Tuesday, February 10, 2026

Commuter Line Makin Diminati, Dua Stasiun di Sidoarjo Catat Lonjakan Penumpang

Commuter Line Makin Diminati, Dua Stasiun di Sidoarjo Catat Lonjakan Penumpang

Surabaya, Nawacita — Sejak diberlakukannya Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025 pada awal Februari lalu, dua stasiun di wilayah Kabupaten Sidoarjo—Stasiun Boharan dan Stasiun Kedinding—kembali dioperasikan dan kini menjelma menjadi simpul penting dalam mendukung konektivitas dan mobilitas masyarakat di kawasan aglomerasi Surabaya Raya.

Kehadiran kembali kedua stasiun ini disambut antusias oleh warga. Mereka kini memiliki akses yang lebih mudah dan efisien menuju berbagai destinasi, mulai dari pusat kota Surabaya hingga wilayah Sidoarjo, Kertosono, Blitar, dan Malang, tanpa perlu berganti moda transportasi.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, menyampaikan bahwa tren penggunaan layanan Commuter Line di kedua stasiun tersebut menunjukkan peningkatan signifikan.

- Advertisement -

Baca Juga : PT KAI Daop 8 Imbau Pemudik Waspada di Perlintasan Sebidang

“Pada Juni 2025, tercatat peningkatan pengguna sebesar 37 persen dibandingkan bulan pertama pengoperasian stasiun pada Februari lalu,” ujar Joni.

Secara rinci, di Stasiun Boharan, jumlah pengguna yang naik Commuter Line pada Juni mencapai 1.565 orang dan yang turun sebanyak 1.559 orang. Sedangkan pada Februari, tercatat 1.143 penumpang naik dan 1.059 penumpang turun.

Sementara itu, di Stasiun Kedinding, pengguna yang naik pada Juni sebanyak 1.005 orang dan yang turun 948 orang. Angka ini naik dari Februari yang mencatat 734 pengguna naik dan 691 pengguna turun.

Joni menegaskan bahwa reaktivasi kedua stasiun ini membawa dampak positif tidak hanya dari sisi transportasi, tetapi juga bagi ekonomi lokal. “Aktivitas UMKM di sekitar stasiun mulai tumbuh, begitu juga dengan layanan transportasi pendukung lainnya,” tambahnya.

Pembangunan ulang Stasiun Boharan dan Kedinding dilakukan oleh Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Surabaya, di bawah Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Kini, stasiun-stasiun tersebut hadir dengan fasilitas yang lebih luas dan lengkap demi kenyamanan pengguna.

Saat ini, kedua stasiun melayani 16 perjalanan Commuter Line harian menuju berbagai kota di Jawa Timur, termasuk Surabaya, Mojokerto, Kertosono, Kediri, Blitar, dan Malang. Rute tersebut dilayani oleh Commuter Line Dhoho, Commuter Line Penataran, serta Commuter Line Jenggala.

Dengan aksesibilitas yang semakin baik, pengoperasian kembali kedua stasiun ini dinilai strategis dalam memperkuat sistem transportasi publik berbasis rel sebagai tulang punggung mobilitas masyarakat Jawa Timur.

“Dengan kemudahan akses ini, kami berharap pertumbuhan ekonomi lokal di sekitar stasiun dapat berkembang lebih pesat,” pungkas Joni.

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru