Monday, February 9, 2026

Inflasi Terjaga, BI Jatim Sebut Ekonomi Jawa Timur Terus Tumbuh

Inflasi Terjaga, BI Jatim Sebut Ekonomi Jawa Timur Terus Tumbuh

Surabaya, Nawacita – Bank Indonesia (BI) Jawa Timur mencatat inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) di Jawa Timur tetap berada dalam kondisi terkendali. Pada Januari 2026, Jawa Timur mengalami deflasi sebesar -0,20 persen (month to month/mtm) dengan inflasi tahunan sebesar 3,29 persen (year on year/yoy). Angka tersebut masih berada dalam kisaran sasaran inflasi nasional 2,5±1 persen.

Kepala Kantor Perwakilan BI Jawa Timur, Ibrahim, menjelaskan bahwa deflasi pada awal tahun ini dipengaruhi oleh meningkatnya pasokan komoditas hortikultura serta normalisasi permintaan masyarakat setelah momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru.

Kepala Kantor Perwakilan BI Jawa Timur, Ibrahim. (Foto: Denny/Nawacita).

“Pasokan hortikultura yang membaik serta meredanya permintaan pasca Natal dan Tahun Baru menjadi faktor utama terjadinya deflasi di Jawa Timur pada Januari 2026,” ujar Ibrahim.

- Advertisement -

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Media Briefing bertema “Sinergi Kolaborasi Melanjutkan Transformasi dan Menjaga Stabilitas Ekonomi Jawa Timur untuk Indonesia Tangguh dan Mandiri” yang digelar bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), serta Kementerian Keuangan Jawa Timur, Senin (9/2/2026).

Dari sisi pertumbuhan ekonomi, Ibrahim mengungkapkan bahwa kinerja ekonomi Jawa Timur tetap solid. Pada Triwulan IV 2025, ekonomi Jawa Timur tumbuh 5,85 persen (yoy). Sementara itu, sepanjang tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur tercatat sebesar 5,33 persen (yoy).

Baca Juga: Bank Indonesia Dorong Investasi Manufaktur Berkelanjutan Lewat Diseminasi Kajian Ekonomi Jawa

Pertumbuhan tersebut didorong oleh kuatnya konsumsi rumah tangga, peningkatan investasi, serta kinerja ekspor yang tetap terjaga.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengendalian inflasi tidak terlepas dari koordinasi yang kuat antar pemangku kepentingan dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Sinergi tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas harga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif di Jawa Timur.

“Koordinasi TPID menjadi kunci dalam menjaga stabilitas inflasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Timur agar tetap inklusif,” tegasnya. dny

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Terbaru