Saturday, February 14, 2026

Profil Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Surabaya yang Tutup Usia

Surabaya, Nawacita.co – Ketua DPRD Kota Surabaya, Dominikus Adi Sutarwijono, berpulang, Selasa (10/2/2026) malam.

Ia meninggal dunia di RS MRCCC Jakarta, pukul 20.36 WIB, usai berjuang melawan kanker hati yang dideritanya.

Wafatnya politisi PDI Perjuangan tersebut dibenarkan oleh Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Budi Leksono.

- Advertisement -

“Iya, kami dapat kabar beliau meninggal malam hari ini,” katanya.

Berikut Profil Adi Sutarwijono:

Cak Awi, sapaan akrabnya, merupakan alumnus Ilmu Politik FISIP Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Baca Juga: Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Meninggal Dunia

Ia dikenal pernah menjadi wartawan koran Surya, selanjutnya ia melanjutkan karir di Majalah Tempo hingga tahun 2003, sebelum akhirnya terjun di dunia politik.

Saat pergolakan PDI Pro-Mega pada tahun 1996, maupun saat era reformasi, Awi dikenal memberikan dukungan melalui pemberitaan di media massa.

Sebagai mantan wartawan, politisi senior PDI Perjuangan yang lahir pada 4 Agustus 1968 di Kademangan, Blitar, ini dikenal sebagai sosok yang sangat responsif, dan mudah dihubungi kapanpun, bahkan saat tengah malam.

Selain itu respon cepat selalu dilakukannya saat warga membutuhkan bantuan ambulans, layanan kesehatan di rumah sakit, ataupun problem pembangunan di masyarakat.

Karier politik Awi dimulai sebagai anggota DPRD Surabaya melalui mekanisme PAW pada 2012. Kepercayaan publik terus mengalir, mengantarkannya duduk di kursi legislatif pada periode 2014–2019, hingga akhirnya dipercaya sebagai Ketua DPRD Surabaya untuk dua periode berturut-turut, 2019–2024 dan 2024–2029.

Kepergian Cak Awi meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar PDI Perjuangan, tetapi juga pada masyarakat yang pernah berinteraksi dan merasakan kinerja almarhum.

Reporter : Rovallgio

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Terbaru