melempar tomat ketika mendengar tembakan peringatan kedua kembang api.
-
Ikuti petunjuk petugas keamanan.
Festival ini tidak hanya dapat dirasakan oleh orang dewasa saja, namun anak-anak dengan rentan usia 4-14 pun bisa ikut mengikuti festival ini. Anak-anak dapat berpartisipasi dalam mini-Tomatina, festival versi anak yang diselenggarakan hari sabtu sebelum La Tomatina.
vtgnws.

