Monday, February 9, 2026

Mulai Rp1 Juta, ORI 029 Didorong Jadi Instrumen Investasi Favorit Gen Z

Mulai Rp1 Juta, ORI 029 Didorong Jadi Instrumen Investasi Favorit Gen Z

SURABAYA, Nawacita – Kementerian Keuangan RI terus mendorong partisipasi masyarakat khususnya gen Z dalam pembiayaan pembangunan nasional melalui Obligasi Negara Ritel (ORI) 029.

Hal tersebut disampaikan Candra A. S. Wibowo, Analis Keuangan Ahli Madya Bidang Pembiayaan dan Risiko Keuangan Kemenkeu, saat menjadi narasumber dalam kegiatan ORASI (Obrolan Investasi untuk Negeri), Jumat (6/2/2026) di Surabaya.

Menurut Candra, ORI 029 dirancang sebagai instrumen investasi yang aman, mudah, dan terjangkau bagi masyarakat.

- Advertisement -

“ORI 029 dijamin negara melalui undang-undang. Pembeliannya bisa lewat gadget, dan masyarakat sudah bisa mulai investasi dari Rp1 juta,” jelasnya.

Selain itu, ORI menawarkan imbal hasil tetap dengan pembayaran kupon setiap tanggal 15, serta jaminan pengembalian pokok saat jatuh tempo.

Baca Juga: Khofifah Sebut Obligasi Daerah Kunci Penguatan Ekonomi Jawa Timur

Candra mengungkapkan, pada 2025 penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel mencapai Rp153 triliun dari delapan seri, dengan partisipasi sekitar 268 ribu investor. Namun, dari total hampir 280 juta penduduk Indonesia, jumlah investor SBN Ritel baru sekitar 1 juta orang.

“Artinya, potensi untuk memperluas basis investor masih sangat besar,” katanya.

Untuk itu, Kemenkeu memperluas strategi edukasi dan sosialisasi, tidak hanya melalui bank, tetapi juga menyasar berbagai komunitas, mulai dari komunitas hobi, profesi, ibu-ibu, hingga Gen Z.

Dari sisi pemerintah, ORI merupakan instrumen fiskal untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan APBN. Seluruh dana hasil penjualan ORI masuk ke kas negara dan digunakan untuk membiayai proyek pembangunan serta program prioritas.

“Obligasi negara ritel tidak hanya menguntungkan masyarakat, tetapi juga turut menunjang pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkas Candra. (Alus)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Terbaru