Tuesday, February 17, 2026

Niat Mandi Puasa Ramadhan Tradisi Bersihkan Diri dari Dosa dan Kesalahan

Generasi Muda Perlu Reset Diri Saat Bulan Ramadhan

Nawacita – Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan, umat Muslim dianjurkan untuk mempersiapkan diri tidak hanya secara fisik, tetapi juga spiritual. Salah satu amalan yang dianjurkan adalah mandi sunnah sebelum memulai puasa Ramadhan, sebagai bentuk penyucian diri lahir dan batin.

Dilansir dari NU Online, mandi sunnah sebelum Ramadhan merupakan bagian dari ikhtiar menyambut bulan suci dengan kondisi bersih dan siap menjalankan ibadah. Amalan ini bukan kewajiban, tetapi sangat dianjurkan karena mengandung nilai simbolis untuk membersihkan diri dari dosa dan kesalahan.

Dalam tradisi yang dijelaskan oleh Nahdlatul Ulama, mandi sunnah ini bisa dilakukan pada malam hari sebelum tanggal 1 Ramadhan atau sebelum menjalankan ibadah puasa pertama.

- Advertisement -

Adapun niat mandi sunnah menyambut Ramadhan adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِاسْتِقْبَالِ شَهْرِ رَمَضَانَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitul ghusla listiqbāli syahri ramadhāna sunnatan lillāhi ta‘ālā.

Artinya: “Saya niat mandi untuk menyambut bulan Ramadhan, sunnah karena Allah Ta’ala.”

Selain mandi, umat Muslim juga dianjurkan membaca doa agar diberikan kekuatan dan keberkahan selama menjalankan puasa. Salah satu doa yang bisa dibaca adalah:

اللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Latin: Allahumma barik lana fi rajaba wa sya‘bana wa ballighna ramadhan.

Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan.”

Bagi generasi muda, mandi sunnah ini bisa dimaknai sebagai “reset diri”—bukan sekadar bersih secara fisik, tetapi juga momentum untuk memperbaiki niat, memperbaiki kebiasaan, dan memulai Ramadhan dengan semangat baru.

Momentum Ramadhan memang bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga kesempatan untuk memperbaiki diri secara menyeluruh. Dengan niat yang tulus dan persiapan yang baik, diharapkan ibadah puasa dapat dijalani dengan lebih khusyuk dan penuh makna.

Riko Abdiono
Riko Abdionohttp://rikolennon24.blogspot.com
Penulis adalah Jurnalis sejak 2004 di Harian Surabaya Pagi
RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Terbaru