Darurat Jalan Nasional di Kubar, Gubernur Kaltim Minta BPJN Benahi
Muara Lawa, Nawacita | Sangat memprihatinkan kondisi jalan di Kabupaten Kutai Barat arah ke Samarinda mengalami rusak parah dan hampir merata sepanjang jalan yang menjadi kewenangan pusat atau status jalan nasional.
Kondisi jalan rusak parah ini pun dirasakan langsung Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas’ud (Harum) bersama Wakil Bupati Kutai Barat H Nanang Adriani, beserta seluruh rombongan kunjungan kerja Pemerintah Provinsi Kaltim.
“Ini jalan nasional kondisinya rusak parah. Sangat mengganggu aktivitas masyarakat dan distribusi barang, jasa serta logistik dan orang,” kata Gubernur Harum di Kampung Dingin Kecamatan Muara Lawa Kamis 8 Januari 2026.
Bahkan dampak jalan rusak parah, ada kendaraan mengalami kerusakan berat dan terperosok menghalang di tengah jalan.
Baca Juga: Gubernur Kaltim Serahkan Ambulans Terapung ke Pemkab Mahulu
Tahun ini terinfo bahwa Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) mendapat alokasi anggaran sebesar Rp160 miliar untuk perawatan dan perbaikan jalan poros Kutai Barat – Samarinda.
“Kami berharap BPJN segera melakukan kegiatan antisipasi. Jangan sampai jalan semakin rusak bahkan putus,” harap Harum.
Selain itu, Gubernur meminta rekonstruksi jalan yang dilakukan BPJN agar sesuai kondisi alam dan kapasitas kendaraan yang melintas, terutama kendaraan angkut logistik maupun BBM.
“BPJN bisa menyamakan standarisasi jalan nasional ini agar kapasitas kendaraan yang melintasi sama di Jawa dan Sumatera juga Sulawesi,” pinta Harum.
Gubernur mengingatkan perusahaan pemilik kendaraan agar tidak over dimension over loading (ODOL) atau kendaraan truk kelebihan dimensi dan muatan yang berdampak mempercepat kerusakan jalan.
“Tolong pemilik kendaraan angkut jangan ODOL. Ini demi kepentingan masyarakat dan kita semua,” pesan Harum. kltmprov

