Friday, February 13, 2026

Camelia Habiba Minta Pemkot Evaluasi Pelaksanaan Rapid Test Massal

“Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Camelia Habiba”

Surabaya, Nawacita – Semenjak memjadi zona hitam, Pemerintah Kota Surabaya (Pemkot) gencar melaksanakan rapid test massal. Namun, kegiatan ini justru kerap menimbulkan masalah baru.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Camelia Habiba menilai kegiatan itu belum efektifitas dalam upaya menekan dan menangani penyebaran Covid-19. Ia meminta Pemkot harus melakukan evaluasi rapid tes massal yang dilakukan di tempat umum. Pasalnya kegiatan itu kerap menimbulkan kerumunan baru.

- Advertisement -

“Pemkot tidak siap dengan protokol kesehatan. Ketika antrian-antrian itu masih sering terjadi himpit-himpitan,” ujarmya saat di ruang sidang Komisi A DPRD Kota Surabaya, Jl. Yos Sudarso, Rabu 3 Mei 2020.

Oleh sebab itu, Ia menilai keefektifitasan dari rapid tes belum memenuhi standar. Apalagi saat mengantri, banyak warga yang harus menunggu di bawah terik matahari.

“Belum lagi panas nunggu antriannya itu. Sehingga sangat tidak efektif kegiatan rapid tes,” ucapnya.

Bendahara Fraksi PKB ini juga menuturkan bahwa Pemkot juga masih belum siap dengan kapasitas ruang isolasi. Menurutnya hal ini penting, agar saat warga sudah ketahuan reaktif, sedangkan tempat isolasi harus sudah siap.

“Kalau kita sudah siap dengan tindaklanjutnya, baru kita boleh melakukan rapid tes massal. Bahkan sampai ribuan juga boleh, dan Dewan akan mengapresiasi. Tetapi kalau setelah dirapid tes dan hasilnya reaktif tidak bisa diisolasi karena overload,” pungkasnya.

Habiba menilai, bila seperti ini terus sama saja Pemkot membuang anggaran untuk rapid tes. Kegiatan itu, juga merupakan bantuan dari luar Pemkot.

Baginya, sekarang ini yang perlu difokuskan Pemkot adalah pembentukan gugus tugas di tingkat RT dan RW. Yakni melalui kampung tangguh dan kampung wani. Sehingga warga Surabaya bisa menerapkan protokol kesehatan dengan arif serta siap menghadapi New Normal.

“Sosialisasi kita menuju New Normal itu penting. Sosialisasi protokol kesehatan Covid itu penting. Saya seringkali mengingatkan Pemkot untuk mensosialisasikan dan mefungsikan seluruh stake holder, baik itu RT/RW,” pungkasnya.

(and)

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru