Saturday, February 14, 2026

Casual Style Evie Effendi, Antarkan Dirinya Jadi Penceramah Kondang dan Digandrungi Anak Muda pada Masanya

Casual Style Evie Effendi, Antarkan Dirinya Jadi Penceramah Kondang dan Digandrungi Anak Muda pada Masanya

Bandung, Nawacita – Publik saat ini tengah banyak memberikan sorotan kepada Ustad Evie Effendi. Bukan karena ceramahnya yang kembali mewarnai khasanah gaul di Kota Bandung tapi karena ditetapkan sebagai tersangka kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap anak kandungnya NAT (19).

Meski demikian, tidak bisa dipungkiri bahwa Evie Effendi pernah digandrungi anak muda dari berbagai kalangan karena gaya ceramahnya yang dinilai lebih modern dan tidak monoton.

Hal tersebut mengantarkan dirinya sebagai ustad kondang di Kota Bandung. Bahkan dengan menyasar banyak kalangan anak muda seperti geng motor, komunitas dan lain-lainnya, ia bisa membuat gerakan “Pemuda Hijrah” yang saat itu tumbuh besar dengan cepat di Kota Bandung bahkan menyebar ke wilayah lainnya di Indonesia.

- Advertisement -

Keberhasilannya menjangkau segmen pemuda yang sulit dijangkau seringkali dikaitkan erat dengan gaya berdakwahnya yang non-konvensional, termasuk cara berpakaiannya.

GAYA KASUAL DAN DAKWAH EVIE EFFENDI

Evie Effendi dikenal sebagai seorang pendakwah yang menyasar banyak kalangan anak muda yang selama ini dianggap terpinggirkan dari kajian agama. Seperti anak band, anggota geng motor, dan pemuda yang dicap “berandalan” atau punk.

Baca Juga: Tak Hanya KDRT, Evie Effendi Pernah Terjerat Kasus UU ITE karena Bilang “Muhammad Tersesat”

Maka dari itu, cara berpakaian juga turut mempengaruhi masuknya dakwah Evie Effendi ke berbagai kalangan tersebut. Alih-alih mengenakan jubah, peci, atau pakaian formal yang identik dengan ulama tradisional, Evie Effendi memilih tampilan yang sangat kasual dan familiar bagi audiens sasarannya.

Kupluk yang selalu jadi ciri khas di kepalanya, kaos atau jaket bahkan celana Levis berwarna denim seringkali dipakai Evie Effendi saat berceramah di hadapan anak muda.

Berbagai pakaian di atas merupakan aksesori fashion populer di kalangan anak muda dan budaya streetwear. Apalagi, dengan mengenakan kaos oblong atau kemeja flanel, jauh dari kesan kaku atau resmi.

Cara berpakaian itu juga selaras dengan cara Evie Effendi dalam menyampaikan ceramah. Ia menggunakan bahasa yang santai, penuh humor, dan menyertakan bahasa gaul serta jargon khas komunitas motor (geng motor) di Bandung.

Cara tersebut secara tidak langsung menjadi titik temu atau kesamaan antara Evie Effendi dengan jamaahnya. Pakaian tersebut seolah berteriak, “Saya sama seperti kalian, saya mengerti dunia kalian.”

Baca Juga: Profil Ustaz Evie Effendi, Dari Mantan Narapidana ke Panggung Dakwah Gaul Bandung

Jika dianalisis secara psikologis kelompok, memang sebetulnya ketika kita ingin masuk ke dalam satu buah kelompok mesti ada kesamaan atau keselarasan antara kita dengan kelompok tersebut. Baik kesamaan atau keselarasan yang terlihat seperti pakaian, maupun keselarasan yang tidak terlihat seperti pola pikir, tujuan dan prinsip kehidupan.

Jika dilihat dari analisis Prinsip In-Group dan Validasi Identitas atau Psikologi Sosial, kalangan anak muda terutama yang tergabung dalam subkultur seperti geng motor cenderung memiliki kebutuhan psikologis yang kuat untuk memiliki (sense of belonging) dan divalidasi oleh kelompoknya.

Itulah sebabnya, ketika melihat seorang figur otoritas seperti figur agama terlihat sama seperti mereka baik kasat mata atau tidak, secara psikologis akan menghilangkan rasa ancaman dan mengurangi rasa terpinggirkan yang mungkin dirasakan ketika berhadapan dengan figur agama yang terlalu formal.

Dengan pakaian Evie Effendi yang cenderung santai dan kasual membuat personal dan cara dakwahnya tercermin seperti identitas mereka. Akhirnya, hijrah atau mendalami agama tidak berarti harus meninggalkan seluruh identitas dan gaya hidup mereka sebelumnya secara drastis, tetapi dapat beradaptasi dengan identitas baru.

Reporter: Niko

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru