Saturday, February 14, 2026

Peringatan Hari Juang Polri 2025: Pengingat dan Suri Teladan Perjuangan Moehammad Jasin

Peringatan Hari Juang Polri 2025: Pengingat dan Suri Teladan Perjuangan Moehammad Jasin

Surabaya, Nawacita | Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin jalannya upacara peringatan Hari Juang Polri di Surabaya.

Peringatan Hari Juang Polri tahun 2025 merupakan yang kedua kalinya, sejak pertama kali digelar pada tahun 2024.

Kegiatan tersebut digelar di depan Monumen Perjuangan Polri, Jalan Raya Darmo, Surabaya, Kamis (21/8/2025).

- Advertisement -

“Kegiatan ini tentunya berdasarkan adanya keputusan Kapolri nomor 1325, nomor 8 yang tertanggal 12 Agustus 2024, terkait dengan tata upacara peringatan Hari Juang Polri dinyatakan bahwa setiap tahun sejak 2024 kemarin diselenggarakan peringatan Hari Juang dalam bentuk upacara dan setiap 5 tahun sekali diselenggarakan tradisi kirab,” ucap Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Jules Abraham Abast, usai upacara berlangsung, Kamis (21/8/2025).

Tema yang diusung pada Hari Juang Polri ialah “Dengan Semangat Hari Juang, Polri untuk Masyarakat Menuju Indonesia Maju”.

Kombes Pol. Jules Abraham Abast (Foto :Gio/Nawacita.Co)

Pada kesempatan tersebut, Kombes Pol. Jules Abraham Abast, menjelaskan alasan kenapa tanggal 21 Agustus diperingati sebagai Hari Juang Polri.

“Kenapa dijadikan juga sebagai Hari Juang Polri? Berdasarkan sejarah sejak proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 oleh Bapak Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta yaitu pada tanggal 17 Agustus 1945. Maka setelah itu pada 21 Agustus 1945 oleh Inspektur Polisi Kelas 1 Moehammad Jasin, selaku Komandan Polisi Istimewa telah memproklamirkan proklamasi polisi, dimana menyatakan bahwa Polisi Istimewa adalah Polisi Republik Indonesia,” jelasnya.

Pada tanggal 20 Agustus 1945 Inspektur Kelas I (Letnan Satu) Polisi Mochammad Jassin, Komandan Tokubetsu Keisatsu Tai (Polisi Istimewa) di Kota Surabaya mengadakan rapat bersama para pejabat Polisi lainnya membahas sikap Polisi pasca kemerdekaan Republik Indonesia.

Hingga akhirnya pada 21 Agustus 1945 Inspektur Kelas I (Letnan Satu) Polisi Mochammad Jassin, membacakan teks Proklamasi Polisi yang diikuti oleh seluruh anggota. Sehingga pada tanggal tersebut ia memproklamasikan dibentuknya Pasukan Polisi Republik Indonesia.

Peran penting Moehammad Jasin dalam memproklamirkan berdirinya Polisi Republik Indonesia menjadi momentum penting dalam kemerdekaan Indonesia. Peran polisi dalam melucuti senjata Jepang, dan membagikannya kepada para pejuang, membantu perlawanan terhadap para penjajah.

Baca Juga: Upacara Peringatan Hari Juang Polri Digelar di Surabaya dan Dipimpin Langsung Kapolri

“Sejak saat itu maka Polisi Istimewa aktif dalam melucuti senjata tentara Jepang, kemudian dalam peristiwa 10 November 1945 melakukan perlawanan bersama dengan rakyat di  Surabaya. Yang kita kenal dengan peristiwa di Hotel Yamato, dan saat ini sudah berganti nama menjadi Hotel Majapahit,” ujarnya.

Momen penurunan Bendera Jepang dan dinaikkannya Bendera Merah Putih di Hotel Yamato yang saat ini bernama Hotel Mojopahit, hingga kini masih menjadi peristiwa penting dalam sejarah bangsa Indonesia. Yang akhirnya terjadilah peristiwa 10 November dan menjadikan Kota Surabaya menjadi Kota Pahlawan.

Pada Hari Juang Polri tahun 2025 dilakukan pemutaran video sejarah singkat Bapak M. Jasin yang kemudian dilanjutkan peresmian monumen patung Bapak M. Jasin.

“Hal ini tentu untuk sebagai pengingat bagi kita semua untuk menjadikan suri teladan dari perjuangan, kepahlawanan, juga sebagai motivasi, dan semangat perjuangan,” pungkasnya.

Reporter: Rovallgio

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru