{"id":87384,"date":"2020-04-13T12:17:09","date_gmt":"2020-04-13T05:17:09","guid":{"rendered":"http:\/\/nawacita.co\/?p=87384"},"modified":"2020-04-13T12:17:09","modified_gmt":"2020-04-13T05:17:09","slug":"bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/","title":{"rendered":"Bentrokan TNI-Polri di Papua Diduga Karena Salah Paham"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAYAPURA, <a href=\"https:\/\/nawacita.co\/\">Nawacita<\/a><\/strong><a href=\"https:\/\/nawacita.co\/\">\u00a0<\/a>&#8211; Tiga anggota\u00a0Polres Mamberamo Raya, Papua meninggal dunia dan dua anggota polisi lainnya luka-luka dalam insiden penembakan yang dilakukan sejumlah prajurit TNI\u00a0Satgas Yonif 755\/ Yalet, Minggu (12\/4\/2020). Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 07.15 WIT di Pos Pam Satgas Yonif 755\/Yalet di Kasonaweja, kabupaten Mamberamo Raya.<\/p>\n<p>Diperoleh informasi, bentrokan TNI-Polri itu berawal dari pengeroyokan terhadap Bripda Petrus Douw, Jumat (10\/4\/2020) sekitar pukul 14.30 WIT. Bripda Petrus Douw saat itu menyewa motor ojek di Pangkalan Ojek Ujung Kampung dari tukang ojek Rahman Sakai, dengan tarif Rp 50.000\/jam.<\/p>\n<p>Pada saat pulang ke pangkalan dan mengembalikan motor kepada pemilik motor,\u00a0 Bripda Petrus Douw memberikan uang\u00a0 sebesar Rp50.000 untuk membayar ongkos sewa ojek. Namun, pengemudi ojek Rahman tidak terima karena Bripda Petrus Douw menyewa\u00a0motor sudah tiga jam sehingga terjadi pertengkaran mulut.<\/p>\n<p>&#8220;Karena terjadi pertengkaran mulut teman teman pangkalan ojek menghubungi anggota Satgas Yonif 755 dan melaporkan kejadian tersebut. Anggota Satgas Yonif 755 sekitar 10 orang mencari Bripda Petrus Douw dan mengeroyok korban,\u201d ucap sumber wartawan.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/02\/29\/bentrokan-antar-kelompok-pemuda-di-baubau-brimob-tni-diterjunkan\/\">Bentrokan Antar Kelompok Pemuda di Baubau, Brimob-TNI Diterjunkan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Pasca kejadian, Kapolres Mamberamo Raya, AKBP Alexander Louw, Sabtu, (11\/4\/2020) mengunjungi Bripda Petrus Douw di rumahnya. Kapolres menyampaikan kepada anggotanya agar tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan karena Kapolres sudah melakukan koordinasi dengan Dandim Kodim 1712\/Sarmi, Pabung Mamberamo Raya, Danpos\u00a0 755 untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.<\/p>\n<p>Namun , tanpa sepengatahun kapolres, sebanyak 20 anggota Polres Mamberamo Raya, berkumpul di Pelabuhan Burmeso dan bergerak mendatangi Pos Pam Satgas 755 di Kasonaweja, Minggu (12\/4\/2020). Mereka bermaksud menyelesaikan permasalahan pengeroyokan terhadap Bripda Petrus Douwyang dilakukan anggota Satgas Yonif 755 sehari sebelumnya.<\/p>\n<p>Namun setelah Bripka John Tahapari dan anggota Polres Mamberamo Raya tiba di Pos kemudian Bripka John Tahapari menanyakan sebab pemukulan terhadap Bripda Petrus Douw, anggota Pos Satgas Yonif 755 Walet tidak terima dan langsung memukul Bripka John Tahapari. Selanjutnya anggota Pos mengeluarkan senjata dan mengejar serta menembaki secara brutal terhadap anggota Polres Mamberamo Raya.<\/p>\n<p>Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Achmad Mustofa Kamal mengatakan,\u00a0bentrok TNI-Polri\u00a0berawal dari adanya kesalahpahaman kedua belah pihak.\u00a0Kejadian terjadi pada Minggu (12\/4\/2020), pukul 07.40 WIT di pertigaan Jalan Pemda I Kampung Kasonaweja, Distrik Mamberamo Tengah Kabupaten Mamberamo Raya.<\/p>\n<p>&#8220;Peristiwa naas itu berawal akibat\u00a0 terjadinya kesalahpahaman antara oknum anggota Satgas Pamrahwan Yonif 755\/20\/3-Kostrad dengan anggota Polres Mamberamo Raya.&#8221;ungkap Kamal dalam keterangan pers Humas Polda Papua di Jayapura, Minggu (12\/4\/2020).\u00a0Akibat kesalahpahaman tersebut menurut Kamal,\u00a0 3 orang anggota Polri meninggal dunia dan dua anggota Polri lainnya mengalami luka-luka.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/02\/19\/bentrokan-debt-collector-dan-ojek-online-di-rawamangun\/\">Bentrokan Debt Collector dan Ojek Online di Rawamangun<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Korban atas nama Briptu Marcelino Rumaikewi, anggota Satuan Reskrim Polres Mamberamo Raya, mengalami luka tembak pada leher bagian kanan sebanyak 1 kali, Bripda Yosias Dibangga, anggota Satuan Sabhara Polres Mamberamo Raya mengalami luka tembak pada bagian leher kiri 1 kali, dan Briptu Alexander Ndun anggota Reskrim Polres Mamberamo Raya, mengalami luka tembak pada paha kiri,&#8221; kata Kombes Pol Kamal.<\/p>\n<p>Lalu 2 anggota Polri lainnya mengalami luka-luka akibat terkena tembakan, atas nama Bripka Alva Titaley, anggota Reskrim Polsek Mamteng, mengalami luka tembak pada paha kiri sebanyak 1 kali, serta Brigpol Robert Marien anggota SPKT mengalami luka tembak pada punggung belakang sebanyak 3 kali.<\/p>\n<p>&#8220;Lima anggota Polri saat ini telah berada di RS Kawera Kasonaweja untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif. Jenazah akan diterbangkan ke Jayapura untuk dilakukan visum di RS Bhayangkara Jayapura,&#8221; ujar Kamal.<\/p>\n<p>Saat ini, Pangdam XVII\/Cenderawasih maupun Kapolda Papua sedang menurunkan tim gabungan untuk melakukan penyelidikan di TKP dalam rangka mendapatkan keterangan, fakta-fakta kronologis yang sebenarnya.<\/p>\n<p><strong>inws.<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAYAPURA, Nawacita\u00a0&#8211; Tiga anggota\u00a0Polres Mamberamo Raya, Papua meninggal dunia dan dua anggota polisi lainnya luka-luka dalam insiden penembakan yang dilakukan sejumlah prajurit TNI\u00a0Satgas Yonif 755\/ Yalet, Minggu (12\/4\/2020). Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 07.15 WIT di Pos Pam Satgas Yonif 755\/Yalet di Kasonaweja, kabupaten Mamberamo Raya. Diperoleh informasi, bentrokan TNI-Polri itu berawal dari pengeroyokan terhadap [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":87387,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1911],"tags":[20874,18665,31540,129,31541,7773,31542],"class_list":{"0":"post-87384","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-tni-polri","8":"tag-bentrokan","9":"tag-diduga","10":"tag-mamberamo-raya","11":"tag-papua","12":"tag-salah-paham","13":"tag-tni-polri","14":"tag-tukang-ojek"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Bentrokan TNI-Polri di Papua Diduga Karena Salah Paham - Nawacita<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"bentrokan TNI-Polri itu berawal dari pengeroyokan terhadap Bripda Petrus Douw, Jumat (10\/4\/2020) sekitar pukul 14.30 ...\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bentrokan TNI-Polri di Papua Diduga Karena Salah Paham - Nawacita\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"bentrokan TNI-Polri itu berawal dari pengeroyokan terhadap Bripda Petrus Douw, Jumat (10\/4\/2020) sekitar pukul 14.30 ...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-04-13T05:17:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/5e82df33c7246.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/\"},\"author\":{\"name\":\"redaksi\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\"},\"headline\":\"Bentrokan TNI-Polri di Papua Diduga Karena Salah Paham\",\"datePublished\":\"2020-04-13T05:17:09+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/\"},\"wordCount\":557,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/5e82df33c7246.jpg\",\"keywords\":[\"Bentrokan\",\"Diduga\",\"Mamberamo Raya\",\"papua\",\"Salah Paham\",\"TNI - POLRI\",\"tukang ojek\"],\"articleSection\":[\"TNI-POLRI\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/\",\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/\",\"name\":\"Bentrokan TNI-Polri di Papua Diduga Karena Salah Paham - Nawacita\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/5e82df33c7246.jpg\",\"datePublished\":\"2020-04-13T05:17:09+00:00\",\"description\":\"bentrokan TNI-Polri itu berawal dari pengeroyokan terhadap Bripda Petrus Douw, Jumat (10\/4\/2020) sekitar pukul 14.30 ...\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/5e82df33c7246.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/5e82df33c7246.jpg\",\"width\":600,\"height\":400,\"caption\":\"Bentrok TNI-Polri di Papua Diduga Karena Salah Paham.\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/nawacita.co\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bentrokan TNI-Polri di Papua Diduga Karena Salah Paham\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#website\",\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\/\/x.com\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\",\"name\":\"redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"redaksi\"},\"sameAs\":[\"nawacitaportal\",\"https:\/\/x.com\/nawacit4\"],\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/redaksi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bentrokan TNI-Polri di Papua Diduga Karena Salah Paham - Nawacita","description":"bentrokan TNI-Polri itu berawal dari pengeroyokan terhadap Bripda Petrus Douw, Jumat (10\/4\/2020) sekitar pukul 14.30 ...","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bentrokan TNI-Polri di Papua Diduga Karena Salah Paham - Nawacita","og_description":"bentrokan TNI-Polri itu berawal dari pengeroyokan terhadap Bripda Petrus Douw, Jumat (10\/4\/2020) sekitar pukul 14.30 ...","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2020-04-13T05:17:09+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/5e82df33c7246.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"redaksi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/"},"author":{"name":"redaksi","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57"},"headline":"Bentrokan TNI-Polri di Papua Diduga Karena Salah Paham","datePublished":"2020-04-13T05:17:09+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/"},"wordCount":557,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/5e82df33c7246.jpg","keywords":["Bentrokan","Diduga","Mamberamo Raya","papua","Salah Paham","TNI - POLRI","tukang ojek"],"articleSection":["TNI-POLRI"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/","name":"Bentrokan TNI-Polri di Papua Diduga Karena Salah Paham - Nawacita","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/5e82df33c7246.jpg","datePublished":"2020-04-13T05:17:09+00:00","description":"bentrokan TNI-Polri itu berawal dari pengeroyokan terhadap Bripda Petrus Douw, Jumat (10\/4\/2020) sekitar pukul 14.30 ...","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/#primaryimage","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/5e82df33c7246.jpg","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/5e82df33c7246.jpg","width":600,"height":400,"caption":"Bentrok TNI-Polri di Papua Diduga Karena Salah Paham."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2020\/04\/13\/bentrokan-tni-polri-di-papua-diduga-karena-salah-paham\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bentrokan TNI-Polri di Papua Diduga Karena Salah Paham"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57","name":"redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","caption":"redaksi"},"sameAs":["nawacitaportal","https:\/\/x.com\/nawacit4"],"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/5e82df33c7246.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/87384","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=87384"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/87384\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/87387"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=87384"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=87384"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=87384"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}