Surabaya, Nawacita – Kelangkaan minyak goreng masih terjadi. Pemicunya terkait kebijakan satu harga minyak goreng Rp14 ribu per liter.
Untuk itu, Kecamatan Asemrowo mengandeng Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Koperasi menyelenggarakan operasi pasar, bertempat di Balai RW 02, Jalan Asem 3, pada Sabtu, (29/02/2022), mulai pukul 09.30 WIB.
Camat Asemrowo Bambang Udi Ukoro mengatakan, Kegiatan operasi pasar yang diselenggarakan oleh Dinas Perizinan Perdagangan dan Koperasi ( Disperindag) mendapat antusias dari warga kami yakni dari RW 01, RW 02 yang dekat di kawasan Balai RW 02.
“Pelaksanaan operasi pasar ini merupakan perhatian khusus kepada warga kami, dengan harga yang cukup murah dan warga bisa menikmati operasi pasar di balai RW 02,” tutur Camat Asemrowo Bambang Udi Ukoro
Harapan kami kegiatan ini bisa berlangsung secara rutin, memberikan perhatian kepada warga sekaligus memperingankan beban warga dalam rangka kebutuhan sehari hari di rumah tangganya.
“Lebih lanjut, kebetulan kami ikut meramaikan aktifitas kegiatan dari dari kesehatan yaitu melaksanakan vaksinasi di balai RW 02 bagi warga yang belum melaksanakan vaksinasi,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Fauzi Mustaqim Yos mengatakan, kegiatan operasi pasar minyak goreng yang dilakukan pemerintah kota Surabaya atas dasar kelangkaan minyak goreng, sejak beberapa hari yang lalu stok di swalayan kosong.
“Kami sedang melakukan operasi khusus minyak goreng sejak tanggal 12 January 2022, harga yang di tetapkan oleh permendagri No 3 tahun 2022 adalah 14 ribu perliter.” terang Bang Yos ( panggilan akrabnya)
tetapi kemarin ada ketentuan terbaru, ada harga terbaru yaitu 13.500 ribu, nah ini kita lakukan hari ini harga 13.500 ribu perliter dan kebetulan ada di kecamatan Asemrowo,
” Total keseluruhan ada 8 ribu liter minyak goreng dan ada dua kecamatan yaitu Asemrowo serta Tambaksari, untuk pasokan minyak goreng ini kami bekerja sama dengan PT Surya Mas,” ungkapnya
Jadi produksi ini tidak masuk ke kita tapi dari mereka langsung ke masyarakat dengan harga eceran tertinggi 13.500.
” Paling tidak bisa mengobati kekecewaan masyarakat atas kelangkaan harga minyak, ” tutup Fauzi Mustaqim Yos
Dn

