Saturday, March 28, 2026

Pemkot Surabaya Gelar Apel Siaga Bencana, Perkuat Mitigasi dan Kesiapsiagaan Lintas Sektor

Pemkot Surabaya Gelar Apel Siaga Bencana, Perkuat Mitigasi dan Kesiapsiagaan Lintas Sektor

NawacitaPemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar apel siaga penanggulangan bencana di Lapangan Apel Kodaeral V Surabaya, Jumat (30/1/2026). Apel ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam di wilayah Kota Surabaya.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur TNI-Polri, Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP).

Walikota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, apel siaga ini digelar untuk memastikan kesiapan seluruh unsur pemerintah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Ia menyebutkan, dalam beberapa waktu terakhir sejumlah daerah di Indonesia dilanda bencana, sementara Surabaya sendiri sempat mengalami angin kencang, curah hujan tinggi, hingga rob.

Apel siaga penanggulangan bencana (Foto : Gio/Nawacita)

“Surabaya juga dilewati sesar, sehingga kita bersama Forkopimda melakukan apel kesiapsiagaan dan mempersiapkan skema-skema jika terjadi bencana di Kota Surabaya,” ujar Eri.

Meski berharap bencana tidak terjadi, Eri menegaskan bahwa pemerintah daerah dan Forkopimda harus selalu siap memberikan rasa aman, keyakinan, dan kepastian kepada masyarakat apabila situasi darurat benar-benar terjadi.

Ia menjelaskan, kesiapsiagaan dilakukan melalui tiga aspek utama, yakni mitigasi bencana, kelengkapan peralatan, serta skema penanganan saat bencana terjadi. Dalam apel tersebut, Pemkot Surabaya juga menyiapkan sinergi lintas instansi, termasuk pemanfaatan mobil medical check up dan mobil layanan kesehatan milik TNI Angkatan Laut yang memiliki fasilitas lengkap.

Selain itu, Pemkot Surabaya juga menyiagakan mobil pemadam kebakaran yang dilengkapi fasilitas hiperbarik untuk kebutuhan oksigen bagi korban bencana. Untuk penanganan kebakaran atau insiden di gedung yang melibatkan bahan kimia berbahaya, Pemkot akan mengerahkan robot guna meminimalkan risiko terhadap keselamatan personel.

“Semua itu sudah kita siapkan, termasuk pembagian peran saat terjadi bencana,” katanya.

Baca Juga: Eri Cahyadi Jelaskan Alasan Pemkot Surabaya Fokus Bantuan Pendidikan ke Sekolah Swasta

Lebih lanjut, Eri menyampaikan bahwa Pemkot Surabaya bersama Forkopimda terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait mitigasi bencana, khususnya di wilayah yang dilintasi sesar. Sosialisasi tersebut mencakup jalur evakuasi, titik aman, serta langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi gempa.

“Ketika pertama kali kita mengetahui adanya sesar, sosialisasi sudah dilakukan di perkampungan yang dilewati. Ke depan, ini akan kita masifkan kembali agar masyarakat selalu ingat dan waspada,” ungkapnya.

Menurut Eri, meningkatnya aktivitas gempa di sejumlah daerah, seperti yang terjadi di Jember beberapa waktu lalu, menjadi pengingat penting bagi Surabaya untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

Reporter : Rovallgio 

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
Bank Jatim
idulfitri

Terbaru