Inspiratif! Guru SMP dan Putrinya Wisuda Bersama di UNESA
Surabaya, Nawacita – Momen Wisuda ke-118 Universitas Negeri Surabaya (UNESA) di Graha UNESA, Rabu (11/2/2026), menjadi kisah haru dan inspiratif. Seorang ibu, Sri Wahyuningsih, dan putrinya, Sahda Atthiyah Tsaqif Qonita, berhasil diwisuda bersama dalam satu prosesi.
Sri Wahyuningsih, guru Bahasa Inggris SMP Negeri 1 Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, yang berdomisili di Cepu, Jawa Tengah, menyelesaikan studi S2 Manajemen Pendidikan melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) selama satu tahun.

Di tengah kesibukannya sebagai wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, ia tetap menuntaskan kuliah dengan dukungan sekolah dan izin belajar resmi.
“Rasanya luar biasa, seperti mimpi bisa wisuda bareng anak,” ujarnya.
Sang putri, Sahda, merupakan lulusan Fakultas Hukum UNESA yang meraih beasiswa penuh delapan semester berkat prestasi akademik dan organisasi. Meski semula jadwal wisuda mereka berbeda, Sahda mempercepat kelulusan setelah skripsinya disetujui dan disidangkan.
“Seolah berprestasi bareng mama sendiri. Kami saling menyemangati,” kata Sahda.
Selain itu, keduanya juga saling menguatkan dalam proses belajar. Sahda bercerita bahwa ada momen membantu ibunya beradaptasi dengan teknologi perkuliahan, sementara Sri Wahyuningsih menjadi teladan kegigihan.
Kini, Sri menanti penempatan sebagai calon kepala sekolah dan berharap ilmu dari UNESA dapat diterapkan di dunia pendidikan. Kisah mereka menjadi bukti bahwa tekad, dukungan, dan cinta keluarga mampu menembus batas generasi. Alus

