Monday, February 9, 2026

Dari US$25.000 hingga Mendunia, Ini Sosok Stan Shih Pendiri Acer

Dari US$25.000 hingga Mendunia, Ini Sosok Stan Shih Pendiri Acer

NawacitaSiapa yang tidak mengenal Acer? Brand besar ini selalu muncul dalam daftar rekomendasi saat seseorang hendak membeli komponen PC ataupun laptop.

Brand yang sudah berdiri sejak tahun 1976 di Taiwan ini, sudah lama membangun reputasi sebagai merek PC dan laptop dengan kualitas yang teruji di dunia.

Citra ini berhasil diraihnya berkat dedikasi besar oleh sang pendiri yang berambisi menciptakan dan menghadirkan perangkat PC dan laptop yang berkualitas untuk pasar dunia.

- Advertisement -

Stan Shih, Pendiri Acer

Stan Shih, Pendiri Acer yang Sukses Membangun Acer dari Modal US$25.000

Brand Acer didirikan pada tahun 1976 oleh Stan Shih yang dibantu oleh sang istri, Carolyn Yeh dan beberapa teman-temannya.

Stan Shih lahir pada tahun 1944 dari keluarga sederhana yang tinggal di daerah Changhua, Taiwan.

Dibesarkan oleh sang ibu seorang diri, Stan Shih tumbuh menjadi anak yang disiplin dan bertanggung jawab karena sering membantu sang ibu mencari nafkah untuk kebutuhan sehari-hari.

Meski disibukkan dengan pekerjaan sehari-hari, Stan Shih tetap berusaha mencuri waktu untuk belajar.

Berkat kedisiplinannya, ia mendapat kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Setelah meraih gelar sarjana dan magister di jurusan Teknik Elektro dari Universitas Nasional Jiao Tong, ia langsung bekerja sebagai insinyur desain di Qualitron Industrial Corp.

Selama bekerja di sana, Stan Shih mendapatkan banyak proyek-proyek besar yang dapat mengasah keterampilan dan jiwa kepemimpinannya.

Beberapa tahun kemudian, Stan Shih memutuskan untuk membangun perusahaan teknologi sendiri bernama Multitech International.

Dengan investasi awal sebesar US$25.000, ia dibantu oleh empat rekannya untuk membangun perusahaan yang fokus dalam bidang manufaktur konsol elektronik dan distributor semikonduktor.

Pada 1987, Stan Shih mengubah nama perusahaannya menjadi Acer. Dalam bahasa Latin, Acer berarti “tajam”.

Dengan identitas yang baru, Stan Shih membawa perusahaannya sebagai manufaktur PC berbasis mikroprosesor Intel 386.

Di bawah kepemimpinannya, Acer berkembang menjadi salah satu merek ternama dalam industri elektronik.

Bahkan produk-produk yang dibuatnya bisa bersaing dengan merek-merek ternama dari Jepang, Eropa, dan Amerika Serikat.

Di saat Acer sedang bertumbuh pesat, Stan Shih memilih pensiun dari perusahaannya.

Keputusannya pensiun dini di usia 60 tahun sempat menjadi sorotan. Sebab dalam tradisi China, para pekerja biasanya akan terus bekerja sampai tidak mampu lagi.

Terlepas dari kritikan miring yang ditujukan kepadanya, Stan Shih masih berpegang teguh pada pendiriannya.

Pensiun dini dan menikmati hidup sederhana bersama istri dan keluarga tercinta di Taiwan.

Pada 2013 Stan Shih kembali ke perusahaan sebagai ketua dan presiden sementara. Ia juga menjabat sebagai ketua dari Stans Foundation and the National and Arts Foundation.

Lalu pada 2014, setelah menyelesaikan tugasnya, ia mengundurkan diri dari jabatan ketua Acer, namun tetap menjabat sebagai ketua kehormatan.

Dedikasi besar Stan Shih dalam industri teknologi membawanya menerima berbagai penghargaan internasional, seperti:

  • 2006, Asian Hero by TIME Magazine
  • 2021, Asia’s Most Influential (Taiwan)

Pemilik Acer Sekarang

Acer Inc. saat ini berstatus sebagai perusahaan terbuka yang terdaftar di Bursa Efek Taiwan kode saham TW0002353000.

Sebagai perusahaan terbuka, kepemilikan Acer tidak didominasi oleh satu individu secara penuh, melainkantersebar di antara investor publik, institusi keuangan, dan keluarga pendiri.

Berikut adalah beberapa pemegang saham utama Acer Inc yang diambil dari Laporan Tahunan 2024:

  • Yuanta/P-shares Taiwan Dividend Plus ETF: 159.459.472 lembar saham (5.23%)
  • Fuh Hwa Taiwan Technology Dividend Highlight ETF: 111,269,000 lembar saham (3.65%)
  • Stan Shih: 34.989.531 lembar saham (1.15%). (inlh)
RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Terbaru