Saturday, February 14, 2026

DPRD Jabar akan Pangkas Kunjungan Kerja, Alihkan Anggaran untuk Kebutuhan Prioritas Masyarakat

DPRD Jabar akan Pangkas Kunjungan Kerja, Alihkan Anggaran untuk Kebutuhan Prioritas Masyarakat

Bandung, Nawacita – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat berencana untuk mengurangi jumlah kunjungan kerja ke luar provinsi. Hal itu dilakukan guna mendukung kebijakan Pemprov Jabar dalam mensejahterakan masyarakat.

Menurut Ketua DPRD Jawa Barat, Bucky Wibawa, nantinya anggaran yang digunakan untuk kunjungan kerja dan perjalanan dinas bakal dialihkan untuk untuk kebutuhan masyarakat yang lebih mendesak.

“Tidak mengadakan perjalanan ke luar provinsi, lalu anggarannya kita masukkan ke kebutuhan-kebutuhan yang juga dikerjasamakan dengan pemerintah provinsi,” kata Bucky saat diwawancarai di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung pada Senin (1/9/2025).

- Advertisement -

Ia menyebut, saat ini DPRD Jabar masih melakukan penghitungan teknis anggaran yang dapat direalokasi, termasuk sisa lebih dari perhitungan anggaran.

Baca Juga: Dua Hari Digeruduk Massa Aksi Mahasiswa dan Ojol, DPRD Jabar Respon dengan Pernyataan Sikap

“Tapi yang jelas kami mendukung penuh efisiensi di anggaran di DPRD Provinsi Jawa Barat untuk direalokasikan untuk kepentingan masyarakat yang sangat mendesak seperti yang disampaikan oleh Pak Gubernur,” ucap dia.

Bucky menuturkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya mendukung kebijakan pemerintah provinsi untuk mengutamakan kebutuhan masyarakat.

“Intinya kan ini ada kebutuhan mendesak ya, ada kebutuhan mendesak yang tadi disampaikan oleh Pak Gubernur dan kita juga harus ikut. Sementara kan yang bisa diposkan mungkin dari situ kan Silpa,” tutur dia.

Sementara itu di lokasi yang sama, Wakil Ketua DPRD Jabar, M. Q Iswara mengungkap bahwa realokasi anggaran kunjungan kerja dan perjalanan dinas ini masih dalam tahap pembahasan. Namun, lanjut dia, sudah ada penghitungan sekitar Rp2 miliar yang bisa dialihkan.

“Jika kita akan lebih banyak di daerah pemilihan, mungkin nanti akan lebih banyak dilihat. Posisi per hari ini baru 2 miliar per hari ini ya, kita masih berjalan penghitungan ini. Berarti yang keluar negeri itu,” ungkap Iswara.

Reporter: Niko

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru