Sunday, February 15, 2026

Verifikasi Faktual, Komisi I Datangi Rumah Calon Panglima TNI Andika Perkasa

Jakarta, Nawacita – Komisi I DPR RI diagendakan akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap calon tunggal Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mulai hari ini Sabtu 6 November 2021.

Anggota Komisi I DPR RI Syaifullah Tamliha menyampaikan usai dilaksanakan fit and proper test, Komisi I dijadwalkan akan mengunjungi rumah kediaman Andika Perkara untuk verifikasi faktual sebelum keputusan diserahkan pada rapat paripurna yang digelar pada Senin 8 November 2021.

“Kita akan lakukan fit and proper test di Komisi I jam 10.00 WIB, kemudian kami akan melakukan pemeriksaan faktual ke rumah beliau hari Minggu Insyaallah,” kata Tamliha.

- Advertisement -

Lebih lanjut, Politikus Partai PPP ini menjelaskan, selain untuk melakukan verifikasi faktual kedatangan Komisi I ke kediaman Andika Perkasa guna menjalin silahturahmi antara calon Panglima TNI dengan Komisi I, yang mana sebagai mitra kerja di DPR RI.

“Iya kita lihat rumahnya gimana begitu, apa sesuai dengan laporan kekayaan yang disampaikan, kemudian supaya lebih familiar dalam hal ini dengan Komisi I,” jelasnya.

Selain itu, Tahmila juga menyampaikan mekanisme proses fit and proper test yang akan dijalani Andika Perkasa esok yakni agenda penyampaian visi dan misi sebagai calon tunggal Panglima TNI akan terbuka untuk umum dan dilanjutkan dengan agenda tetutup untuk pembahasan lebih mendalam terkait tugas sebagai Panglima TNI.

“Jam 10.00 WIB, kita ingin merubah suasana fit and proper test kondisi tertutup menjadi semi terbuka, itu artinya dalam sampaikan visi misi dan programnya Pak Andika akan bersifat terbuka rapatnya, kemudian begitu masuki pendalaman karena banyak hal masuk rahasia negara maka akan dinyatakan tertutup, setelah itu para wartawan bisa tanyakan dengan pimpinan rapat sesuai tatib (tata tertib), apa saja yang tertutup,” papar Tamliha.

Terkait kapan akan dilantik sebagai Panglima TNI, Tamliha mengatakan setelah rapat paripurna kemungkinan bisa langsung dilantik, namun semua keputusan berada di tangan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Mungkin saja,  supaya tidak ada persepsi pulbik aneh-aneh ya mungkin sorenya bisa dilantik, terserah Presiden lah,” imbuhnya.

Penulis: Alma Fikhasari

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru