{"id":4873,"date":"2017-04-04T22:15:52","date_gmt":"2017-04-04T15:15:52","guid":{"rendered":"http:\/\/nawacita.co\/2017\/04\/04\/presiden-perlu-mengevaluasi-sektor-pertahanan-secara-menyeluruh\/"},"modified":"2017-04-04T22:15:52","modified_gmt":"2017-04-04T15:15:52","slug":"presiden-perlu-mengevaluasi-sektor-pertahanan-secara-menyeluruh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/04\/04\/presiden-perlu-mengevaluasi-sektor-pertahanan-secara-menyeluruh\/","title":{"rendered":"Presiden Perlu Mengevaluasi Sektor Pertahanan Secara Menyeluruh"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-size: 16px; font-weight: 700; color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial; line-height: 24px; widows: 1; background-color: rgb(255, 255, 255);\">Jakarta, Nawacita &#8211;&nbsp;<\/span><span style=\"font-size: 16px; color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial; line-height: 24px; widows: 1; background-color: rgb(255, 255, 255);\">Pembelian hingga perawatan alat utama sistem pertahanan (alutsista) masih sangat rentan korupsi. Guna meminimalisasi persoalan tersebut, Presiden Joko Widodo perlu mengevaluasi sektor pertahanan secara menyeluruh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px; widows: 1; background-color: rgb(255, 255, 255);\">Direktur Eksekutif Imparsial Al Araf mengatakan pola korupsi yang biasa terjadi di sektor itu di antaranya penggelembungan harga, pembelian alutsista under spek, serta pemangkasan biaya perawatan.<\/span><span style=\"color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px; widows: 1; background-color: rgb(255, 255, 255);\"><span style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\">Fakta itu diperkuat hasil Government Defence Anti-Corruption Index yang dirilis Transparency Internasional pada 2015. Indonesia berada pada posisi buruk lantaran sektor pertahanan dinilai sangat rentan korupsi.<\/span><br style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\"><br style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\"><span style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\">&#8220;Pemerintah Indonesia ditempatkan pada grade D yang berarti sangat tinggi terjadinya korupsi di sektor pertahanan. Problemnya disebabkan karena dua hal utama, yakni lemahnya kapasitas internal dalam proses pengadaan alutsista, serta transparansi dan akuntabilitas dalam proses pengadaan alutsista yang lemah,&#8221; kata Al Araf disela diskusi Membongkar Korupsi Alutsista di kantor Imparsial, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa 4 April 2017.<\/span><br style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\"><br style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\"><span style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\">Menurutnya, ada lima hal yang menyebabkan terjadinya korupsi alutsista. Pertama, tertutupnya ruang bagi lembaga independen, seperti KPK untuk mengusut dan menginvestigasi kasus yang diduga melibatkan tentara. Maklum, reformasi Peradilan Militer melalui revisi UU Nomor 31 Tahun 1999 hingga saat ini belum selesai dilakukan.<\/span><br style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\"><br style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\"><span style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\">Kedua, pelibatan pihak ketiga (broker) dalam pengadaan alutsista menjadi salah satu penyebab utama korupsi, seperti kasus PT PAL Indonesia terkait penjualan kapal Strategic Sealift Vessel (SSV) kepada Filipina, dan pembelian jet tempur Sukhoi.<\/span><br style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\"><br style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\"><span style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\">&#8220;Ketiga, pembelian alutsista bekas membuka ruang terjadinya skandal korupsi,. Apalagi pembelian itu sulit untuk dimonitoring khususnya terkait dengan proses retrovit. Keempat, dalih tentang rahasia negara dalam pembelian alutsista juga menyulitkan dalam upaya pemberantasan korupsi di sektor ini.&#8221;<\/span><br style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\"><br style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\"><span style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\">Terakhir, terang Al Araf, minimnya pengawasan internal dan eksternal (DPR) dalam proses pengadaan dan pemeliharaan alutsista juga menjadi ruang yang berpotensi terjadinya korupsi di sektor pertahanan.<\/span><br style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\"><br style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\"><span style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\">&#8220;Kami mengapresiasi langkah KPK dalam pengungkapan kasus korupsi di PT PAL. Langkah itu harus ditindaklanjuti dengan membongkar adanya dugaan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini,&#8221; ujar Al Araf.<\/span><br style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\"><br style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\"><span style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\">Senada disampaikan peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Tama S Langkun. Katanya, penangkapan Dirut PT PAL oleh KPK atas kasus dugaan korupsi penjualan kapal SSV membuktikan rentannya sektor pertahanan.<\/span><br style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\"><br style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\"><span style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\">Bahkan, pada 2016 salah satu mantan pejabat di Kementerian Pertahanan, Brigjen Teddy Hernayadi divonis seumur hidup karena mengorupsi alutsista sebesar USD12 juta.<\/span><br style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\"><br style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\"><span style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\">&#8220;Oleh karena itu diperlukan perbaikan dalam mekanisme pengadaan barang dan jasa di internal kementerian. Harus diperhatikan pula batasan mana yang bersifat rahasia atau tertutup, sehingga publik bisa ikut mengontrol,&#8221; terang Tama.<\/span><br style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\"><br style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\"><span style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\">Deputi Sekjen Transparency International Indonesia (TII) Dedi Haryadi menambahkan kecenderungan timbulnya korupsi serupa di sektor pertahanan hanya bisa diatasi apabila ada keseriusan untuk mengedepankan pencegahan.<\/span><br style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\"><br style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\"><span style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\">&#8220;Sekarang ini sudah saatnya penyuplai alutsista dikontrol dengan cara mengembangkan program-program antikorupsi. Indikasi korupsi di perusahaan BUMN patut diwaspadai dan bisa diberdayakan organisasi komite antikorupsi,&#8221; pungkasnya.<\/span><br \/>\n<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: rgb(0, 0, 0); font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px; widows: 1; background-color: rgb(255, 255, 255);\"><span style=\"font-family: Arial; font-size: 16px; line-height: 24px;\">Sumber : metronews<\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, Nawacita &#8211;&nbsp;Pembelian hingga perawatan alat utama sistem pertahanan (alutsista) masih sangat rentan korupsi. Guna meminimalisasi persoalan tersebut, Presiden Joko Widodo perlu mengevaluasi sektor pertahanan secara menyeluruh. Direktur Eksekutif Imparsial Al Araf mengatakan pola korupsi yang biasa terjadi di sektor itu di antaranya penggelembungan harga, pembelian alutsista under spek, serta pemangkasan biaya perawatan.Fakta itu diperkuat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[490],"tags":[],"class_list":{"0":"post-4873","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","6":"category-istana"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Presiden Perlu Mengevaluasi Sektor Pertahanan Secara Menyeluruh - Nawacita<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/04\/04\/presiden-perlu-mengevaluasi-sektor-pertahanan-secara-menyeluruh\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Presiden Perlu Mengevaluasi Sektor Pertahanan Secara Menyeluruh - Nawacita\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jakarta, Nawacita &#8211;&nbsp;Pembelian hingga perawatan alat utama sistem pertahanan (alutsista) masih sangat rentan korupsi. Guna meminimalisasi persoalan tersebut, Presiden Joko Widodo perlu mengevaluasi sektor pertahanan secara menyeluruh. Direktur Eksekutif Imparsial Al Araf mengatakan pola korupsi yang biasa terjadi di sektor itu di antaranya penggelembungan harga, pembelian alutsista under spek, serta pemangkasan biaya perawatan.Fakta itu diperkuat [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/04\/04\/presiden-perlu-mengevaluasi-sektor-pertahanan-secara-menyeluruh\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-04-04T15:15:52+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/04\\\/04\\\/presiden-perlu-mengevaluasi-sektor-pertahanan-secara-menyeluruh\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/04\\\/04\\\/presiden-perlu-mengevaluasi-sektor-pertahanan-secara-menyeluruh\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\"},\"headline\":\"Presiden Perlu Mengevaluasi Sektor Pertahanan Secara Menyeluruh\",\"datePublished\":\"2017-04-04T15:15:52+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/04\\\/04\\\/presiden-perlu-mengevaluasi-sektor-pertahanan-secara-menyeluruh\\\/\"},\"wordCount\":440,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"articleSection\":[\"ISTANA\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/04\\\/04\\\/presiden-perlu-mengevaluasi-sektor-pertahanan-secara-menyeluruh\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/04\\\/04\\\/presiden-perlu-mengevaluasi-sektor-pertahanan-secara-menyeluruh\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/04\\\/04\\\/presiden-perlu-mengevaluasi-sektor-pertahanan-secara-menyeluruh\\\/\",\"name\":\"Presiden Perlu Mengevaluasi Sektor Pertahanan Secara Menyeluruh - Nawacita\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2017-04-04T15:15:52+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/04\\\/04\\\/presiden-perlu-mengevaluasi-sektor-pertahanan-secara-menyeluruh\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/04\\\/04\\\/presiden-perlu-mengevaluasi-sektor-pertahanan-secara-menyeluruh\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2017\\\/04\\\/04\\\/presiden-perlu-mengevaluasi-sektor-pertahanan-secara-menyeluruh\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Presiden Perlu Mengevaluasi Sektor Pertahanan Secara Menyeluruh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nawacitaco-1763136813898723\\\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/599683af640858fd3b790bc37828ba57\",\"name\":\"redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"redaksi\"},\"sameAs\":[\"nawacitaportal\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Presiden Perlu Mengevaluasi Sektor Pertahanan Secara Menyeluruh - Nawacita","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/04\/04\/presiden-perlu-mengevaluasi-sektor-pertahanan-secara-menyeluruh\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Presiden Perlu Mengevaluasi Sektor Pertahanan Secara Menyeluruh - Nawacita","og_description":"Jakarta, Nawacita &#8211;&nbsp;Pembelian hingga perawatan alat utama sistem pertahanan (alutsista) masih sangat rentan korupsi. Guna meminimalisasi persoalan tersebut, Presiden Joko Widodo perlu mengevaluasi sektor pertahanan secara menyeluruh. Direktur Eksekutif Imparsial Al Araf mengatakan pola korupsi yang biasa terjadi di sektor itu di antaranya penggelembungan harga, pembelian alutsista under spek, serta pemangkasan biaya perawatan.Fakta itu diperkuat [&hellip;]","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/04\/04\/presiden-perlu-mengevaluasi-sektor-pertahanan-secara-menyeluruh\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2017-04-04T15:15:52+00:00","author":"redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"redaksi","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/04\/04\/presiden-perlu-mengevaluasi-sektor-pertahanan-secara-menyeluruh\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/04\/04\/presiden-perlu-mengevaluasi-sektor-pertahanan-secara-menyeluruh\/"},"author":{"name":"redaksi","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57"},"headline":"Presiden Perlu Mengevaluasi Sektor Pertahanan Secara Menyeluruh","datePublished":"2017-04-04T15:15:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/04\/04\/presiden-perlu-mengevaluasi-sektor-pertahanan-secara-menyeluruh\/"},"wordCount":440,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"articleSection":["ISTANA"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/04\/04\/presiden-perlu-mengevaluasi-sektor-pertahanan-secara-menyeluruh\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/04\/04\/presiden-perlu-mengevaluasi-sektor-pertahanan-secara-menyeluruh\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/04\/04\/presiden-perlu-mengevaluasi-sektor-pertahanan-secara-menyeluruh\/","name":"Presiden Perlu Mengevaluasi Sektor Pertahanan Secara Menyeluruh - Nawacita","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"datePublished":"2017-04-04T15:15:52+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/04\/04\/presiden-perlu-mengevaluasi-sektor-pertahanan-secara-menyeluruh\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/04\/04\/presiden-perlu-mengevaluasi-sektor-pertahanan-secara-menyeluruh\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2017\/04\/04\/presiden-perlu-mengevaluasi-sektor-pertahanan-secara-menyeluruh\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Presiden Perlu Mengevaluasi Sektor Pertahanan Secara Menyeluruh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/599683af640858fd3b790bc37828ba57","name":"redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a3ea3038dabe75a981e9a69b300b8272c74e0729c55e2f30478cde7add6c42f6?s=96&d=mm&r=g","caption":"redaksi"},"sameAs":["nawacitaportal","https:\/\/x.com\/nawacit4"],"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4873","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4873"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4873\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4873"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4873"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4873"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}