{"id":91168,"date":"2020-05-27T17:32:12","date_gmt":"2020-05-27T10:32:12","guid":{"rendered":"http:\/\/nawacita.co\/?p=91168"},"modified":"2020-05-27T17:32:12","modified_gmt":"2020-05-27T10:32:12","slug":"istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/27\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\/","title":{"rendered":"Istilah New Normal Punya Arti Tersendiri"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta, Nawacita &#8211;<\/strong>Apa arti new normal? Istilah new normal yang belakangan ini banyak disebut itu punya arti tersendiri dalam bahasa Indonesia.<\/p>\n<p>Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Badan Bahasa merilis arti new normal dalam bahasa Indonesia. Badan Bahasa Kemendikbud mengungkapkan arti new normal tersebut melalui postingan di Instagram pada Selasa (27\/5\/2020).<\/p>\n<p>&#8220;Kenormalan baru merupakan padanan dari istilah bahasa Inggris new normal,&#8221; tulis akun Instagram @badanbahasakemendikbud.<\/p>\n<div class=\"clearfix\">Apa itu kenormalan baru? &#8220;Kenormalan baru: keadaan normal yang baru (belum pernah ada sebelumnya).<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Badan Bahasa Kemendikbud juga menjelaskan pandemi Corona mengharuskan masyarakat beradaptasi dengan kenormalan baru. Misalnya saja memakai masker ketika keluar rumah, selalu mencuci tangan dan menjaga jarak fisik ketika berada di tempat yang ramai.<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>Pemerintah sendiri saat ini juga sudah menyiapkan &#8216;aturan&#8217; untuk menjalani new normal atau kernomalan baru. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto telah menyiapkan protokol kesehatan terkait kehidupan ne normal lewat Surat Edaran nomor HK.02.01\/MENKES\/335\/2020 tentang pencegahan penularan virus Corona di tempat kerja sektor usaha dan perdagangan dalam mendukung keberlangsungan usaha.<\/p>\n<p>&#8220;Perlu dilakukan pengaturan pencegahan penularan COVID-19 terhadap pengelola tempat kerja, pelaku usaha, pekerja, pelanggan\/konsumen dan masyarakat yang terlibat pada sektor jasa dan perdagangan (area publik) melalui adaptasi perubahan pola hidup pada situasi COVID-19 (New Normal). Dengan menerapkan protokol ini diharapkan dapat meminimalisir risiko dan dampak pandemi COVID-19 pada usaha sektor jasa dan perdagangan (area publik) dimana terdapat potensi penularan COVID-19 akibat berkumpulnya sejumlah\/banyak orang dalam satu lokasi,&#8221; demikian hal yang menjadi alasan Terawan dalam mengeluarkan surat edaran ini.<\/p>\n<p>Berikut pengaturan pencegahan penularan COVID-19 dalam menghadapi new normal atau kenormalan baru:<\/p>\n<p><strong>1. Bagi Pengurus atau Pengelola Tempat Kerja\/Pelaku Usaha pada Sektor Jasa dan<\/strong><br \/>\n<strong>Perdagangan (Area Publik)<\/strong><\/p>\n<p>a. Melakukan pembersihan dan disinfeksi secara berkala di area kerja dan area<br \/>\npublik (mendisinfeksi fasilitas umum yang sering disentuh publik setiap 4 jam<br \/>\nsekali).<br \/>\nb. Menyediakan fasilitas cuci tangan yang memadai dan mudah diakses oleh<br \/>\npekerja dan konsumen\/pelaku usaha.<br \/>\nc. Pastikan pekerja memahami perlindungan diri dari penularan COVID-19<br \/>\ndengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).<br \/>\nd. Melakukan pengecekan suhu badan bagi seluruh pekerja sebelum mulai<br \/>\nbekerja dan konsumen\/pelaku usaha di pintu masuk. Jika ditemukan pekerja<br \/>\ndengan suhu &gt;37,30C (2 kali pemeriksaan dengan jarak 5 menit), tidak<br \/>\ndiperkenankan masuk dan diminta untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.<br \/>\ne. Mewajibkan pekerja dan pengunjung menggunakan masker.<br \/>\nf. Memasang media informasi untuk mengingatkan pekerja, pelaku usaha,<br \/>\npelanggan\/konsumen dan pengunjung agar mengikuti ketentuan pembatasan<br \/>\njarak fisik dan mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir\/hand sanitizer<br \/>\nserta kedisiplinan menggunakan masker.<br \/>\ng. Melakukan pembatasan jarak fisik minimal 1 meter:<br \/>\n1) Memberikan tanda khusus yang ditempatkan di lantai area padat<br \/>\npekerja seperti ruang ganti, lift, dan area lain sebagai pembatas jarak<br \/>\nantar pekerja.<br \/>\n2) Pengaturan jumlah pekerja yang masuk agar memudahkan penerapan<br \/>\nmenjaga jarak.<br \/>\n3) Pengaturan meja kerja, tempat duduk dengan jarak minimal 1 meter.<br \/>\nh. Melakukan upaya untuk meminimalkan kontak dengan pelanggan:<br \/>\n1) Menggunakan pembatas\/partisi (misalnya flexy glass) di meja atau<br \/>\ncounter sebagai perlindungan tambahan untuk pekerja (kasir, customer<br \/>\nservice dan lain-lain).<br \/>\n2) Mendorong penggunaan metode pembayaran non tunai (tanpa kontak<br \/>\ndan tanpa alat bersama).<br \/>\ni. Mencegah kerumunan pelanggan, dapat dilakukan dengan cara:<br \/>\n1) Mengontrol jumlah pelaku usaha\/pelanggan yang dapat masuk ke<br \/>\nsarana ritel untuk membatasi akses dan menghindari kerumunan.<br \/>\n2) Menerapkan sistem antrian di pintu masuk dan menjaga jarak minimal 1<br \/>\nmeter.<br \/>\n3) Memberikan tanda di lantai untuk memfasilitasi kepatuhan jarak fisik,<br \/>\nkhususnya di daerah yang paling ramai, seperti kasir dan customer<br \/>\nservice.<br \/>\n4) Menerima pesanan secara daring atau melalui telepon untuk<br \/>\nmeminimalkan pertemuan langsung dengan pelanggan. Jika<br \/>\nmemungkinkan, dapat menyediakan layanan pesan antar (delivery<br \/>\nservices) atau dibawa pulang secara langsung (take away).<br \/>\n5) Menetapkan jam layanan, sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan<br \/>\npemerintah daerah setempat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n<p><strong>2. Bagi Pekerja<\/strong><\/p>\n<p>a. Pastikan dalam kondisi sehat sebelum berangkat bekerja. Pekerja yang<br \/>\nmengalami gejala seperti demam\/batuk\/pilek\/sakit tenggorokan disarankan<br \/>\nuntuk tidak masuk bekerja dan memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan<br \/>\nkesehatan jika diperlukan.<br \/>\nb. Jaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan<br \/>\nair mengalir, atau menggunakan hand sanitizer.<br \/>\nc. Hindari tangan menyentuh area wajah seperti mata, hidung atau mulut.<br \/>\nd. Tetap memperhatikan jaga jarak\/physical distancing minimal 1 meter saat<br \/>\nberhadapan dengan pelaku usaha atau rekan kerja pada saat bertugas.<br \/>\ne. Menggunakan pakaian khusus kerja dan mengganti pakaian saat selesai<br \/>\nbekerja.<br \/>\nf. Gunakan masker saat berangkat dan pulang dari tempat kerja serta selama<br \/>\nberada di tempat kerja.<br \/>\ng. Segera mandi dan berganti pakaian sebelum kontak dengan anggota<br \/>\nkeluarga di rumah. Bersihkan handphone, kacamata, tas, dan barang lainnya<br \/>\ndengan cairan desinfektan.<\/p>\n<p><strong>3. Bagi Konsumen\/Pelanggan<\/strong><\/p>\n<p>a. Selalu menggunakan masker selama berada di area publik<br \/>\nb. Jaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan<br \/>\nair mengalir atau menggunakan hand sanitizer.<br \/>\nc. Hindari menyentuh area wajah seperti mata, hidung dan mulut.<br \/>\nd. Tetap memperhatikan jaga jarak\/physical distancing minimal 1 meter dengan<br \/>\norang lain.<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, Nawacita &#8211;Apa arti new normal? Istilah new normal yang belakangan ini banyak disebut itu punya arti tersendiri dalam bahasa Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Badan Bahasa merilis arti new normal dalam bahasa Indonesia. Badan Bahasa Kemendikbud mengungkapkan arti new normal tersebut melalui postingan di Instagram pada Selasa (27\/5\/2020). &#8220;Kenormalan baru merupakan padanan dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":91149,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[33001,3436,32791],"class_list":{"0":"post-91168","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-lifestyle","8":"tag-arti-new-normal","9":"tag-lifestyle-2","10":"tag-new-normal"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Istilah New Normal Punya Arti Tersendiri - Nawacita<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"new normal? Istilah new normal yang belakangan ini banyak disebut itu\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/27\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Istilah New Normal Punya Arti Tersendiri - Nawacita\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"new normal? Istilah new normal yang belakangan ini banyak disebut itu\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/27\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-05-27T10:32:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/A37A01BD-B2E3-42DF-9594-7C4C4754B7F7.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"840\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"411\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/05\\\/27\\\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/05\\\/27\\\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\"},\"headline\":\"Istilah New Normal Punya Arti Tersendiri\",\"datePublished\":\"2020-05-27T10:32:12+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/05\\\/27\\\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\\\/\"},\"wordCount\":778,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/05\\\/27\\\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/05\\\/A37A01BD-B2E3-42DF-9594-7C4C4754B7F7.jpeg\",\"keywords\":[\"Arti New Normal\",\"lifestyle\",\"New Normal\"],\"articleSection\":[\"LifeStyle\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/05\\\/27\\\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/05\\\/27\\\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/05\\\/27\\\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\\\/\",\"name\":\"Istilah New Normal Punya Arti Tersendiri - Nawacita\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/05\\\/27\\\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/05\\\/27\\\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/05\\\/A37A01BD-B2E3-42DF-9594-7C4C4754B7F7.jpeg\",\"datePublished\":\"2020-05-27T10:32:12+00:00\",\"description\":\"new normal? Istilah new normal yang belakangan ini banyak disebut itu\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/05\\\/27\\\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/05\\\/27\\\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/05\\\/27\\\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/05\\\/A37A01BD-B2E3-42DF-9594-7C4C4754B7F7.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/05\\\/A37A01BD-B2E3-42DF-9594-7C4C4754B7F7.jpeg\",\"width\":840,\"height\":411},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/05\\\/27\\\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Istilah New Normal Punya Arti Tersendiri\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nawacitaco-1763136813898723\\\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\",\"name\":\"redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"redaksi\"},\"sameAs\":[\"nawacitaportal\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Istilah New Normal Punya Arti Tersendiri - Nawacita","description":"new normal? Istilah new normal yang belakangan ini banyak disebut itu","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/27\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Istilah New Normal Punya Arti Tersendiri - Nawacita","og_description":"new normal? Istilah new normal yang belakangan ini banyak disebut itu","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/27\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2020-05-27T10:32:12+00:00","og_image":[{"width":840,"height":411,"url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/A37A01BD-B2E3-42DF-9594-7C4C4754B7F7.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"redaksi","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/27\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/27\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\/"},"author":{"name":"redaksi","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57"},"headline":"Istilah New Normal Punya Arti Tersendiri","datePublished":"2020-05-27T10:32:12+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/27\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\/"},"wordCount":778,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/27\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/A37A01BD-B2E3-42DF-9594-7C4C4754B7F7.jpeg","keywords":["Arti New Normal","lifestyle","New Normal"],"articleSection":["LifeStyle"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/27\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/27\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/27\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\/","name":"Istilah New Normal Punya Arti Tersendiri - Nawacita","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/27\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/27\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/A37A01BD-B2E3-42DF-9594-7C4C4754B7F7.jpeg","datePublished":"2020-05-27T10:32:12+00:00","description":"new normal? Istilah new normal yang belakangan ini banyak disebut itu","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/27\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/27\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/27\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\/#primaryimage","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/A37A01BD-B2E3-42DF-9594-7C4C4754B7F7.jpeg","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/A37A01BD-B2E3-42DF-9594-7C4C4754B7F7.jpeg","width":840,"height":411},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/27\/istilah-new-normal-punya-arti-tersendiri\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Istilah New Normal Punya Arti Tersendiri"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57","name":"redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","caption":"redaksi"},"sameAs":["nawacitaportal","https:\/\/x.com\/nawacit4"],"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/A37A01BD-B2E3-42DF-9594-7C4C4754B7F7.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/91168","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=91168"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/91168\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/91149"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=91168"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=91168"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=91168"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}