{"id":93379,"date":"2020-06-19T14:06:20","date_gmt":"2020-06-19T07:06:20","guid":{"rendered":"http:\/\/nawacita.co\/?p=93379"},"modified":"2020-06-19T14:17:42","modified_gmt":"2020-06-19T07:17:42","slug":"komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/06\/19\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\/","title":{"rendered":"Komisi X DPR RI: Tidak Kontekstual Menggabung Pelajaran Agama dengan PKn"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta, <a href=\"https:\/\/nawacita.co\/\">Nawacita<\/a> &#8211;\u00a0<\/strong>Anggota Komisi X DPR RI Zainuddin Maliki menilai wacana menggabungkan mata pelajaran agama dengan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) sangat tidak kontekstual, bahkan cenderung ahistoris. Wacana itu muncul saat <em>Focus Group Discussion<\/em> (FGD) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) baru-baru ini.<\/p>\n<p>\u201cKalau ada ide seperti itu, ya tentu tidak kontekstual dan ahistoris. Artinya, pemikiran seperti itu tidak memiliki akar budaya dan akar kehidupan bangsa Indonesia yang religius. Begitu juga kalau isi kurikulumnya pendidikan agama dikurangi jam, agama menjadi digabung dengan budi pekerti, PKn, jamnya menjadi sangat sedikit. Itu tidak mencerminkan akar budaya bangsa,\u201d katanya, Kamis (18\/6\/2020).<\/p>\n<p>Ditegaskan Zainuddin, para <em>Founding Fathers<\/em> Bangsa Indonesia dulu merumuskan Pancasila dan kemudian menempatkan Ketuhanan Yang Maha Esa pada sila pertama, itu berangkat dari peta dan akar budaya bangsa Indonesia yang religius. Memang ada negara-negara barat yang menjadikan agama tidak sebagai mata pelajaran, tetapi itu kan akar budayanya berbeda dengan yang dimiliki bangsa Indonesia.<\/p>\n<p>&#8220;Ketika saya ke SMA Trinity di London, saya memperoleh penjelasan di sana bahwa pelajaran agama itu diajarkan di Inggris mulai SD sampai Perguruan Tinggi. Pelajaran agama diajarkan selama itu. Saya pulang itu membawa buku pelajaran agama untuk SMP. Karena siswanya banyak, agamanya berbeda-beda, maka di dalam bukunya itu ada pelajaran agama yang macam-macam tetapi di satu buku pelajaran agama. Di dalamnya ada pelajaran agama Kristen, Katolik, Konghucu, Islam, Hindu, Budha, dan agama lainnya dalam satu buku,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Menurut politisi PAN itu, Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) sebenarnya juga mengacu konsep seperti itu. Dalam mata pelajaran agama, siswa diajarkan sesuai agamanya. Misalnya, di Madrasah ada anak Katolik, tetap harus dijarkan agama Katolik walaupun dia hanya sendiri. Begitu juga sebaliknya, kalau ada orang Islam sekolah di sekolah Katolik, maka harus mengajarkan agama Islam untuk siswa tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Begitulah yang terjadi di Inggris. Nah, Inggris saja menempatkan agama secara khusus seperti itu. Lah, Indonesia yang punya akar budaya bangsa yang religius, saya kira pelajaran agama harus mendapatkan porsi yang proporsional di dalam kurikulum kita. Karena gagasan ini belum digulirkan dan konsepnya belum menjadi konsumsi publik, saya kira jangan ada pemikiran kurikulum itu disusun tidak berangkat dari akar budaya bangsa yang religius,\u201d ungkap legislator dapil Jawa Timur X itu.<\/p>\n<p>Dpr.go.id<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, Nawacita &#8211;\u00a0Anggota Komisi X DPR RI Zainuddin Maliki menilai wacana menggabungkan mata pelajaran agama dengan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) sangat tidak kontekstual, bahkan cenderung ahistoris. Wacana itu muncul saat Focus Group Discussion (FGD) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) baru-baru ini. \u201cKalau ada ide seperti itu, ya tentu tidak kontekstual dan ahistoris. Artinya, pemikiran seperti itu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":93384,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[491],"tags":[16940,33729],"class_list":{"0":"post-93379","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-senayan","8":"tag-dpr","9":"tag-komisi-x"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Komisi X DPR RI: Tidak Kontekstual Menggabung Pelajaran Agama dengan PKn<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"DPR RI Zainuddin Maliki menilai wacana menggabungkan mata pelajaran agama dengan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) sangat ...\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/06\/19\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Komisi X DPR RI: Tidak Kontekstual Menggabung Pelajaran Agama dengan PKn\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"DPR RI Zainuddin Maliki menilai wacana menggabungkan mata pelajaran agama dengan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) sangat ...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/06\/19\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-06-19T07:06:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-06-19T07:17:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/ENO_5277.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"427\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/06\\\/19\\\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/06\\\/19\\\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\"},\"headline\":\"Komisi X DPR RI: Tidak Kontekstual Menggabung Pelajaran Agama dengan PKn\",\"datePublished\":\"2020-06-19T07:06:20+00:00\",\"dateModified\":\"2020-06-19T07:17:42+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/06\\\/19\\\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\\\/\"},\"wordCount\":367,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/06\\\/19\\\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/06\\\/ENO_5277.jpg\",\"keywords\":[\"DPR\",\"Komisi X\"],\"articleSection\":[\"SENAYAN\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/06\\\/19\\\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/06\\\/19\\\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/06\\\/19\\\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\\\/\",\"name\":\"Komisi X DPR RI: Tidak Kontekstual Menggabung Pelajaran Agama dengan PKn\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/06\\\/19\\\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/06\\\/19\\\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/06\\\/ENO_5277.jpg\",\"datePublished\":\"2020-06-19T07:06:20+00:00\",\"dateModified\":\"2020-06-19T07:17:42+00:00\",\"description\":\"DPR RI Zainuddin Maliki menilai wacana menggabungkan mata pelajaran agama dengan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) sangat ...\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/06\\\/19\\\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/06\\\/19\\\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/06\\\/19\\\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/06\\\/ENO_5277.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/06\\\/ENO_5277.jpg\",\"width\":640,\"height\":427,\"caption\":\"Foto: Anggota Komisi X DPR RI Zainuddin Maliki\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/06\\\/19\\\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Komisi X DPR RI: Tidak Kontekstual Menggabung Pelajaran Agama dengan PKn\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nawacitaco-1763136813898723\\\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\",\"name\":\"redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"redaksi\"},\"sameAs\":[\"nawacitaportal\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Komisi X DPR RI: Tidak Kontekstual Menggabung Pelajaran Agama dengan PKn","description":"DPR RI Zainuddin Maliki menilai wacana menggabungkan mata pelajaran agama dengan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) sangat ...","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/06\/19\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Komisi X DPR RI: Tidak Kontekstual Menggabung Pelajaran Agama dengan PKn","og_description":"DPR RI Zainuddin Maliki menilai wacana menggabungkan mata pelajaran agama dengan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) sangat ...","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/06\/19\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2020-06-19T07:06:20+00:00","article_modified_time":"2020-06-19T07:17:42+00:00","og_image":[{"width":640,"height":427,"url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/ENO_5277.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"redaksi","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/06\/19\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/06\/19\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\/"},"author":{"name":"redaksi","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57"},"headline":"Komisi X DPR RI: Tidak Kontekstual Menggabung Pelajaran Agama dengan PKn","datePublished":"2020-06-19T07:06:20+00:00","dateModified":"2020-06-19T07:17:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/06\/19\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\/"},"wordCount":367,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/06\/19\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/ENO_5277.jpg","keywords":["DPR","Komisi X"],"articleSection":["SENAYAN"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/06\/19\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/06\/19\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/06\/19\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\/","name":"Komisi X DPR RI: Tidak Kontekstual Menggabung Pelajaran Agama dengan PKn","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/06\/19\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/06\/19\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/ENO_5277.jpg","datePublished":"2020-06-19T07:06:20+00:00","dateModified":"2020-06-19T07:17:42+00:00","description":"DPR RI Zainuddin Maliki menilai wacana menggabungkan mata pelajaran agama dengan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) sangat ...","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/06\/19\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/06\/19\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/06\/19\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\/#primaryimage","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/ENO_5277.jpg","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/ENO_5277.jpg","width":640,"height":427,"caption":"Foto: Anggota Komisi X DPR RI Zainuddin Maliki"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/06\/19\/komisi-x-dpr-ri-tidak-kontekstual-menggabung-pelajaran-agama-dengan-pkn\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Komisi X DPR RI: Tidak Kontekstual Menggabung Pelajaran Agama dengan PKn"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57","name":"redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","caption":"redaksi"},"sameAs":["nawacitaportal","https:\/\/x.com\/nawacit4"],"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/ENO_5277.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93379","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=93379"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93379\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/93384"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=93379"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=93379"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=93379"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}