{"id":38593,"date":"2018-08-15T23:13:42","date_gmt":"2018-08-15T16:13:42","guid":{"rendered":"http:\/\/nawacita.co\/?p=38593"},"modified":"2018-08-15T23:13:42","modified_gmt":"2018-08-15T16:13:42","slug":"perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/08\/15\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\/","title":{"rendered":"Perhatian Bagi Perempuan Dalam Konflik Agraria"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta, Nawacita.co &#8211;\u00a0 (15\/08) \u2013 Ketimpangan penguasaan lahan hutan antara yang dikuasai swasta dengan dikelola rakyat ternyata melahirkan banyak konflik agrarian. Dari luas sekitar 42,25 juta hektar hutan yang mendapat ijin usaha, hanya sekitar 4,14% kawasan hutan yang dikuasai masyarakat. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat, dalam tiga tahun terakhir (2015-2017) terjadi 1.361 konflik agrarian di Indonesia.<\/p>\n<p>Konflik ini melibatkan sedikitnya 652.738 keluarga dengan perempuan dan anak terkena dampak paling besar. Sebagai bentuk perhatian terhadap program reforma agraria yang diusung Presiden Joko Widodo tahun 2014, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menyelenggarakan Diskusi Publik \u2018Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan dalam Konflik Agraria\u2019 di Jakarta (15\/8).<\/p>\n<p>\u201cPerempuan dalam kondisi konflik agraria tak hanya berpotensi berhadapan secara fisik dengan aparat keamanan atau pihak swasta, namun terkadang kehilangan sumber kehidupan untuk pemenuhan kebutuhan dan ekonomi keluarga. Dampaknya, beban perempuan meningkat sehingga mereka terpaksa bekerja serabutan, sambil tetap mengerjakan urusan domestik,\u201d ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise saat membuka diskusi publik.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.55.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-38600\" src=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.55-1024x682.jpeg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"426\" srcset=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.55-1024x682.jpeg 1024w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.55-300x200.jpeg 300w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.55-768x512.jpeg 768w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.55-696x464.jpeg 696w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.55-1068x712.jpeg 1068w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.55-630x420.jpeg 630w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.55.jpeg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Menurut Menteri Yohana, perempuan berpotensi menjadi sasaran kekerasan akibat problem agrarian, seperti kekerasan dan penangkapan yang kerap terjadi. \u201cKekerasan tentu menimbulkan dampak yang berbeda dan trauma tersendiri bagi perempuan. Selain itu, dalam upaya penyelesaian konflik, biasanya perempuan dan anak-anak tidak menjadi perhatian penting dan dilibatkan. Bahkan korban belum mendapatkan haknya atas perlindungan dan pemberdayaan dalam konflik,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Padahal, Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2014 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak dalam Konflik Sosial (P3AKS), telah mengamanatkan bahwa perlindungan perempuan dan anak adalah upaya pencegahan dan penanganan dari segala bentuk tindak kekerasan dan pelanggaran hak asasi perempuan dan anak serta memberikan layanan kebutuhan dasar dan spesifik perempuan dan anak dalam penanganan konflik, sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan penanganan konflik. Namun penerapannya masih belum maksimal, sehingga memicu ketidaksetaraan dan ketidakadilan gender.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.17.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-38601\" src=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.17-1024x682.jpeg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"426\" srcset=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.17-1024x682.jpeg 1024w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.17-300x200.jpeg 300w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.17-768x512.jpeg 768w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.17-696x464.jpeg 696w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.17-1068x712.jpeg 1068w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.17-630x420.jpeg 630w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.17.jpeg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<p>\u201cKonflik agraria jangan dilihat sebagai konflik pedesaan atau konflik perkotaan. Namun sebagai masalah kita bersama. Tanah air Indonesia adalah warisan untuk generasi penerus. Saya harapkan diskusi publik ini akan mendalam untuk melihat masalah perempuan dan mendorong hak-hak perempuan terpenuhi dalam konflik sosial khususnya di bidang agraria. Hasil diskusi nanti dapat menjadi referensi bagi pemerintah pusat hingga daerah untuk diharmonisasikan kedalam kebijakan\u201d jelas Menteri Yohana.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.47.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-38599\" src=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.47-1024x682.jpeg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"426\" srcset=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.47-1024x682.jpeg 1024w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.47-300x200.jpeg 300w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.47-768x512.jpeg 768w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.47-696x464.jpeg 696w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.47-1068x712.jpeg 1068w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.47-630x420.jpeg 630w, https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.47.jpeg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Penyelenggaraan diskusi publik ini selain bertujuan untuk mempromosikan peran perempuan sebagai agen perubahan dalam penyelesaian konflik agrarian, menyusun upaya-upaya inovatif, juga untuk mendorong pengkajian ulang dan harmonisasi kebijakan pusat hingga daerah agar berperspektif gender, terutama dalam pertanahan.<\/p>\n<p>(dny)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, Nawacita.co &#8211;\u00a0 (15\/08) \u2013 Ketimpangan penguasaan lahan hutan antara yang dikuasai swasta dengan dikelola rakyat ternyata melahirkan banyak konflik agrarian. Dari luas sekitar 42,25 juta hektar hutan yang mendapat ijin usaha, hanya sekitar 4,14% kawasan hutan yang dikuasai masyarakat. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat, dalam tiga tahun terakhir (2015-2017) terjadi 1.361 konflik agrarian di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":38598,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[492],"tags":[10672,7125,10673],"class_list":{"0":"post-38593","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-menteri","8":"tag-kemenpppa","9":"tag-kpa","10":"tag-p3aks"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Perhatian Bagi Perempuan Dalam Konflik Agraria - Nawacita.co<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"15 Aug 2018 - perempuan dan anak terkena dampak paling besar. Sebagai bentuk perhatian terhadap program reforma agraria yang diusung ...\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/08\/15\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perhatian Bagi Perempuan Dalam Konflik Agraria - Nawacita.co\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"15 Aug 2018 - perempuan dan anak terkena dampak paling besar. Sebagai bentuk perhatian terhadap program reforma agraria yang diusung ...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/08\/15\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-08-15T16:13:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.25.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"853\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Adrianus Deni\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Adrianus Deni\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2018\\\/08\\\/15\\\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2018\\\/08\\\/15\\\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Adrianus Deni\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/92e157bdd66506e1b9ea6938bbc8b1a3\"},\"headline\":\"Perhatian Bagi Perempuan Dalam Konflik Agraria\",\"datePublished\":\"2018-08-15T16:13:42+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2018\\\/08\\\/15\\\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\\\/\"},\"wordCount\":394,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2018\\\/08\\\/15\\\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2018\\\/08\\\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.25.jpeg\",\"keywords\":[\"KemenPPPA\",\"KPA\",\"P3AKS\"],\"articleSection\":[\"MENTERI\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2018\\\/08\\\/15\\\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2018\\\/08\\\/15\\\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2018\\\/08\\\/15\\\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\\\/\",\"name\":\"Perhatian Bagi Perempuan Dalam Konflik Agraria - Nawacita.co\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2018\\\/08\\\/15\\\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2018\\\/08\\\/15\\\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2018\\\/08\\\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.25.jpeg\",\"datePublished\":\"2018-08-15T16:13:42+00:00\",\"description\":\"15 Aug 2018 - perempuan dan anak terkena dampak paling besar. Sebagai bentuk perhatian terhadap program reforma agraria yang diusung ...\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2018\\\/08\\\/15\\\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2018\\\/08\\\/15\\\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2018\\\/08\\\/15\\\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2018\\\/08\\\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.25.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2018\\\/08\\\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.25.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":853},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2018\\\/08\\\/15\\\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perhatian Bagi Perempuan Dalam Konflik Agraria\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nawacitaco-1763136813898723\\\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/92e157bdd66506e1b9ea6938bbc8b1a3\",\"name\":\"Adrianus Deni\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/49cf234447dfb0916f7af408725bb31111f625adaec35efa29d5690f2a429528?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/49cf234447dfb0916f7af408725bb31111f625adaec35efa29d5690f2a429528?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/49cf234447dfb0916f7af408725bb31111f625adaec35efa29d5690f2a429528?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Adrianus Deni\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/nawacita.co\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/author\\\/deni\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perhatian Bagi Perempuan Dalam Konflik Agraria - Nawacita.co","description":"15 Aug 2018 - perempuan dan anak terkena dampak paling besar. Sebagai bentuk perhatian terhadap program reforma agraria yang diusung ...","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/08\/15\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perhatian Bagi Perempuan Dalam Konflik Agraria - Nawacita.co","og_description":"15 Aug 2018 - perempuan dan anak terkena dampak paling besar. Sebagai bentuk perhatian terhadap program reforma agraria yang diusung ...","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/08\/15\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2018-08-15T16:13:42+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":853,"url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.25.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Adrianus Deni","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"Adrianus Deni","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/08\/15\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/08\/15\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\/"},"author":{"name":"Adrianus Deni","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/92e157bdd66506e1b9ea6938bbc8b1a3"},"headline":"Perhatian Bagi Perempuan Dalam Konflik Agraria","datePublished":"2018-08-15T16:13:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/08\/15\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\/"},"wordCount":394,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/08\/15\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.25.jpeg","keywords":["KemenPPPA","KPA","P3AKS"],"articleSection":["MENTERI"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/08\/15\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/08\/15\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/08\/15\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\/","name":"Perhatian Bagi Perempuan Dalam Konflik Agraria - Nawacita.co","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/08\/15\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/08\/15\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.25.jpeg","datePublished":"2018-08-15T16:13:42+00:00","description":"15 Aug 2018 - perempuan dan anak terkena dampak paling besar. Sebagai bentuk perhatian terhadap program reforma agraria yang diusung ...","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/08\/15\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/08\/15\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/08\/15\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\/#primaryimage","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.25.jpeg","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.25.jpeg","width":1280,"height":853},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2018\/08\/15\/perhatian-bagi-perempuan-dalam-konflik-agraria\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perhatian Bagi Perempuan Dalam Konflik Agraria"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/92e157bdd66506e1b9ea6938bbc8b1a3","name":"Adrianus Deni","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/49cf234447dfb0916f7af408725bb31111f625adaec35efa29d5690f2a429528?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/49cf234447dfb0916f7af408725bb31111f625adaec35efa29d5690f2a429528?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/49cf234447dfb0916f7af408725bb31111f625adaec35efa29d5690f2a429528?s=96&d=mm&r=g","caption":"Adrianus Deni"},"sameAs":["http:\/\/nawacita.co"],"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/deni\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/WhatsApp-Image-2018-08-15-at-20.51.25.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38593","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=38593"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38593\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/38598"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=38593"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=38593"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=38593"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}