Nawacita – Terkenal sebagai kota cinta, Roma, Italia memiliki tradisi abadi setiap kali Hari Valentine. Dimulai sejak abad ke-5, masyarakat Italia merayakan tradisi hari Valentine dengan penuh romansa dan cinta. Berbagai macam festival ramai di jalanan dan dihadiri oleh semua kalangan dengan penuh sukacita. Saking romantisnya, hadiah khas Italia juga berbeda dengan hadiah-hadiah pada umumnya.
Dilansir dari Giadzy.com, beberapa tradisi Valentine yang dilakukan oleh orang Italia, sedikit beda dengan Valentine pada umumnya. Memberikan cokelat adalah hal yang selalu ada setiap Valentine tiba, namun di Italia, orang memberikan Baci kepada pasangannya. Baci sendiri merupakan cokelat yang di dalamnya terdapat surat cinta atau catatan kecil berisikan catatan cinta untuk pasangan.
Lebih lanjut lagi, orang-orang Italia terkesan sangat romantis dan menunjukan keseriusan mereka dalam hubungan dengan Love Lock. Love lock adalah sebuah gembok bertuliskan inisial nama kedua pasangan yang kemudian dikunci di jembatan atau gerbang dan selamanya akan hidup dan berada di Italia. Cara yang satu ini nampaknya bisa digunakan untuk melamar pasangan ketika hari Valentine.
Sekalipun sangat romantis, tradisi di Italia dalam merayakan valentine sangatlah berbeda. Kalian bisa datang bersama siapapun yang kalian sayangi tidak harus menjadi pasangan anda. Siapapun bebas datang mengikuti festival, mendapat mawar, cokelat, emas, makan malam romantis, dan masih banyak lagi tanpa perlu status hubungan. Oleh karena itu, tradisi ini menjadi sedikit berbeda dengan tradisi Valentine pada umumnya yang cenderung dikhususkan bagi yang sudah berpasangan.
Sementara itu, Jepang ternyata menjadi negara lain yang juga punya tradisi unik seperti Italia. Di Jepang, bukan laki-laki yang memberikan hadiah atau cokelat kepada pasangan, melainkan pihak perempuan yang justru memberikan cokelat ataupun hadiah pada pasangannya setiap tanggal 14 Februari. Para laki-laki baru akan memberikan cokelat dan hadiah pada pasangannya di tanggal 14 Maret. Kalau 14 Februari dikenal sebagai Hari Valentine, maka tanggal 14 Maret dikenal sebagai White Day atau hari pembalasan hadiah yang telah diberikan wanita di hari Valentine sebelumnya.
Dilansir dari Squiline, Jepang nyatanya punya tradisi yang sama dengan Italian, khususnya dalam memberikan cokelat dan hadiah yang tidak hanya ditujukan pada pasangan, melainkan bisa juga diberikan pada seluruh kerabat dekat maupun jauh yang tidak memiliki hubungan dekat.
Nah, usai membaca ulasan di atas, bagaimana kalian ingin merayakan Valentine di tahun 2022 ini? Romantis seperti Italia atau justru feminis seperti Jepang? Terlepas dari bagaimana selera kalian, sepertinya keduanya patut dicoba karena mampu menciptakan kualitas hubungan yang semakin manis dan silahturahmi yang baik diantara kedua belah pihak.
Berya/Mg3

