{"id":5827,"date":"2017-05-08T10:01:59","date_gmt":"2017-05-08T03:01:59","guid":{"rendered":"http:\/\/nawacita.co\/?p=5827"},"modified":"2017-05-08T10:01:59","modified_gmt":"2017-05-08T03:01:59","slug":"kpk-nilai-alasan-praperadilan-miryam-keliru-ini-alasannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/05\/08\/kpk-nilai-alasan-praperadilan-miryam-keliru-ini-alasannya\/","title":{"rendered":"KPK Nilai Alasan Praperadilan Miryam Keliru, Ini Alasannya"},"content":{"rendered":"<div class=\"read__content\">\n<p><strong>JAKARTA, <a href=\"https:\/\/nawacita.co\/\">Nawacita <\/a><\/strong>&#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menganggap alasan yang digunakan anggota Komisi II DPR periode 2009-2014 Miryam S Haryani dalam mengajukan gugatan praperadilan tidak tepat.<\/p>\n<p>Sebab, penetapan tersangka atas pemberian keterangan palsu pernah dipraktikkan KPK dan diperkuat oleh putusan hakim.<\/p>\n<p>&#8220;Jika alasan yang digunakan adalah KPK tidak berwenang menggunakan Pasal 22 jo Pasal 35 UU Tindak Pidana Korupsi dan dikatakan KPK tidak pernah menggunakan pasal tersebut, tentu keliru,&#8221; ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonformasi, Senin (8\/5\/2017).<\/p>\n<p>Menurut Febri, pada akhir 2015, KPK menerapkan Pasal 22 jo Pasal 35 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dalam penetapan tersangka.<\/p>\n<p>Saat itu, KPK menetapkan Muchtar Effendi sebagai tersangka pemberian keterangan palsu di persidangan. Saat itu, Muchtar bersaksi dalam kasus sengketa Pilkada dengan terdakwa mantan Ketua Mahakamah Konstitusi M Akil Mochtar.<\/p>\n<p>Akibatnya, Muchtar divonis 5 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider tiga bulan penjara. Selain itu, hakim juga mencabut hak mendapatkan remisi dan pembebasan bersyarat.<\/p>\n<p>&#8220;Hingga Mahkamah Agung, terdakwa (Muchtar Effendi) dinyatakan bersalah sampai berkekuatan hukum tetap,&#8221; kata Febri.<\/p>\n<p>Pihak Miryam menganggap KPK tidak berwenang menetapkan Miryam sebagai tersangka atas dugaan memberikan keterangan palsu. Menurut tim pengacara Miryam, kasus hukum kliennya masuk ke wilayah pidana umum.<\/p>\n<p>Pengacara meminta kepada KPK agar tidak melanjutkan proses pemeriksaan terhadap kliennya hingga adanya putusan dari sidang praperadilan.<\/p>\n<p>Dalam kasus ini, Miryam diduga sengaja tidak memberikan keterangan atau memberikan keterangan palsu saat menjadi saksi persidangan kasus dugaan korupsi e-KTP dengan dua terdakwa mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto.<\/p>\n<p>Dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Miryam membantah semua keterangan yang ia sampaikan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) soal pembagian uang hasil korupsi e-KTP.<\/p>\n<p>Meski dikonfrontasi oleh tiga penyidik KPK, Miryam tetap pada keterangannya sejak awal persidangan.<\/p>\n<p>Sumber: kompas<\/p><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, Nawacita &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menganggap alasan yang digunakan anggota Komisi II DPR periode 2009-2014 Miryam S Haryani dalam mengajukan gugatan praperadilan tidak tepat. Sebab, penetapan tersangka atas pemberian keterangan palsu pernah dipraktikkan KPK dan diperkuat oleh putusan hakim. &#8220;Jika alasan yang digunakan adalah KPK tidak berwenang menggunakan Pasal 22 jo Pasal 35 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":{"0":"post-5827","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","6":"category-hukum"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>KPK Nilai Alasan Praperadilan Miryam Keliru, Ini Alasannya - Nawacita.co<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"JAKARTA, Nawacita - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menganggap alasan yang digunakan anggota Komisi II DPR periode 2009-2014 Miryam S Haryani dalam mengajukan gugatan praperadilan tidak tepat.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/05\/08\/kpk-nilai-alasan-praperadilan-miryam-keliru-ini-alasannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"KPK Nilai Alasan Praperadilan Miryam Keliru, Ini Alasannya - Nawacita.co\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA, Nawacita - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menganggap alasan yang digunakan anggota Komisi II DPR periode 2009-2014 Miryam S Haryani dalam mengajukan gugatan praperadilan tidak tepat.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/05\/08\/kpk-nilai-alasan-praperadilan-miryam-keliru-ini-alasannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-05-08T03:01:59+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/05\\\/08\\\/kpk-nilai-alasan-praperadilan-miryam-keliru-ini-alasannya\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/05\\\/08\\\/kpk-nilai-alasan-praperadilan-miryam-keliru-ini-alasannya\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\"},\"headline\":\"KPK Nilai Alasan Praperadilan Miryam Keliru, Ini Alasannya\",\"datePublished\":\"2017-05-08T03:01:59+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/05\\\/08\\\/kpk-nilai-alasan-praperadilan-miryam-keliru-ini-alasannya\\\/\"},\"wordCount\":293,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Hukum\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/05\\\/08\\\/kpk-nilai-alasan-praperadilan-miryam-keliru-ini-alasannya\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/05\\\/08\\\/kpk-nilai-alasan-praperadilan-miryam-keliru-ini-alasannya\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/05\\\/08\\\/kpk-nilai-alasan-praperadilan-miryam-keliru-ini-alasannya\\\/\",\"name\":\"KPK Nilai Alasan Praperadilan Miryam Keliru, Ini Alasannya - Nawacita.co\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2017-05-08T03:01:59+00:00\",\"description\":\"JAKARTA, Nawacita - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menganggap alasan yang digunakan anggota Komisi II DPR periode 2009-2014 Miryam S Haryani dalam mengajukan gugatan praperadilan tidak tepat.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/05\\\/08\\\/kpk-nilai-alasan-praperadilan-miryam-keliru-ini-alasannya\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/05\\\/08\\\/kpk-nilai-alasan-praperadilan-miryam-keliru-ini-alasannya\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/05\\\/08\\\/kpk-nilai-alasan-praperadilan-miryam-keliru-ini-alasannya\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"KPK Nilai Alasan Praperadilan Miryam Keliru, Ini Alasannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nawacitaco-1763136813898723\\\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\",\"name\":\"redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"redaksi\"},\"sameAs\":[\"nawacitaportal\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"KPK Nilai Alasan Praperadilan Miryam Keliru, Ini Alasannya - Nawacita.co","description":"JAKARTA, Nawacita - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menganggap alasan yang digunakan anggota Komisi II DPR periode 2009-2014 Miryam S Haryani dalam mengajukan gugatan praperadilan tidak tepat.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/05\/08\/kpk-nilai-alasan-praperadilan-miryam-keliru-ini-alasannya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"KPK Nilai Alasan Praperadilan Miryam Keliru, Ini Alasannya - Nawacita.co","og_description":"JAKARTA, Nawacita - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menganggap alasan yang digunakan anggota Komisi II DPR periode 2009-2014 Miryam S Haryani dalam mengajukan gugatan praperadilan tidak tepat.","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/05\/08\/kpk-nilai-alasan-praperadilan-miryam-keliru-ini-alasannya\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2017-05-08T03:01:59+00:00","author":"redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"redaksi","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/05\/08\/kpk-nilai-alasan-praperadilan-miryam-keliru-ini-alasannya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/05\/08\/kpk-nilai-alasan-praperadilan-miryam-keliru-ini-alasannya\/"},"author":{"name":"redaksi","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57"},"headline":"KPK Nilai Alasan Praperadilan Miryam Keliru, Ini Alasannya","datePublished":"2017-05-08T03:01:59+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/05\/08\/kpk-nilai-alasan-praperadilan-miryam-keliru-ini-alasannya\/"},"wordCount":293,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"articleSection":["Hukum"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/05\/08\/kpk-nilai-alasan-praperadilan-miryam-keliru-ini-alasannya\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/05\/08\/kpk-nilai-alasan-praperadilan-miryam-keliru-ini-alasannya\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/05\/08\/kpk-nilai-alasan-praperadilan-miryam-keliru-ini-alasannya\/","name":"KPK Nilai Alasan Praperadilan Miryam Keliru, Ini Alasannya - Nawacita.co","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"datePublished":"2017-05-08T03:01:59+00:00","description":"JAKARTA, Nawacita - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menganggap alasan yang digunakan anggota Komisi II DPR periode 2009-2014 Miryam S Haryani dalam mengajukan gugatan praperadilan tidak tepat.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/05\/08\/kpk-nilai-alasan-praperadilan-miryam-keliru-ini-alasannya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/05\/08\/kpk-nilai-alasan-praperadilan-miryam-keliru-ini-alasannya\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/05\/08\/kpk-nilai-alasan-praperadilan-miryam-keliru-ini-alasannya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"KPK Nilai Alasan Praperadilan Miryam Keliru, Ini Alasannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57","name":"redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","caption":"redaksi"},"sameAs":["nawacitaportal","https:\/\/x.com\/nawacit4"],"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5827","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5827"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5827\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5827"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5827"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5827"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}