Monday, February 9, 2026

Khofifah Soroti Turunnya Dana Transfer, Disparitas Fiskal Jatim Kian Melebar

Khofifah Soroti Turunnya Dana Transfer, Disparitas Fiskal Jatim Kian Melebar

SURABAYA, Nawacita – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyoroti tren penurunan pendapatan transfer ke daerah sepanjang 2022–2026 yang berdampak pada meningkatnya disparitas fiskal antarwilayah di Jawa Timur.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri sarasehan MPR RI di Surabaya, Kamis (5/2/2026).

Khofifah menyebut, meski terjadi penurunan, pemerintah provinsi tetap menjaga agar program prioritas tidak terdampak, dengan memangkas belanja penunjang dan kegiatan seremonial.

- Advertisement -

“Ada penurunan dari 2022 hingga 2026. Tapi program prioritas dan outcome-nya tidak boleh berkurang,” tegasnya.

Baca Juga: Khofifah Sebut Obligasi Daerah Kunci Penguatan Ekonomi Jawa Timur

Secara persentase, pengurangan tertinggi terjadi di salah satu kabupaten yang mencapai 70 persen, sementara secara nominal, penurunan terbesar terjadi di Bojonegoro.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Khofifah mendorong penguatan kapasitas dan kemandirian fiskal daerah melalui tiga strategi utama: collecting more, spending better, dan creative financing.

Ia menyebut, skema pembiayaan kreatif seperti obligasi daerah menjadi peluang baru bagi kabupaten/kota yang memiliki kapasitas fiskal memadai, terutama untuk membiayai program-program strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

(Alus)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Terbaru