Sunday, February 15, 2026

Prabowo Rapat di Hambalang Jelang Kunjungan ke Kaltim, Fokus Industri dan Hilirisasi

Baca Cepat
> Presiden Prabowo menggelar rapat terbatas di Hambalang untuk membahas penguatan industri nasional jelang kunjungan kerja ke Kalimantan Timur.
> Fokus rapat mencakup revitalisasi industri tekstil, pengembangan semikonduktor, serta percepatan proyek hilirisasi bernilai USD 6 miliar.
> Prabowo juga mematangkan agenda peresmian proyek RDMP Balikpapan sebagai bagian strategi ketahanan energi nasional.

Bogor, Nawacita – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (11/1/2026), menjelang kunjungan kerjanya ke Kalimantan Timur.

Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya menyampaikan, rapat tersebut membahas arah strategis penguatan industri nasional hingga percepatan proyek hilirisasi. Salah satu fokus utama Presiden Prabowo adalah revitalisasi industri tekstil dan garmen dalam negeri melalui penguatan rantai pasok (supply chain).

- Advertisement -

“Bapak Presiden meminta dilakukan penguatan industri tekstil dan garmen nasional, salah satunya dengan merevitalisasi rangkaian supply chain,” ujar Teddy, dikutip dari akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet.

Selain tekstil, Prabowo juga menekankan pentingnya penguatan sektor otomotif dan elektronik melalui investasi pengembangan teknologi semikonduktor. Langkah ini diproyeksikan menjadi fondasi pembangunan industri chip nasional untuk mendukung sektor otomotif, digital, dan elektronik di masa depan.

“Ini ditujukan untuk membangun industri chip masa depan Indonesia,” kata Teddy.

Rapat juga membahas perkembangan rencana groundbreaking enam titik baru proyek hilirisasi yang dijadwalkan dimulai awal Februari 2026. Nilai investasi proyek tersebut mencapai sekitar USD 6 miliar dan menjadi bagian dari agenda besar Prabowo dalam mendorong nilai tambah sumber daya nasional.

Menjelang kunjungan kerjanya ke Kalimantan Timur, Presiden Prabowo dijadwalkan meresmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan pada Senin (12/1/2026). Proyek strategis nasional ini menelan investasi sekitar Rp123 triliun dan bertujuan memodernisasi kilang eksisting dengan peningkatan kapasitas pengolahan hingga 360 ribu barel minyak per hari.

Sejumlah menteri yang hadir dalam rapat terbatas tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Rapat di Hambalang ini menegaskan arah kebijakan Presiden Prabowo yang menitikberatkan pada industrialisasi, hilirisasi, dan kemandirian ekonomi nasional sebagai fondasi pembangunan jangka panjang.

 

Riko Abdiono
Riko Abdionohttp://rikolennon24.blogspot.com
Penulis adalah Jurnalis sejak 2004 di Harian Surabaya Pagi
RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru