{"id":285462,"date":"2026-06-20T22:02:13","date_gmt":"2026-06-20T15:02:13","guid":{"rendered":"https:\/\/nawacita.co\/?p=285462"},"modified":"2026-06-20T22:02:13","modified_gmt":"2026-06-20T15:02:13","slug":"sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/06\/20\/sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province\/","title":{"rendered":"Sejarah Gamelan Satukan DIY dan Chili Lewat Sister Province"},"content":{"rendered":"<p><strong>Sejarah Gamelan Satukan DIY dan Chili Lewat Sister Province<\/strong><\/p>\n<p><strong>Yogyakarta,\u00a0 <a href=\"http:\/\/Nawacita.co\">Nawacita<\/a><\/strong>\u00a0 \u2013 Hubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Chili yang telah terjalin sejak abad ke-19 kini memasuki babak baru. Berawal dari sejarah impor tembaga dari Chili untuk pembuatan gamelan pada 1836, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menginisiasi penjajakan kerja sama sister province sebagai langkah memperkuat kolaborasi kedua wilayah di berbagai bidang.<\/p>\n<p>Gagasan tersebut mengemuka saat Sri Sultan menerima kunjungan Duta Besar Chili untuk Indonesia dan ASEAN, H.E. Mario Ignacio Artaza, di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Jumat (19\/6\/2026).<\/p>\n<p>Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang kerja sama yang mencakup pendidikan, penelitian, kebudayaan, mitigasi bencana, hingga pengembangan ekonomi kreatif.<\/p>\n<p>Duta Besar Chili, Mario Ignacio Artaza, menegaskan bahwa jarak geografis yang memisahkan Indonesia dan Chili bukanlah hambatan untuk membangun kemitraan yang lebih erat. Menurutnya, Yogyakarta memiliki posisi penting sebagai pusat kebudayaan Indonesia yang sangat dihormati oleh masyarakat Chili.<\/p>\n<p>&#8220;Ini adalah kebanggaan dan kehormatan untuk berada di sini, di pihak Chili, negara Pasifik, negara yang merasakan sejarah, dan sangat menghormati tradisi Yogyakarta,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Artaza mengungkapkan, hubungan antara Chili dan Indonesia sebenarnya telah terjalin selama lebih dari dua abad. Salah satu bentuk kerja sama yang terus berkembang saat ini adalah kolaborasi akademik antara Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Katolik di Chili.<\/p>\n<p>Kerja sama tersebut meliputi penelitian tentang perubahan iklim, mitigasi gempa bumi, hubungan internasional, biologi, pertanian, hingga penjajakan riset bersama di kawasan Antartika.<\/p>\n<p>Selain itu, kedua negara juga berencana memperluas program pertukaran mahasiswa, dosen, dan peneliti guna memperkuat kapasitas sumber daya manusia.<\/p>\n<p>&#8220;Ada exchange program pertukaran pelajar, mahasiswa, dan periset. Ada banyak ruang kerja sama ke depan yang bisa potensial untuk dikembangkan, ada yang di bidang pertanian, heritage, kemudian di bidang konstruksi,&#8221; jelas Artaza.<\/p>\n<p>Di luar agenda diplomatik, Artaza mengaku memiliki kedekatan emosional dengan Yogyakarta. Ia mengaku senang menikmati suasana kota dengan berjalan kaki, mengagumi seni jalanan, hingga berbelanja produk-produk lokal.<\/p>\n<p>&#8220;Batik yang saya pakai hari ini saya dapat di Yogya. Saya juga sangat suka berjalan kaki menemukan Yogya, melihat lukisan jalanan, dan membeli sandal kulit di Kotagede,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DIY, Ghofar Ismail, mengatakan usulan kerja sama sister province justru datang langsung dari Sri Sultan Hamengku Buwono X dan mendapat sambutan positif dari Pemerintah Chili.<\/p>\n<p>Menurut Ghofar, pihak Kedutaan Besar Chili akan segera mencari wilayah yang memiliki karakteristik dan potensi sebanding dengan Yogyakarta sebagai calon mitra sister province.<\/p>\n<p>&#8220;Tanggapan Ngarsa Dalem sangat bagus. Bahkan, usulan sister province itu justru datang dari beliau sendiri, yang kemudian disambut baik oleh pihak Dubes. Mereka menyatakan akan segera mencarikan counterpart atau mitra wilayah di Chili yang memiliki potensi seimbang dengan Yogyakarta,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Ghofar juga mengungkap fakta historis yang menjadi dasar kuat hubungan kedua wilayah. Pada tahun 1836, Yogyakarta mendatangkan tembaga dari Chili sebagai bahan baku pembuatan gamelan, yang menunjukkan hubungan perdagangan telah terjalin sejak lama.<\/p>\n<p>Menurutnya, sejarah tersebut menjadi modal penting untuk mempererat kerja sama yang lebih luas di masa depan.<\/p>\n<p>Selain memiliki ikatan sejarah, DIY dan Chili juga memiliki kesamaan karakter geografis karena sama-sama berada di kawasan Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik. Kesamaan ini membuka peluang besar untuk memperkuat kolaborasi di bidang vulkanologi, mitigasi kebencanaan, dan teknologi bangunan tahan gempa.<\/p>\n<p>&#8220;Kemiripan dengan Indonesia, khususnya Jogja, adalah sama-sama berada di Ring of Fire. Oleh karena itu, kerja sama riset dengan UGM ke depan juga akan sangat diperkuat pada bidang vulkanologi, mitigasi kebencanaan, hingga teknologi konstruksi bangunan anti-gempa,&#8221; pungkas Ghofar.<\/p>\n<p>Melalui penjajakan sister province ini, DIY dan Chili diharapkan tidak hanya mempererat hubungan diplomatik, tetapi juga membangun kolaborasi berkelanjutan yang berlandaskan sejarah, ilmu pengetahuan, kebudayaan, dan inovasi untuk menghadapi tantangan global.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sejarah Gamelan Satukan DIY dan Chili Lewat Sister Province Yogyakarta,\u00a0 Nawacita\u00a0 \u2013 Hubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Chili yang telah terjalin sejak abad ke-19 kini memasuki babak baru. Berawal dari sejarah impor tembaga dari Chili untuk pembuatan gamelan pada 1836, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menginisiasi penjajakan kerja sama sister province sebagai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1638,"featured_media":285464,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[89374,2],"tags":[113006,113005,113007],"class_list":{"0":"post-285462","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-jejak-sejarah","8":"category-nasional","9":"tag-duta-besar-chili","10":"tag-hubungan-daerah-istimewa-yogyakarta-diy-dan-chili","11":"tag-mario-ignacio-artaza"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Sejarah Gamelan Satukan DIY dan Chili Lewat Sister Province - Nawacita<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Nawacita\u00a0 \u2013 Hubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Chili yang telah terjalin sejak abad ke-19 kini memasuki babak baru. Berawal dari sejarah impor tembaga dari Chili untuk pembuatan gamelan pada 1836, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menginisiasi penjajakan kerja sama sister province sebagai langkah memperkuat kolaborasi kedua wilayah di berbagai bidang.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/06\/20\/sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sejarah Gamelan Satukan DIY dan Chili Lewat Sister Province - Nawacita\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Nawacita\u00a0 \u2013 Hubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Chili yang telah terjalin sejak abad ke-19 kini memasuki babak baru. Berawal dari sejarah impor tembaga dari Chili untuk pembuatan gamelan pada 1836, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menginisiasi penjajakan kerja sama sister province sebagai langkah memperkuat kolaborasi kedua wilayah di berbagai bidang.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/06\/20\/sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-20T15:02:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Screenshot_20260620_215026_Instagram.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1079\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1012\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Parto Sasmito\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Parto Sasmito\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2026\\\/06\\\/20\\\/sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2026\\\/06\\\/20\\\/sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Parto Sasmito\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/80280938453242e32298412ab5def19b\"},\"headline\":\"Sejarah Gamelan Satukan DIY dan Chili Lewat Sister Province\",\"datePublished\":\"2026-06-20T15:02:13+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2026\\\/06\\\/20\\\/sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province\\\/\"},\"wordCount\":604,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2026\\\/06\\\/20\\\/sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Screenshot_20260620_215026_Instagram.jpg\",\"keywords\":[\"Duta Besar Chili\",\"Hubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Chili\",\"Mario Ignacio Artaza\"],\"articleSection\":[\"Jejak Sejarah\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2026\\\/06\\\/20\\\/sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2026\\\/06\\\/20\\\/sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province\\\/\",\"name\":\"Sejarah Gamelan Satukan DIY dan Chili Lewat Sister Province - Nawacita\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2026\\\/06\\\/20\\\/sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2026\\\/06\\\/20\\\/sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Screenshot_20260620_215026_Instagram.jpg\",\"datePublished\":\"2026-06-20T15:02:13+00:00\",\"description\":\"Nawacita\u00a0 \u2013 Hubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Chili yang telah terjalin sejak abad ke-19 kini memasuki babak baru. Berawal dari sejarah impor tembaga dari Chili untuk pembuatan gamelan pada 1836, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menginisiasi penjajakan kerja sama sister province sebagai langkah memperkuat kolaborasi kedua wilayah di berbagai bidang.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2026\\\/06\\\/20\\\/sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2026\\\/06\\\/20\\\/sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2026\\\/06\\\/20\\\/sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Screenshot_20260620_215026_Instagram.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Screenshot_20260620_215026_Instagram.jpg\",\"width\":1079,\"height\":1012,\"caption\":\"Duta Besar Chili untuk Indonesia dan ASEAN, H.E. Mario Ignacio Artaza. (Humasjogia)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/2026\\\/06\\\/20\\\/sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sejarah Gamelan Satukan DIY dan Chili Lewat Sister Province\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nawacitaco-1763136813898723\\\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/80280938453242e32298412ab5def19b\",\"name\":\"Parto Sasmito\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0852039ee85912e3e92424722276fb7ac620048da9a6ed07c124b3ca5d7eadb1?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0852039ee85912e3e92424722276fb7ac620048da9a6ed07c124b3ca5d7eadb1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/0852039ee85912e3e92424722276fb7ac620048da9a6ed07c124b3ca5d7eadb1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Parto Sasmito\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/nawacita.co\\\/index.php\\\/author\\\/partosasmito\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sejarah Gamelan Satukan DIY dan Chili Lewat Sister Province - Nawacita","description":"Nawacita\u00a0 \u2013 Hubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Chili yang telah terjalin sejak abad ke-19 kini memasuki babak baru. Berawal dari sejarah impor tembaga dari Chili untuk pembuatan gamelan pada 1836, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menginisiasi penjajakan kerja sama sister province sebagai langkah memperkuat kolaborasi kedua wilayah di berbagai bidang.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/06\/20\/sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sejarah Gamelan Satukan DIY dan Chili Lewat Sister Province - Nawacita","og_description":"Nawacita\u00a0 \u2013 Hubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Chili yang telah terjalin sejak abad ke-19 kini memasuki babak baru. Berawal dari sejarah impor tembaga dari Chili untuk pembuatan gamelan pada 1836, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menginisiasi penjajakan kerja sama sister province sebagai langkah memperkuat kolaborasi kedua wilayah di berbagai bidang.","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/06\/20\/sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2026-06-20T15:02:13+00:00","og_image":[{"width":1079,"height":1012,"url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Screenshot_20260620_215026_Instagram.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Parto Sasmito","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"Parto Sasmito","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/06\/20\/sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/06\/20\/sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province\/"},"author":{"name":"Parto Sasmito","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/80280938453242e32298412ab5def19b"},"headline":"Sejarah Gamelan Satukan DIY dan Chili Lewat Sister Province","datePublished":"2026-06-20T15:02:13+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/06\/20\/sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province\/"},"wordCount":604,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/06\/20\/sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Screenshot_20260620_215026_Instagram.jpg","keywords":["Duta Besar Chili","Hubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Chili","Mario Ignacio Artaza"],"articleSection":["Jejak Sejarah","Nasional"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/06\/20\/sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/06\/20\/sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province\/","name":"Sejarah Gamelan Satukan DIY dan Chili Lewat Sister Province - Nawacita","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/06\/20\/sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/06\/20\/sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Screenshot_20260620_215026_Instagram.jpg","datePublished":"2026-06-20T15:02:13+00:00","description":"Nawacita\u00a0 \u2013 Hubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Chili yang telah terjalin sejak abad ke-19 kini memasuki babak baru. Berawal dari sejarah impor tembaga dari Chili untuk pembuatan gamelan pada 1836, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menginisiasi penjajakan kerja sama sister province sebagai langkah memperkuat kolaborasi kedua wilayah di berbagai bidang.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/06\/20\/sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/06\/20\/sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/06\/20\/sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province\/#primaryimage","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Screenshot_20260620_215026_Instagram.jpg","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Screenshot_20260620_215026_Instagram.jpg","width":1079,"height":1012,"caption":"Duta Besar Chili untuk Indonesia dan ASEAN, H.E. Mario Ignacio Artaza. (Humasjogia)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/06\/20\/sejarah-gamelan-satukan-diy-dan-chili-lewat-sister-province\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sejarah Gamelan Satukan DIY dan Chili Lewat Sister Province"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/80280938453242e32298412ab5def19b","name":"Parto Sasmito","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0852039ee85912e3e92424722276fb7ac620048da9a6ed07c124b3ca5d7eadb1?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0852039ee85912e3e92424722276fb7ac620048da9a6ed07c124b3ca5d7eadb1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0852039ee85912e3e92424722276fb7ac620048da9a6ed07c124b3ca5d7eadb1?s=96&d=mm&r=g","caption":"Parto Sasmito"},"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/partosasmito\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Screenshot_20260620_215026_Instagram.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/285462","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1638"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=285462"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/285462\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":285465,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/285462\/revisions\/285465"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/285464"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=285462"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=285462"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=285462"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}