Saturday, February 14, 2026

Profil Ustaz Evie Effendi, Dari Mantan Narapidana ke Panggung Dakwah Gaul Bandung

Profil Ustaz Evie Effendi, Dari Mantan Narapidana ke Panggung Dakwah Gaul Bandung

Bandung, Nawacita – Ustadz Evie Effendi atau lebih dikenal dengan Ustad EE saat ini tengah menjadi sorotan publik. Pasalnya, ia telah ditetapkan sebagai tersangka kasus KDRT terhadap anak kandungnya NAT (19) oleh Satreskrim Polrestabes Bandung pada Senin, 1 Desember 2025 kemarin.

Sorotan tersebut membuat masyarakat banyak bertanya siapa sebenarnya Ustadz Evie Effendi yang saat ini menjadi sorotan publik?

  • PROFIL USTAD EVIE EFFENDI

Ustadz Evie Effendi merupakan seorang penceramah kondang asal Kota Bandung yang dikenal dengan gaya dakwah “gaul” dan nyentrik. Ustad yang terkenal berkat bahasa dakwah yang ringan dengan paduan istilah-istilah jalanan bahkan pantun banyak menarik perhatian anak muda.

- Advertisement -

Bahkan ada beberapa istilah yang akhirnya melekat sebagai identitas dia di benak para anak muda seperti “Rek Kitu wae?”, “Teu Nanaon Ngan Nanaonan?”, “Seseuh Tah bengeut” dan istilah lainnya.

Namun di balik ketenarannya sebagai ustad gaul, Evie Effendi ternyata memiliki latar belakang kehidupan yang penuh dinamika dan kontras. Ia lahir di Bandung pada 19 Januari 1976 dan hanya menempuh pendidikan formal hingga SMP 49 Bandung.

Baca Juga: Polisi Tetapkan Ustaz Evie Effendi Sebagai Tersangka dalam Dugaan Kasus KDRT pada Anaknya

Meski demikian, ia melanjutkan pencarian ilmunya dengan belajar mandiri dari berbagai ulama terkemuka dari organisasi Muhammadiyah, NU (Nahdlatul Ulama), dan Persis (Persatuan Islam). Bahkan, ia sempat menempuh studi keagamaan secara mandiri di kota suci Mekkah dan Madinah.

  • KONTRAS MASA LALU DAN TITIK BALIK USTAD EVIE EFFENDI

Sebelum dikenal sebagai ustad gaul, Evie Effendi menghabiskan 12 hingga 15 tahun karirnya sebagai peracik warna denim di bagian R&D Matching Colour Bandung. Selama itu juga, masa muda Ustadz Evie diwarnai sisi gelap, termasuk terlibat dalam perkelahian dan tindakan kriminal.

Titik terendah hidupnya terjadi ketika ia harus mendekam di Rutan Kebonwaru karena insiden melukai temannya menggunakan pisau cutter.

Tak disangka, di penjara ini lah dia menemukan titik balik kesadaran dan memilih untuk bertaubat. Ia akhirnya mulai mendalami ilmu agama dengan serius hingga akhirnya memicu perubahan besar dalam hidupnya.

Usai bebas, Evie Effendi akhirnya memilih untuk meninggalkan pekerjaan lamanya dan fokus menjadi pendakwah. Keputusan tersebut menjadi awal perjalanan dirinya sebagai ustad.

Di awal karirnya sebagai penceramah, ia menargetkan anak muda, geng motor, hingga para pelaku kriminal di perkotaan sebagai target dakwahnya. Hal tersebut juga disinyalir terinspirasi dari dirinya sendiri dimana semua orang bisa berubah dengan jalannya masing-masing.

Dengan target yang notabene kalangan tertentu itu, Evie Effendi menerapkan konsep dakwah yang santai dan mudah diterima. Hal tersebut akhirnya melekat dan menjadi ciri khas dirinya hingga dijuluki “ustaz gapleh” atau gaul tapi soleh.

Baca Juga: Anak Ustad Evie Effendi Bantah Adanya Islah, Sebut Proses Hukum Masih Tetap Berjalan Meski Saling Memaafkan

Selain itu, ciri khas dakwahnya juga sering terlihat dari gaya pakaiannya setiap kali menyampaikan ceramah. Kupluk, jeans, dan logat Sunda yang kental sukses menarik banyak jemaah dari kalangan perkotaan.

  • POPULARITAS MELUAS SETELAH TAMPIL DI TV

Sebagai co-founder Pemuda Hijrah Bandung, tentunya Evie Effendi memainkan peran sentral dalam menggerakkan gerakan hijrah di kalangan pemuda Bandung. Popularitasnya bahkan semakin meluas setelah ia tampil di acara TV nasional seperti Risalah Hati di NET.TV.

Hal itu terjadi berkat salah satu tagline terkenalnya, “Dakwah itu mengajak, bukan mengejek,” yang menjadi cerminan dari pendekatan dakwahnya yang ringan dan penuh pantun. Aktivitas dakwah Ustaz Evie tidak hanya terbatas pada masjid besar, tetapi juga menyentuh pelosok daerah dan jalanan.

  • DIHADAPKAN DENGAN KASUS KDRT

Meskipun tidak memiliki latar belakang pesantren formal, Ustaz Evie berhasil menjadi salah satu penceramah paling berpengaruh di media sosial, dengan akun Instagram @evieeffendie yang memiliki ratusan ribu pengikut.

Popularitas besar ini membuat namanya mudah viral. Namun kini, kasus hukum terkait KDRT yang menjeratnya kembali menyeret perhatian publik, menyoroti kontras yang kompleks antara perjalanan spiritualnya yang penuh perubahan dan masalah hukum yang kini ia hadapi. Nasib hukum selanjutnya dari figur publik yang unik ini menjadi perhatian masyarakat luas.

Reporter: Niko

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru