{"id":90775,"date":"2020-05-21T09:01:56","date_gmt":"2020-05-21T02:01:56","guid":{"rendered":"http:\/\/nawacita.co\/?p=90775"},"modified":"2020-05-21T09:01:56","modified_gmt":"2020-05-21T02:01:56","slug":"anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/21\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\/","title":{"rendered":"Anggota DPR Klarifikasi Polemik Isu Cetak Uang"},"content":{"rendered":"<h1 class=\"title\" data-reader-unique-id=\"titleElement\"><\/h1>\n<div class=\"metadata singleline\">\n<div class=\"date\" data-reader-unique-id=\"29\">Jakarta, Nawacita \u00a0&#8211; Berbagai argumentasi yang mendesak agar Bank Indonesia melakukan <em data-reader-unique-id=\"2\">Quantitative Easing <\/em>(QE) dengan mencetak sejumlah uang untuk masuk memberi\u00a0Surat Utang Negara di pasar primer, menuai polemik. Pada mulanya, hal tersebut menguat sebagai respon kekhawatiran terjadinya resesi ekonomi yang disebabkan terus berlanjutnya pandemi virus Corona (Covid-19).<\/div>\n<div data-reader-unique-id=\"29\"><\/div>\n<\/div>\n<p data-reader-unique-id=\"4\">Mengklarifiasi\u00a0hal tersebut, Anggota Komisi XI DPR RI Ramson Siagian mengungkap bahwa berdasarkan pembahasan di berbagai rapat-rapat vitual yang telah dilakukan antara Komisi XI DPR RI dengan Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, OJK, dan LPS, tidak semua Anggota DPR RI setuju dengan opsi tersebut.<\/p>\n<p data-reader-unique-id=\"6\">&#8220;Saya termasuk yang tegas menolak usulan cetak uang tersebut, dan memang berkembang argumentasi oleh anggota tertentu seakan-akan kalau\u00a0<em data-reader-unique-id=\"7\">Quantitative Easing<\/em>\u00a0harus melakukan pencetakan uang besar-besaran, yang jumlahnya ratusan bahkan ribuan triliun untuk keperluan stimulus dampak ekonomi Covid-19,&#8221; kata Ramson dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (20\/5\/2020).<\/p>\n<p data-reader-unique-id=\"11\">Meski demikian, Politisi Fraksi Partai Gerindra itu juga menjelaskan bahwa proses perdebatan di rapat-rapat virtual sebagai proses demokrasi. &#8220;Sampai hari ini belum pernah ada rekomendasi resmi kepada Bank Indonesia agar melakukan\u00a0<em data-reader-unique-id=\"12\">Quantitative Easing\u00a0<\/em>dengan mencetak uang,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p data-reader-unique-id=\"14\">Realitas sebenarnya, lanjut Ramson, Komisi XI telah mendesak Kemenkeu, Bank Indonesia, dan OJK untuk melakukan kombinasi antara kebijakan fiskal dan kebijakan moneter, sebagai respons dari perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan domestik. Ini sesuai dengan rapat-rapat yang berlangsung pada November dan Desember 2019 lalu, atau jauh sebelum munculnya Covid-19.<\/p>\n<p data-reader-unique-id=\"16\">Melalui kebijakan tersebut, Ramson menjelaskan, Bank Indonesia melakukan jalur transmisi penurunan acuan suku bunga secara bertahap dan cukup\u00a0signifikan\u00a0yang pelaksanaan di perbankan didukung oleh OJK. Dari sisi kebijakan fiskal, usulan agar Menteri Keuangan bertahap menurunkan tarif pajak penghasilan dan kemudahan perpajakan.<\/p>\n<p data-reader-unique-id=\"18\">&#8220;Kombinasi kebijakan moneter dan kebijakan fiskal tersebut sangat diperlukan untuk merespons potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan domestik pada akhir 2019. Ini antara lain untuk \u00a0mendorong peningkatan konsumsi masyarakat ataupun\u00a0<em data-reader-unique-id=\"19\">domestic consumption<\/em>\u00a0di waktu berikutnya \u00a0dan di satu sisi mendorong penguatan dari sisi <em data-reader-unique-id=\"20\">supply<\/em>,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p data-reader-unique-id=\"22\">Sementara sejak awal Maret 2020, Ramson menilai anatomi perekonomian nasional bergeser dengan cepat dengan bertambahnya belanja negara antara lain peningkatan stimulus dampak Covid-19, tetapi disisi lain potensi berkurangnya penerimaan negara terus berjalan secara signifikan.<\/p>\n<p data-reader-unique-id=\"24\">&#8220;Otomatis defisit fiskal semakin melebar. Menteri Keuangan sempat menyampaikan bahwa defisit fiskal dan defisit APBN 2020 akan mencapai Rp852,9 triliun atau mencapai 5 persen dari PDB. Ini jelasn memerlukan pembiayaan yang besar dan otomatis akan menambah jumlah utang yang besar pula,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p data-reader-unique-id=\"26\">Meski demikan\u00a0hingga saat ini, Ramson mengklarifikasi belum pernah\u00a0ada kesimpulan rapat-rapat virtual Komisi XI DPR RI baik dengan Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, dan Ketua Dewan Komisioner OJK, yang menyebutkan usulan cetak uang kepada BI. Menurutnya proses ini perlu diperjelas setelah sejumlah pengamat dan ekonom, seperti Rizal Ramli, yang membuat persepsi publik.<\/p>\n<p data-reader-unique-id=\"28\">&#8220;Proses ini perlu diperjelas karena belakangan Rizal Ramli dan beberapa ekonom serta pengamat menyampaikan persepsi publik seakan-akan Komisi XI DPR RI yang membuat kesimpulan mengusulkan cetak uang kepada Gubernur BI. Itulah antara lain sebabnya saya menuliskan artikel ini, sudah lama saya mengurangi bicara di publik terkecuali pada rapat-rapat di DPR RI,&#8221; pungkasnya. (alw\/es)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, Nawacita \u00a0&#8211; Berbagai argumentasi yang mendesak agar Bank Indonesia melakukan Quantitative Easing (QE) dengan mencetak sejumlah uang untuk masuk memberi\u00a0Surat Utang Negara di pasar primer, menuai polemik. Pada mulanya, hal tersebut menguat sebagai respon kekhawatiran terjadinya resesi ekonomi yang disebabkan terus berlanjutnya pandemi virus Corona (Covid-19). Mengklarifiasi\u00a0hal tersebut, Anggota Komisi XI DPR RI Ramson [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":90776,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[491],"tags":[32929,5591,32930],"class_list":{"0":"post-90775","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-senayan","8":"tag-cetak-uang","9":"tag-komisi-xi","10":"tag-ramson"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Anggota DPR Klarifikasi Polemik Isu Cetak Uang - Nawacita<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jakarta, Nawacita \u00a0- Berbagai argumentasi yang mendesak agar Bank Indonesia melakukan Quantitative Easing (QE) dengan mencetak sejumlah uang\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/21\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Anggota DPR Klarifikasi Polemik Isu Cetak Uang - Nawacita\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jakarta, Nawacita \u00a0- Berbagai argumentasi yang mendesak agar Bank Indonesia melakukan Quantitative Easing (QE) dengan mencetak sejumlah uang\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/21\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-05-21T02:01:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/69L5Dbkomisi-xi-pertanyakan-strategi-bi-hadapi-krisis-ekonomi.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"780\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"542\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/05\\\/21\\\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/05\\\/21\\\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\"},\"headline\":\"Anggota DPR Klarifikasi Polemik Isu Cetak Uang\",\"datePublished\":\"2020-05-21T02:01:56+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/05\\\/21\\\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\\\/\"},\"wordCount\":491,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/05\\\/21\\\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/05\\\/69L5Dbkomisi-xi-pertanyakan-strategi-bi-hadapi-krisis-ekonomi.jpg\",\"keywords\":[\"Cetak uang\",\"komisi XI\",\"Ramson\"],\"articleSection\":[\"SENAYAN\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/05\\\/21\\\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/05\\\/21\\\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/05\\\/21\\\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\\\/\",\"name\":\"Anggota DPR Klarifikasi Polemik Isu Cetak Uang - Nawacita\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/05\\\/21\\\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/05\\\/21\\\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/05\\\/69L5Dbkomisi-xi-pertanyakan-strategi-bi-hadapi-krisis-ekonomi.jpg\",\"datePublished\":\"2020-05-21T02:01:56+00:00\",\"description\":\"Jakarta, Nawacita \u00a0- Berbagai argumentasi yang mendesak agar Bank Indonesia melakukan Quantitative Easing (QE) dengan mencetak sejumlah uang\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/05\\\/21\\\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/05\\\/21\\\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/05\\\/21\\\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/05\\\/69L5Dbkomisi-xi-pertanyakan-strategi-bi-hadapi-krisis-ekonomi.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/05\\\/69L5Dbkomisi-xi-pertanyakan-strategi-bi-hadapi-krisis-ekonomi.jpg\",\"width\":780,\"height\":542,\"caption\":\"Ramson Komisi XI DPR RI\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2020\\\/05\\\/21\\\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Anggota DPR Klarifikasi Polemik Isu Cetak Uang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nawacitaco-1763136813898723\\\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\",\"name\":\"redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"redaksi\"},\"sameAs\":[\"nawacitaportal\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Anggota DPR Klarifikasi Polemik Isu Cetak Uang - Nawacita","description":"Jakarta, Nawacita \u00a0- Berbagai argumentasi yang mendesak agar Bank Indonesia melakukan Quantitative Easing (QE) dengan mencetak sejumlah uang","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/21\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Anggota DPR Klarifikasi Polemik Isu Cetak Uang - Nawacita","og_description":"Jakarta, Nawacita \u00a0- Berbagai argumentasi yang mendesak agar Bank Indonesia melakukan Quantitative Easing (QE) dengan mencetak sejumlah uang","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/21\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2020-05-21T02:01:56+00:00","og_image":[{"width":780,"height":542,"url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/69L5Dbkomisi-xi-pertanyakan-strategi-bi-hadapi-krisis-ekonomi.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"redaksi","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/21\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/21\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\/"},"author":{"name":"redaksi","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57"},"headline":"Anggota DPR Klarifikasi Polemik Isu Cetak Uang","datePublished":"2020-05-21T02:01:56+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/21\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\/"},"wordCount":491,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/21\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/69L5Dbkomisi-xi-pertanyakan-strategi-bi-hadapi-krisis-ekonomi.jpg","keywords":["Cetak uang","komisi XI","Ramson"],"articleSection":["SENAYAN"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/21\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/21\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/21\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\/","name":"Anggota DPR Klarifikasi Polemik Isu Cetak Uang - Nawacita","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/21\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/21\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/69L5Dbkomisi-xi-pertanyakan-strategi-bi-hadapi-krisis-ekonomi.jpg","datePublished":"2020-05-21T02:01:56+00:00","description":"Jakarta, Nawacita \u00a0- Berbagai argumentasi yang mendesak agar Bank Indonesia melakukan Quantitative Easing (QE) dengan mencetak sejumlah uang","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/21\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/21\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/21\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\/#primaryimage","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/69L5Dbkomisi-xi-pertanyakan-strategi-bi-hadapi-krisis-ekonomi.jpg","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/69L5Dbkomisi-xi-pertanyakan-strategi-bi-hadapi-krisis-ekonomi.jpg","width":780,"height":542,"caption":"Ramson Komisi XI DPR RI"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/05\/21\/anggota-dpr-klarifikasi-polemik-isu-cetak-uang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Anggota DPR Klarifikasi Polemik Isu Cetak Uang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57","name":"redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","caption":"redaksi"},"sameAs":["nawacitaportal","https:\/\/x.com\/nawacit4"],"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/69L5Dbkomisi-xi-pertanyakan-strategi-bi-hadapi-krisis-ekonomi.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90775","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=90775"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90775\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/90776"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=90775"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=90775"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=90775"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}