Boston, Nawacita | Sebanyak tiga mahasiswa pascasarjana di Harvard University mengajukan gugatan pada kampusnya pada Selasa (8/2/2022). Mereka menuduh kampus Ivy League ini mengabaikan pelecehan seksual terhadap mahasiswa oleh seorang profesor selama bertahun-tahun.
Para mahasiswa mengajukan gugatan di pengadilan federal di Boston beberapa hari setelah Harvard menempatkan profesor antropologi dan ahli di Afrika Selatan John Comaroff melakukan cuti administratif.
Margaret Czerwienski, Lilia Kilburn dan Amulya Mandava menuduh bahwa Comaroff selama bertahun-tahun mencium dan meraba-raba mahasiswa tanpa persetujuan.
“Membuat rayuan seksual yang tidak diinginkan, dan mengancam akan menyabotase karir mahasiswa jika mereka mengeluh,” ujar gugatan itu.
Ketiga mahasiswa itu mengatakan bahwa mereka termasuk di antara yang melaporkan Comaroff ke pejabat Harvard. Namun terlepas dari peringatan itu, menurut gugatan, kampus justru menyaksikan dosen itu membalas dengan memastikan para mahasiswa akan sulit mendapatkan pekerjaan.
Dalam gugatan tiga mahasiswa mengatakan kelambanan Harvard memungkinkan Comaroff untuk berulang kali dan secara paksa mencium Kilburn, meraba-rabanya di depan umum. Bahkan menggambarkan cara-cara dia akan diperkosa atau dibunuh di Afrika Selatan karena berada dalam hubungan sesama jenis.
Dosen yang bergabung dengan Harvard pada 2012, tidak disebutkan sebagai terdakwa. Pengacaranya, Norman Zalkind, Janet Halley, dan Ruth O’Meara-Costello, dalam sebuah pernyataan bersama mengatakan dia dengan tegas menyangkal pernah melecehkan atau membalas terhadap mahasiswa mana pun. Sedangkan Harvard tidak berkomentar.
Pada Januari, Comaroff mengambil cuti untuk semester musim semi dan kampus melarang mengajar mata kuliah wajib setelah mendapati terlibat dalam perilaku verbal yang melanggar kebijakan pelecehan seksual dan perilaku profesional. Sanksi tersebut telah memecah komunitas Harvard, dengan hampir 40 anggota fakultas menandatangani surat terbuka yang mempertanyakan penyelidikan dan menyebutnya sebagai rekan yang sangat baik.
rpblk.

