Tuesday, March 31, 2026
Home STARTUP LifeStyle Doa Rumah Tangga Bahagia: Ikhtiar Lahir dan Batin Menuju Keluarga Penuh Berkah

Doa Rumah Tangga Bahagia: Ikhtiar Lahir dan Batin Menuju Keluarga Penuh Berkah

0
130
Doa Rumah Tangga
Disbun Idulfitri

Dengan membiasakan doa ini, diharapkan pasangan suami istri dapat saling menjaga

Nawacita – Doa Rumah Tangga Bahagia ternyata telah diajarkan oleh para Ulama. Setiap pasangan suami istri tentu mendambakan kehidupan rumah tangga yang bahagia, tenteram, rukun, dan langgeng. Berbagai nasihat dan teori tentang membangun keluarga ideal kerap disampaikan para ahli, mulai dari komunikasi, saling pengertian, hingga pengelolaan konflik. Namun bagi seorang Muslim, upaya lahiriah semata dinilai belum cukup.

Disbun Idulfitri

Dalam pandangan Islam, kebahagiaan, ketenteraman, dan kerukunan rumah tangga merupakan urusan hati. Sementara itu, hati setiap manusia berada dalam genggaman Allah SWT dan dapat dibolak-balikkan sesuai kehendak-Nya. Karena itu, selain ikhtiar lahir, diperlukan pula ikhtiar batin berupa doa dan permohonan pertolongan kepada Allah.

Doa menjadi jalan penting agar Allah menghadirkan keberkahan dalam kehidupan keluarga. Salah satu doa yang diajarkan untuk mewujudkan rumah tangga bahagia dan penuh keberkahan diriwayatkan dari para sahabat Rasulullah SAW. Doa tersebut berbunyi:

اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْ أَهْلِيْ وَبَارِكْ لَهُمْ فِيَّ وَارْزُقْنِيْ مِنْهُمْ وَارْزُقْهُمْ مِنِّي.
اَللّٰهُمَّ اجْمَعْ بَيْنَنَا مَا جَمَعْتَ إِلَى خَيْرٍ وَفَرِّقْ بَيْنَنَا إِذَا فَرَّقْتَ إِلَى خَيْرٍ

Allāhumma bārik lī fī ahlī, wa bārik lahum fiyya, warzuqnī minhum, warzuqhum minnī.
Allāhumma ijma‘ bainanā mā jama‘ta ilā khairin, wa farriq bainanā idzā farraqta ilā khairin.

Artinya:
“Ya Allah, berkahilah aku di dalam keluargaku dan berkahilah mereka di dalam diriku. Berilah aku rezeki dari mereka dan berilah mereka rezeki dariku. Ya Allah, kumpulkan kami menuju kebaikan dan pisahkan kami bila Engkau pisahkan menuju kebaikan.”

Dalam sebuah riwayat, doa tersebut disampaikan oleh sahabat Abdullah bin Mas’ud kepada seorang laki-laki yang baru menikah. Laki-laki itu mengaku khawatir akan muncul rasa benci dan perpecahan dalam rumah tangganya. Menanggapi kekhawatiran tersebut, Abdullah bin Mas’ud menyarankan agar sang suami melaksanakan salat dua rakaat ketika pertama kali mendatangi istrinya, lalu memanjatkan doa tersebut.

Dengan membiasakan doa ini, diharapkan pasangan suami istri dapat saling menjaga, saling mengisi kekurangan, serta membangun kehidupan bersama yang dipenuhi kasih sayang dan keberkahan. Ikhtiar lahir dan batin yang berjalan seiring diyakini menjadi kunci terciptanya keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Wallâhu a’lam.

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here