Tuesday, February 10, 2026

Perbandingan Kekuatan Militer Amerika Serikat vs Iran, Tentara Aktif hingga Anggaran Pertahanan

Perbandingan Kekuatan Militer Amerika Serikat vs Iran, Indeks Kekuatan hingga Kepemilikan Senjata Nuklir

JAKARTA, Nawacita – Perbandingan Kekuatan Militer Amerika Serikat vs Iran, Gelombang demonstrasi yang melanda Iran kian memanas dan memicu spekulasi potensi intervensi dari pemerintah Amerika Serikat (AS).

Hal ini disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka yang memperingatkan Teheran agar tidak menggunakan kekuatan mematikan terhadap para demonstran, bahkan menyebut Washington tengah mempertimbangkan berbagai opsi, termasuk langkah militer.

Militer Iran vs Amerika Serikat kembali menjadi titik fokus perhatian geopolitik global menyusul meningkatnya ketegangan di awal tahun 2026. Situasi di kawasan Timur Tengah memanas setelah Washington memberikan sinyal kuat mengenai kemungkinan operasi militer jilid dua. Ancaman ini muncul sebagai respons atas dinamika internal di Teheran, di mana Amerika Serikat menyatakan komitmennya untuk mengambil tindakan tegas.

- Advertisement -

Ketegangan ini dikonfirmasi langsung oleh otoritas tertinggi di Gedung Putih. Mengutip dari pernyataan resmi yang dilansir oleh berbagai media internasional, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan opsi militer secara serius.

“Kami sedang mempertimbangkannya dengan sangat serius. Militer sedang mempertimbangkannya, dan kami sedang mempertimbangkan beberapa opsi yang sangat kuat. Kami akan membuat keputusan,” tegas Trump saat memberikan keterangan kepada media di atas Air Force One pada Januari 2026.

Meskipun terdapat upaya diplomasi di balik layar, di mana Trump menyebutkan bahwa para pemimpin Iran mulai membuka ruang negosiasi, posisi militer kedua negara tetap dalam siaga tinggi. Berikut adalah perbandingan komprehensif kekuatan militer Iran vs Amerika Serikat berdasarkan data terbaru dari Global Firepower dan Armed Forces.

1. Peringkat Global dan Indeks Kekuatan

Secara hierarki kekuatan militer dunia, terdapat jurang perbedaan yang cukup signifikan antara kedua negara. Amerika Serikat masih mengukuhkan posisinya sebagai kekuatan militer nomor satu di dunia dari 145 negara yang disurvei. Berdasarkan data yang dihimpun, AS memiliki indeks kekuatan (Power Index) sebesar 0,0744. Sebagai informasi, semakin kecil angka indeks, maka semakin kuat kemampuan militer sebuah negara.

Di sisi lain, Iran berada di peringkat ke-16 dunia dengan indeks kekuatan 0,3048. Meski berada di bawah AS, posisi Iran tetap menjadikannya sebagai kekuatan dominan di kawasan regional Timur Tengah, mengungguli banyak negara tetangganya dalam hal kemandirian industri pertahanan.

2. Sumber Daya Manusia dan Personel Militer

Perbandingan personel menjadi indikator penting dalam ketahanan perang jangka panjang. Mengutip data kependudukan, Amerika Serikat dengan populasi 341 juta jiwa memiliki tenaga kerja tersedia sebanyak 150 juta orang, dengan 124 juta di antaranya memenuhi syarat untuk dinas militer.

Setiap tahunnya, terdapat 4,4 juta warga AS yang memasuki usia militer. Iran, dengan populasi sekitar 88 juta jiwa, memiliki 49 juta tenaga kerja tersedia dan 41,5 juta orang yang memenuhi syarat dinas. Secara kuantitas pasukan aktif, Amerika Serikat memimpin dengan 1.328.000 personel, dibandingkan Iran yang memiliki 610.000 personel aktif.

Namun, ada aspek menarik yang dilansir dari data kekuatan tambahan:

-Personel Cadangan: AS memiliki 799.500 orang, sementara Iran memiliki 350.000 orang. -Pasukan Paramiliter: Iran memiliki keunggulan spesifik dengan 220.000 personel paramiliter yang terlatih dalam perang asimetris, sedangkan AS tidak mencatatkan jumlah personel dalam kategori ini untuk perbandingan khusus tersebut.

Baca Juga: Perbandingan Kekuatan Militer Amerika Serikat vs Rusia, Siapa yang Lebih Unggul?

3. Kekuatan Finansial dan Anggaran Pertahanan

Kesenjangan paling mencolok terlihat pada sektor finansial. Anggaran pertahanan Amerika Serikat tercatat mencapai angka fantastis sebesar USD 895 miliar, menjadikannya belanja militer terbesar di dunia. Dana ini dialokasikan untuk riset teknologi mutakhir, pemeliharaan pangkalan global, dan pengembangan alutsista generasi terbaru.

Perbandingan Kekuatan Militer Amerika Serikat vs Iran
Perbandingan Kekuatan Militer Amerika Serikat vs Iran, Indeks Kekuatan hingga Kepemilikan Senjata Nuklir.

Sebaliknya, anggaran pertahanan Iran jauh lebih terbatas di angka USD 15,45 miliar. Meskipun demikian, Iran dikenal efektif dalam melakukan “perang murah” dengan fokus pada pengembangan rudal dan drone domestik.

Secara makroekonomi, AS memiliki daya beli sebesar USD 24,6 triliun, jauh di atas Iran yang berada di angka USD 1,44 triliun. Menariknya, dalam hal stabilitas utang, Iran memiliki utang luar negeri yang jauh lebih rendah (USD 4,13 miliar) dibandingkan AS yang melampaui USD 22,3 triliun.

4. Dominasi Udara (Air Power)

Sektor udara menjadi bukti keunggulan teknologi militer Washington. Berdasarkan informasi yang dirangkum, AS mengoperasikan armada besar yang mencapai 13.041.561 unit pesawat (termasuk drone dan aset udara lainnya), sementara Iran hanya didukung oleh 561 unit. Kekuatan udara AS mencakup:

-Helikopter: 5.843 unit (1.002 helikopter serang).
-Pesawat Misi Khusus: 647 unit.

Iran, yang terkena sanksi internasional selama bertahun-tahun, mayoritas mengandalkan pesawat model lama dengan dukungan 128 helikopter, di mana hanya 13 di antaranya yang merupakan helikopter serang.

5. Pertempuran Darat: Tank dan Artileri

Di darat, AS memiliki keunggulan kuantitatif pada kendaraan berat dengan 4.640 tank dan 391.963 kendaraan lapis baja. Iran merespons dengan 1.713 tank dan 65.825 kendaraan lapis baja. Namun, Iran menunjukkan strategi defensif yang kuat pada aspek artileri. Iran memiliki 2.070 unit artileri tarik, mengungguli AS yang memiliki 1.212 unit.

Selain itu, Iran sangat menekankan pada sistem peluncur roket dengan 1.517 proyektor roket bergerak, melampaui kepemilikan AS yang berjumlah 841 unit. Hal ini menunjukkan fokus Iran pada serangan jarak jauh untuk mengimbangi supremasi udara lawan.

Baca Juga: Perbandingan Kekuatan Militer Israel vs Iran, Jumlah Personel Militer Hingga Senjata Nuklir

6. Kekuatan Maritim dan Logistik

Angkatan Laut AS diakui sebagai penguasa samudera dengan 440 kapal, termasuk 11 kapal induk bertenaga nuklir dan 9 kapal induk helikopter. Iran memiliki 107 kapal yang didominasi oleh kapal-kapal kecil lincah yang cocok untuk strategi perang di Selat Hormuz. Iran mengoperasikan 7 fregat, sementara AS dalam data perbandingan ini lebih fokus pada 81 kapal perusak (destroyer) dan 70 kapal selam.

Perbandingan Kekuatan Militer Amerika Serikat vs Iran
Perbandingan Kekuatan Militer Amerika Serikat vs Iran, Tentara Aktif hingga Anggaran Pertahanan.

Dari sisi logistik, AS didukung oleh infrastruktur yang masif dengan 15.673 bandara dan 6,5 juta km jalan raya. Sebagai perbandingan, Iran memiliki 173 bandara dan 223.493 km jalan raya. Kemampuan mobilisasi global AS ini memungkinkan mereka mengirimkan logistik ke berbagai belahan dunia dengan sangat cepat.

7. Kepemilikan Senjata Nuklir

Faktor krusial yang menjadi pembeda utama adalah kepemilikan senjata nuklir. Amerika Serikat diperkirakan memiliki hulu ledak nuklir antara 5.177 hingga 5.400 unit yang siap digunakan dalam trias nuklir (darat, laut, udara). Sementara itu, Iran secara resmi tidak memiliki senjata nuklir, meskipun program nuklirnya terus menjadi subjek pengawasan ketat dan kecurigaan dari pihak Barat serta Israel.

Perbandingan Kekuatan Militer Amerika Serikat vs Iran

 
Tentara Aktif 1,328,000 610,000
Anggaran US$895 Miliar US$15,45 Miliar
Pesawat Tempur 1,790 188
Helikopter Serang 1,002 13
Tank 4,640 1,713
Kendaraan Lapis Baja 391,963 65,825
Self-Proppelled Artilery 671 392
Mobile Rocket Projectors 641 1,517
Armada Laut 440 107
Kapal Induk 11 0
Kapal Selam 70 25
Kapal Perusak (Destroyer) 81 0
Kapal Fregat 0 7
Kapal Corvette 26 3
Kapal Patroli Militer 0 21

Analisis data di atas menunjukkan bahwa secara konvensional, kekuatan militer Amerika Serikat vs Iran memiliki ketimpangan yang besar dalam hal teknologi dan jumlah aset. Namun, strategi asimetris Iran, penguasaan medan regional, serta investasi besar pada teknologi roket dan paramiliter menjadi faktor yang tidak boleh diremehkan dalam setiap kalkulasi konflik bersenjata di masa depan.

dtidcnbnws.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Terbaru