Tuesday, February 10, 2026

Dispendukcapil Surabaya Bantah Kebocoran Data, Itu Data Lama

Baca cepat :
1. Dispendukcapil Kota Surabaya menegaskan data yang viral di website merupakan data warga tahun 2024 yang tidak diketahui domisilinya dan dipublikasikan untuk keperluan klarifikasi, bukan kebocoran data.
2. Data tersebut telah disamarkan dan bertujuan memastikan intervensi program Pemkot Surabaya tepat sasaran, serta Dispendukcapil menjamin keamanan data adminduk warga.

SURABAYA, Nawacita – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, Eddy Christijanto, turut menanggapi terkait viralnya unggahan akun Instagram @viral_forjustice terkait temuan dugaan kebocoran data pada website Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya.

“Data dimaksud merupakan data tahun 2024 terhadap warga yang posisinya tidak diketahui, dan sudah dilakukan jemput bola oleh petugas kelurahan namun sampai dengan bulan juni 2024 tidak diketahui domisilinya. Sehingga dilakukan langkah diumumkan di website Dukcapil agar yang bersangkutan datang ke kelurahan untuk melakukan konfirmasi keberadaannya,” ucap Eddy Christianto, kepada Nawacita.co, Jumat (16/1/2026).

- Advertisement -

Sehingga langkah pengumuman melalui website dapat memaksimalkan langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam melakukan intervensi program kepada masyarakat.

“Langkah ini dilakukan Pemkot surabaya untuk memudahkan sasaran intervensi di bidang sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lainnya. Sehingga APBD kota surabaya bisa tepat sasaran dalam pemanfaatannya,” ujarnya.

Eddy menjelaskan bahwa data yang dipublikasikan tetap disamarkan sebagian, sehingga data tersebut hanya dapat dikenali oleh warga yang dimaksud. Sehingga warga dapat melaporkan kepada kelurahan terkait data terbaru miliknya.

“Data ini sengaja dipublish dengan elemen data yang disamarkan baik nomor NIK maupun nama. Sehingga hanya yang bersangkutan yang dapat mengenali elemen data dimaksud, dengan harapan untuk dapat klarifikasi dan konfirmasi keberadaanya di kantor kelurahan sesuai alamat. Untuk selanjutnya dilakukan update alamat tempat tinggalnya,” ungkapnya.

Ia pun menjamin data administrasi kependudukan (adminduk) masyarakat Kota Surabaya tetap aman. Eddy juga menghimbau warga yang belum update data untuk melakukan pembaharuan data terkait alamat domisili terbaru ke kelurahan.

“Kepada seluruh warga Kota Surabaya, kami pastikan data adminduk aman, serta untuk tidak terprovokasi dengan informasi yang tidak akurat. Selanjutnya kepada warga yang belum update alamat domisili dikarenakan pindah kami mohon untuk datang ke kelurahan sesuai alamat untuk melakukan update dengan mengajukan update tempat tinggal sesuai dengan domisili de facto nya,” pungkasnya.

Reporter : Rovallgio

Riko Abdiono
Riko Abdionohttp://rikolennon24.blogspot.com
Penulis adalah Jurnalis sejak 2004 di Harian Surabaya Pagi
RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru