Kabel Semrawut Bikin Wajah Kota Bandung Tidak Estetik, Warga Sebut Kabel Lebih Bagus Ditanam
BANDUNG, Nawacita – Kota Bandung merupakan satu kota yang cukup banyak dikunjungi para wisatawan karena landmark dan tata kotanya yang dinilai estetik. Namun, wajah estetik Kota Bandung masih tercemar dengan banyaknya kabel yang membentang di jalanan serta semrawut tak beraturan.
Salah satunya seperti yang dirasakan oleh Alvin (30), salah satu warga Cibeunying Kidul Kota Bandung. Ia mengatakan bahwa Kota Bandung memiliki beberapa titik spot yang cukup estetik dan bisa menarik wisatawan.
Sayangnya, estetika tidak sepenuhnya dirasakan akibat banyaknya kabel semrawut yang membentang di jalanan Kota Bandung.
“Mungkin kalau orang beberapa wisatawan atau masyarakat yang tahu daerah-daerah yang memang agak semrawut, kabel itu memang sudah jelas ya, membuat kota Bandung ini jadi tidak estetik,” kata Alvin saat diwawancarai di Jalan Taman Cibeunying Utara Kota Bandung, Sabtu (18/10/2025) siang.
Selain membuat wajah Kota Bandung tidak estetik, Alvin menyebut bahwa banyaknya kabel semrawut itu juga sangat mengganggu dan bisa saja membahayakan warga atau masyarakat yang sedang melintas di jalanan tersebut.

Sebab kabel-kabel yang semrawut itu bukan hanya kabel listrik namun juga kabel jaringan dan kabel-kabel lainnya.
“Sangat mengganggu, selain membuat tidak estetik bisa membahayakan juga. Karena kan kabel ini juga dia macem-macem ya bukan hanya kabel listrik, ada juga kabel telepon, internet dan lain-lain itu,” ucap dia.
Selain karena banyaknya jenis kabel, Alvin menuturkan bahwa bahaya dari kabel yang semrawut bisa saja terjadi jika ada bencana hidrometeorologi yang tidak diduga.
Seperti pohon tumbang yang menimpa tiang atau kabel listrik yang semrawut saat hujan deras disertai angin kencang.
“Ya membahayakan kalau misalkan di bandung ini kan banyak pohon-pohon yang sudah tua kebayang nggak kalau misalkan lagi tiba-tiba lagi cuaca sedang buruk terus adanya angin atau hujan yang deras ada pohon atau apa menimpa kabel sudah pasti yang pertama dirugikan adalah masyarakat pertama itu,” tutur Alvin.
Ia berharap, Pemerintah Kota Bandung bisa segera memberi atensi terhadap permasalahan kabel yang semrawut dan mencemari wajah estetik Kota Bandung ini.
“Entah itu ditanam misalkan kabelnya ditanem di bawah apa gimana gitu kan enaknya pemerintah dalam membuat tata kota tata ruang ini jadi lebih nyaman dan estetik,” harap dia.
Di lokasi yang sama, Khoirul Anwar (27), salah satu warga Cicaheum Kota Bandung. Ia mengungkapkan bahwa sistem instalasi kabel di Kota Bandung masih cenderung semrawut.
“Saya sebagai warga kota Bandung lebih ke… kayak bisa dibilang ya, semerawet banget. Iya, kenapa? Karena ya, di satu sisi kan karena kota Bandung terkenal dengan kecantikan kotanya, gitu ya, sejuk dan lain-lain,” ungkap Anwar.
Menurutnya, kabel semrawut dan kurang tertata itu membuat wajah Kota Bandung menjadi kurang cantik. Apalagi Bandung sendiri sudah dihadapkan dengan permasalahan lainnya yang membuat kecantikan wajah Kota Bandung menjadi berkurang. Seperti permasalahan banjir dan permasalahan kemacetan.
“Udah mah sekarang banyak macet, terus banjir juga ada ditambah si kabelnya itu makin semrawut, gitu. Makin sebenernya menambah gak cantiknya, gitu, kota Bandung ini. Yang mana orang-orang di luar tuh kan taunya kota Bandung itu cantik,” beber dia.
Ia mengusulkan akan lebih baik jika sistem perkabelan di Kota Bandung sudah menggunakan sistem tanam seperti kota-kota maju lainnya di luar negeri.
“Ditaro di bawah itu tea, ya ditanam, di tanam, gitu. Kan di luar kayaknya udah mayoritas udah pada di bawah semua kan ya,” papar Anwar.
Ia berharap, pemerintah segera menata ulang kabel-kabel semrawut dan tidak beraturan Kota Bandung.
“Ya, sedikit demi sedikit aja, gitu. Walaupun agak susah ya kalau untuk ditata langsung, gitu, dengan cepat, gitu. Ya, setidaknya dari pemerintah, harusnya yang tadinya semrawut ini ya, ditata ulang lah kalau bisa sama, gitu,” tandas dia.
(Niko)

