Wednesday, February 18, 2026

Demokrat Jatim Anggap Biasa Guyonan Bahlil Soal Emil Dardak

Surabaya, Nawacita – DPD Partai Demokrat angkat bicara atas santernya kabar Ketua DPD PD Jatim akan pindah ke Partai Golkar. Partai Demokrat menganggap biasa godaan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia meski sudah dilontarkan 2 kali.

Kepala Bakomstra DPD Partai Demokrat Jatim, M Arbayanto mengatakan candaan itu adalah bukti kedekatan Demokrat dan Golkar baik dari pengurus pusat di Jakarta sampai Jatim. “Saya pikir ini candaan biasa yang muncul menjadi terlihat luar biasa, sebetulnya karena karakter pak Bahlil yang lugas dalam bercanda. Kami melihatnya secara positif saja,” jelas Arbayanto, Rabo 18/2/2026.

Apakah karena Golkar sedang mencari tokoh untuk Pilgub Jatim mendatang? Arbayanto menyebut bahwa Golkar memang sama sama mempersiapkan mesin di Pilgub Jatim mendatang. “Saya sebagai kader partai Demokrat justru menjadi bangga. Saya yakin tidak hanya Golkar, tapi partai-partai lain juga tertarik untuk  membangun komunikasi dengan mas Emil,” ujar mantan Komisioner KPU Jatim ini.

- Advertisement -

Baca juga : Karpet Merah Emil Dardak Masuk Golkar, Ali Mufthi : Sesuai Titah Ketum

Dikatakan Arbayanto, sosok Emil Dardak punya potensi kemampuan sebagai pemimpin tidak hanya Jawa Timur, tapi juga layak di tingkat nasional. “Karena masih muda, masih panjang sekali karier beliau,” cetusnya.

Disinggung soal Mas Emil berhasil terkena rayuan Golkar, apakah nanti hanya sebatas koalisi saja? Arbanyanto menyebut tergantung kesamaan antara Golkar dengan Emil Dadak. “Kalau Platform Demokrat dan mas Emil selaras dengan platform pembangunan yang dikembangkan Partai Golkar, Saya pikir Mas Emil bukan lantas menjadi kader Golkar. Tapi bagaimana Partai Golkar bersama Partai Demokrat menyukseskan kepemimpinan Mas Emil hari ini sebagai wakil gubernur atau nanti menjadi Calon Gubernur,” beber Arbayanto.

Apakah sudah membahas serius hal ini dengan Emil Dadak? Arbayanto memastikan jika  Emil Dardak Fine-fine saja dengan godaan Bahlil itu. “Sampai hari ini tidak ada narasi yang cukup mengkuatirkan dalam isu atau interaksi Mas Emil di Partai Demokrat. Tidak ada persoalan yang luar biasa yang membuat mas Emil harus berpikir untuk pindah partai. Kecuali ada persoalan besar itu lain lagi. Godaan Pak Bahlil itu kan becanda kok,” pungkas anggota DPRD Jatim ini. bdo

Riko Abdiono
Riko Abdionohttp://rikolennon24.blogspot.com
Penulis adalah Jurnalis sejak 2004 di Harian Surabaya Pagi
RELATED ARTICLES
bank jatim
- Advertisment -

Terbaru