Saturday, February 14, 2026

Program SMK Go-Global Resmi Dimulai Desember 2025, Pemberangkatan Perdana Bakal Mulai di Minggu Kedua

Program SMK Go-Global Resmi Dimulai Desember 2025, Pemberangkatan Perdana Bakal Mulai di Minggu Kedua

BANDUNG, Nawacita – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengungkapkan bahwa program SMK Go-Global mulai berjalan pada Desember 2025.

Cak Imin mengatakan, pemberangkatan pertama calon tenaga kerja lulusan SMK dalam program ini akan dilakukan di Minggu kedua bulan Desember. Rencananya, mereka akan diberangkatkan melalui Kementerian P2MI ke luar negeri sebagai tenaga kerja yang kompeten.

“Yang paling mendesak adalah minggu ke-2 Desember ini sudah akan ada yang diberangkatkan dari program yang sudah disiapkan oleh Kementerian P2MI,” kata Cak Imin saat dikonfirmasi di Bandung, Senin (1/12/2025).

- Advertisement -

Ia menyebut, para peserta yang akan berangkat pada Desember mendatang berjumlah 200 hingga 1000 orang. Jumlah tersebut nantinya bakal terus bertambah pada gelombang berikutnya.

Baca Juga: Cak Imin Surati 3 Menteri, Ajak Evaluasi Total Kebijakan Pasca Bencana di Sumatera

“Kalau sekarang mungkin hanya 200 – 500 sampai 1000. Tahun depan kita akan dorong 2 tahun 3 tahun 1 juta,” ucap dia.

Cak Imin menerangkan bahwa para calon tenaga yang akan berangkat itu telah memiliki 17 kemampuan yang dibutuhkan di dunia kerja khususnya di luar negeri.

“Macam-macam. Lebih dari 17 bidang. Mulai welder, hospitality, caregiver, kesehatan, kemudian supervisor, alat-alat teknologi,” terang Cak Imin.

Berbagai persiapan saat ini tengah dilakukan oleh pemerintah dari mulai prosedur hingga pelatihan guna mematangkan persiapan tenaga kerja. Langkah tersebut cepat dilakukan pemerintah agar pemberangkatan perdana ini bisa menjadi percontohan bagi pemberangkatan gelombang berikutnya.

“Pelatihannya sudah siap, prosedur bekerja di luar negeri sudah siap menjadi apa namanya kick of percontohan yang akan diberangkatkan minggu kedua bulan Desember,” cetus dia.

Ia menyampaikan, sama ini pemerintah juga tengah melakukan percepatan pelatihan bahasa bagi para calon tenaga kerja yang akan berangkat. Bahasa sendiri menjadi sesuatu yang krusial dalam menunjang kompetensi mereka saat bekerja di luar negeri.

“Pertama, skill bahasa bagi yang skill kompetensinya sudah terpenuhi, sertifikasinya. Skill kompetensi dan skill bahasa dua-duanya sekaligus. Jadi dua, ada yang cuman bahasa, ada yang skill dan bahasa,” beber Cak Imin.

Disinggung terkait keamanan dan perlindungan bagi para tenaga kerja, ia menegaskan bahwa para calon tenaga kerja yang akan berangkat juga telah dijamin perlindungannya oleh pemerintah. Sebab, lapangan kerja yang telah disediakan juga merupakan lapangan kerja formal.

“Jadi yang yang menjadi tujuan kita mendorong SMK Go-Global ini adalah kerja formal. Sehingga kontrak kerjanya, jaminannya sudah sejak awal kita bisa ketahui. Kepada semua yang mau bekerja ke luar negeri, persiapkan dengan baik,” tegas dia.

(Niko)

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru