Sunday, February 15, 2026

Kendalikan Inflasi dan Stabilisasi Harga Barang Kebutuhan Pokok, Gubernur Jatim Tinjau Pasar Murah di Bojonegoro

Kendalikan Inflasi dan Stabilisasi Harga Barang Kebutuhan Pokok, Gubernur Jatim Tinjau Pasar Murah di Bojonegoro

BOJONEGORO, Nawacita – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau Pasar Murah di Kabupaten Bojonegoro, yang digelar di halaman Balai Desa/Kecamatan Kapas, Sabtu (20/12/2025).

Dalam kunjungan tersebut, juga dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur Endy Alim Abdi Nusa, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Sri Wahyuni, Kepala Bakorwil Bojonegoro Agung Subagyo, dan Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa di 2025 ini Pasar Murah yang ke-300, dengan harapan pemenuhan kebutuhan logistik masyarakat bisa semakin didekatkan. Selain itu, Pasar Murah ini bukan kompetitor Pasar Tradisional. Harga yang disiapkan sudah disubsidi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pasti lebih murah.

- Advertisement -

“Ini bagian dari intervensi Pemprov Jatim, tujuannya untuk mengendalikan inflasi dan stabilisasi harga barang kebutuhan pokok. Jadi bukan sebagai kompetitor pasar tradisional,” tegasnya.

Baca Juga: Khofifah Tegaskan OPOP Jatim Bersiap Tembus Pasar Global

Gubernur Khofifah menambahkan, Pasar Murah ini sifatnya komplementasi atau saling melengkapi antara kabupaten dan kota di Jawa Timur yang juga digelar Pasar Murah.

Menurutnya, jelang Natal dan Tahun Baru 2026, semua kebutuhan logistik masyarakat harus terpenuhi dengan baik. Karena setelah itu, ada momen bulan Ramadan, selanjutnya hari raya Idul Fitri, tentu ada dinamika harga dan ketersediaan sembako.

Gubernur Jatim Tinjau Pasar Murah di Bojonegoro
Caption : Gubernur Khofifah menyerahkan telur kepada ibu dan anak dalam Pasar Murah.

“Kami memastikan untuk kebutuhan logistik masyarakat Insyaallah sangat cukup. Oleh karena itu, kita harus menjaga dan mengantisipasi daya beli masyarakat agar bisa terpenuhi,” ujar Khofifah.

Dalam Pasar Murah ini, tersedia kebutuhan pokok masyarakat dengan harga yang telah disubsidi, diantaranya, beras medium Rp11.000 per kilogram, beras premium Rp14.000 per kilogram. Berikutnya, minyak goreng MinyaKita Rp15.000 per liter, gula pasir Rp16.000 per kilogram, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, bawang putih Rp7.000 per 250 gram, bawang merah Rp8.000 per 250 gram, dan telur ayam ras Rp24.000 per pack.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga memborong produk-produk UMKM dan membagikannya langsung kepada masyarakat.

Reporter: Parto Sasmito

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru