SURABAYA, Nawacita – Di tengah pandemi Covid-19 Presiden RI menyalurkan 10 ribu paket bantuan kepada Pemerintah Kota Surabaya (Pemkot). Paket tersebut berisikan sembako yang terdiri dari beras 10Kg, 1 kotak teh celup, minyak 2L dan gula 1Kg.
Tujuan pemberian untuk masyarakat yang terdampak namun belum terdata di Pemkot atau Pemerintah Daerah (Pemda). Helmy Agustian selaku kabag Dana Operasional dan Bantuan Presiden Sekretariat Presiden mengatakan bantuan ini bekerja sama dengan Bulog. Pada hari Selasa 5 Mei mendatang bantuan ini siap diberikan kepada Pemkot. Serta nantinya akan disebar sesuai tujuan awalnya.
“Ini sedang bertahap, kami kemarin sore sudah datang ke gudang Bulog. Karena yang suplai dari Bulog. Yang sudah dikemasi seribu paket. Perhari Bulog bisa mengemasi seribu paket. Ya jadi mungkin Senin atau Selasa besok sudah siap,” ujarnya saat ditemui di Balai Kota Surabaya pada Kamis 30 April 2020.
Baca Juga: Gugus Tugas Jatim Bagikan Paket Hand Sanitizer Vitamin C kepada Pedagang dan Pembeli Pasar Keputran
Lanjutnya, Ia berharap agar bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat yang terdampak. Sehingga masyarakat mampu menghadapi pandemi Covid-19 tanpa kesusahan.
“Bantuan ini serentak di empat kota. Ada di Bandung, Semarang, Yogyakarta dan kota Surabaya,” lanjutnya. Ditanya terkait bantuan alat swab, Helmy masih belum bisa menjawab. Sebab untuk bantuan kali ini hanya berupa sembako saja.
Baca Juga: DPRD Tinjau Dapur Umum Pemprov untuk PSBB Surabaya
“Permintaan swab mungkin akan kami sampaikan ke pimpinan di kantor. Karena untuk saat ini amanah di kantor hanya paket sembako,” ujarnya. Sementara itu Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya mengatakan akan segera membagikan bantuan ini.
Namun karena masih ada perbaikan data dan belum lengkapnya paket bantuan dari Bulog. Maka akan menunggu dulu hal tersebut lengkap terlebih dahulu. “Terkait bantuan 10 ribu paket dari bapak presiden. Sebetulnya awalnya mau segera kami bagikan. Tapi kemarin ada perbaikan data dulu,” katanya.
Risma melanjutkan bahwa Pemkot telah mengajukan bantuan kepada Kementerian Sosial (Kemensos) sebanyak 163.062 KK. Sedangkan sampai hari ini, data yang telah terverifikasi oleh Kemensos sebanyak 65.925 KK. “Kalau kami dapat maka sudah selesai MBR di surabaya. Semua dapat bantuan. Tapi ini kan masih menunggu verifikasi data,” pungkasnya. (And)
ncnws.

