Wednesday, February 18, 2026

Demi UMKM Lebih Mudah Kredit, Jatim Siapkan Tambahan Modal BUMD Penjaminan

Demi UMKM Lebih Mudah Kredit, Jatim Siapkan Tambahan Modal BUMD Penjaminan

SURABAYA, Nawacita – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, menegaskan urgensi penambahan penyertaan modal bagi BUMD penjaminan kredit daerah guna memperluas akses pembiayaan UMKM yang selama ini terkendala agunan.

Hal itu disampaikan Adhy usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Timur, Rabu (18/2/2026), yang membahas Peraturan Daerah tentang penyertaan modal pada perusahaan penjaminan kredit daerah.

Menurutnya, Jawa Timur saat ini memiliki sekitar 9,8 juta UMKM, namun sebagian besar belum mampu mengakses kredit perbankan karena keterbatasan jaminan. Di sisi lain, perusahaan penjaminan daerah juga terikat ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait rasio penjaminan maksimal 40 kali dari modal sendiri.

- Advertisement -

Baca Juga: Tekanan Fiskal Menguat, Ini Cara Adhy Karyono Ubah Strategi Pembiayaan Daerah 2026

“Saat ini rasionya sudah mencapai 35 kali. Artinya ruang kami untuk menjamin kredit sangat terbatas, padahal animo UMKM sangat tinggi,” ujar Adhy.

Adhy menambahkan, penambahan modal juga akan meningkatkan kinerja BUMD, sekaligus memperkuat pendapatan daerah. Ia berharap, Jawa Timur bisa kembali menjadi provinsi dengan lembaga penjaminan daerah terbaik di Indonesia, setelah sebelumnya sempat berada di posisi teratas.

“Ini soal keadilan akses. Banyak UMKM yang antre ingin mendapatkan penjaminan agar bisa mengakses kredit formal. Negara harus hadir melalui BUMD,” tegasnya.

Pemprov Jatim pun membuka ruang pembahasan lanjutan terkait besaran penyertaan modal yang ideal, dengan harapan tidak dilakukan secara tanggung, melainkan benar-benar mampu menjawab kebutuhan riil UMKM di Jawa Timur. (Alus)

RELATED ARTICLES
bank jatim
- Advertisment -

Terbaru