Saturday, February 14, 2026

Sarmuji Targetkan Caleg Incumbent Dapat 100 Ribu Suara di Pilpres 2024

Sarmuji Targetkan Caleg Incumbent Dapat 100 Ribu Suara di Pilpres 2024

Surabaya, Nawacita – Ketua DPD Golkar Jawa Timur, Mohammad Sarmuji menargetkan caleg incumbent (petahana) mendapatkan minimal 100 ribu suara. Hal tersebut diutarakan oleh Sarmuji secara langsung saat menghadiri sekaligus membuka acara Bimbingan Teknis Partai Golkar di Hotel Shangri-La, pada Kamis, 21 September 2023.

“Kalau untuk DPRD provinsi, kita memang minta sekurang-kurangnya 100 ribu suara. Itu untuk caleg petahana, anggota fraksi yang ingin nyalon lagi,” ujarnya.

Sementara itu, untuk caleg baru, Sarmuji menyebut tidak ada target yang spesifik. “Untuk non Incumbent ya targetnya sebanyak banyaknya. Tetapi kami tidak berani memasang target lebih dibanding anggota fraksi. Karena mereka belum punya fasilitas, belum punya intensitas komunikasi,” tutur Sarmuji.

- Advertisement -
Sarmuji Caleg Incumbent
Bimbingan Teknis Partai Golkar di Hotel Shangri-La (21/9/2023).

Meskipun begitu, Sarmuji menegaskan tidak ada hukuman bagi caleg yang tidak mencapai target suara. “Tidak ada punishment. Saya menganut mazhab politik itu tidak dibesarkan dengan ancaman, tapi harapan,” tandas anggota DPR RI itu.

Sebagai informasi, IMTEK Golkar kali ini digelar dalam rangka persiapan Pemilu Serentak Tahun 2024. Pesertanya merupakan anggota fraksi Golkar DPRD Provinsi dan anggota fraksi Golkar DPRD Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Acara ini akan digelar selama tiga hari, yaitu Kamis, 21 September 2023 – Sabtu, 23 September 2023.

Baca Juga: Tiga Ketua Dewan Golkar Tegaskan Dukung Penuh Airlangga Hartarto

Sarmuji menyebut acara BIMTEK sebagai upaya optimalisasi peran anggota fraksi. “Kita adakan BIMTEK ini mengingat peran anggota fraksi sangat penting, terutama di penghujung hajatan kita, penghujung kontestasi politik 2024, tinggal 5 bulan lagi,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Ketua DPD Golkar Jawa Timur itu juga ingatkan internal partai untuk saling bersinergi dan tidak tumpang tindih.

“Antara caleg yang baru dengan anggota fraksi incumbent harus bahu membahu menyinergikan langkah. Bahkan kalau perlu masing-masing berkomunikasi dengan baik, mereview kegiatan kampanyenya. Supaya di antara kita tidak ada benturan, tidak ada irisan yang bersinggungan, dan kita bisa sama-sama produktif membangun jaringan untuk kebesaran partai,” tandas Sarmuji.

(Novia Herawati)

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru