Tuesday, February 10, 2026

Golkar Institute Bekali Anak Muda Jatim Jadi Subyek Politik

Surabaya, Nawacita – Partai Golkar berharap banyak mampu mengorbitkan kader muda potensial termasuk di Jawa Timur. Kalangan millenial yang memiliki potensi luar biasa diharapkan dapat menjadi subyek politik dan tidak lagi sekedar menjadi obyek politik elektoral.

Pernyataan itu disampaikan sejumlah tokoh Partai berlambang pohon beringin Jatim saat menggelar kegiatan pendidikan politik dan kebijakan publik oleh Golkar Institute, di Surabaya, Selasa (14/12/2021). 

Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Muhammad Sarmuji mengatakan, pihaknya berupaya agar bisa mengajak kalangan millenial ini menjadi subyek politik. Idealisme kaum muda diharapkan dapat menghiasi percaturan politik ke depan. 

- Advertisement -

“Kita tidak menjadikan anak muda sebagai obyek politik saja. Tetapi, kita juga ingin mereka menjadi subyek atau pelaku politik juga,” kata Sarmuji ditemui seusai pembukaan kegiatan pendidikan politik dan kebijakan publik oleh Golkar Institute, di Surabaya, Selasa (14/12/2021). 

Upaya ini diakui Sarmuji butuh pendekatan khusus. Sebab, selama ini tak jarang millenial yang mempersepsikan politik sebagai arena kotor dan jahat. Persepsi yang salah itu menjadikan millenial banyak yang apatis terhadap politik. 

“Padahal, sebenarnya politik tidak begitu. Kita lagi berkomunikasi dengan anak muda, bahwa politik itu adalah kebajikan umum paling tinggi sebagaimana khittah,” ungkap Sarmuji. 

“Semua urusan masyarakat dikelola melalui politik. Itu yang lagi kita komunikasikan dengan anak muda. Bahwa anak muda perlu terlibat dalam politik karena semua urusan masyarakat itu diatur dalam politik,” tambah anggota DPR RI itu. 

Partai Golkar sebagai salah satu partai politik di Indonesia tentu mengharapkan keterlibatan anak muda. Terlebih secara demografi jumlah anak-anak muda itu semakin besar dibarengi generasi tua yang kian menyusut.

Regenerasi itu mutlak diperlukan, sehingga untuk memaksimalkan segmentasi anak muda diharapkan bisa membuat Partai Golkar optimal di perhelatan elektoral. “Sebagai partai politik kita ingin disayang anak muda. Kita ingin dicintai anak muda,” dalih Sarmuji

Untuk memaksimalkan upaya tersebut, Sarmuji mengungkapkan pihaknya memberikan wadah untuk millenial sesuai passion. Tujuannya supaya bisa menfasilitasi anak muda untuk berkembang sesuai dengan minat dan bakat yang mereka miliki.

Masih di tempat yang sama, Waketum DPP Partai Golkar Erwin Aksa yang turut hadir, menyebut rekrutmen anak muda dalam partai politik memang sangat penting. Mengingat, masa depan bangsa adalah milik kaum millenial sehingga diharapkan mereka bisa terlibat dalam politik. 

“Makanya, dengan Dikpol ini kita mengajak mereka untuk memahami pentingnya politik dengan tiga pilar. Yaitu, ekonomi, politik dan leadership,” kata Erwin Aksa. 

Upaya demikian itu memang tidak mudah, sehingga diperlukan kerja keras seluruh kader Partai Golkar guna bisa meyakinkan dengan baik anak muda. Apalagi, segmentasi ini juga bakal dioptimalkan untuk kepentingan elektoral kedepan. 

“Partai Golkar menargetkan mampu mendominasi pemilih muda di pemilu 2024,” ungkap keponakan Jusuf Kalla ini.

Melalui pendidikan politik ini pula, lanjut Erwin para millenial juga bakal dibekali kemampuan terkait medsos yang baik. Hal itu penting, agar publik dapat mengetahui visi misi Partai Golkar dengan mudah dan baik. (tis)

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru