{"id":279672,"date":"2026-04-20T15:08:14","date_gmt":"2026-04-20T08:08:14","guid":{"rendered":"https:\/\/nawacita.co\/?p=279672"},"modified":"2026-04-20T14:34:27","modified_gmt":"2026-04-20T07:34:27","slug":"438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia\/","title":{"rendered":"438 Ribu Perceraian, 14,5 Juta Perempuan Kepala Keluarga: Ada Apa dengan Keluarga Indonesia?"},"content":{"rendered":"<h1>438 Ribu Perceraian, 14,5 Juta Perempuan Kepala Keluarga: Ada Apa dengan Keluarga Indonesia?<\/h1>\n<p><strong>Surabaya, <a href=\"http:\/\/nawacita.c\">Nawacita.co<\/a><\/strong> \u2013 Fenomena meningkatnya perempuan sebagai kepala rumah tangga menjadi alarm serius bagi ketahanan keluarga di Indonesia.<\/p>\n<p>Di balik angka tersebut, tersimpan persoalan sosial yang kian kompleks, mulai dari perceraian, kekerasan, hingga lemahnya peran pengasuhan dalam keluarga.<\/p>\n<p>Pembina DPP Perempuan Bangsa, Rustini Muhaimin Iskandar, mengungkapkan bahwa tren perceraian terus meningkat setiap tahun. Pada 2025, jumlahnya bahkan melonjak sekitar 10 persen hingga mencapai lebih dari 438 ribu kasus.<\/p>\n<p>\u201cIni menunjukkan kerapuhan keluarga kita sudah pada tahap memprihatinkan,\u201d ujarnya, Senin (20\/4\/2026).<\/p>\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/ekspansi-sekolah-rakyat-jatim-antara-akses-pendidikan-dan-realita-kesiapan-daerah\/\">Ekspansi Sekolah Rakyat Jatim: Antara Akses Pendidikan dan Realita Kesiapan Daerah<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Dampaknya, jumlah perempuan yang menjadi kepala keluarga ikut meningkat signifikan. Saat ini tercatat sekitar 12,73 persen atau setara 14,5 juta perempuan harus memikul peran tersebut.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, fenomena fatherless\u2014anak tumbuh tanpa peran ayah\u2014juga meningkat hingga 21 persen. Kondisi ini diperparah dengan maraknya kekerasan terhadap anak, kekerasan seksual, hingga praktik perkawinan usia dini.<\/p>\n<p>Menurut Rustini, persoalan ini tidak bisa dilihat secara parsial. Faktor ekonomi, sosial, hingga mental dan spiritual saling berkaitan dan berkontribusi terhadap rendahnya ketahanan keluarga.<\/p>\n<p>\u201cKalau ini tidak diatasi, akan mengancam masa depan bangsa,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p><strong>Reporter: Alus<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>438 Ribu Perceraian, 14,5 Juta Perempuan Kepala Keluarga: Ada Apa dengan Keluarga Indonesia? Surabaya, Nawacita.co \u2013 Fenomena meningkatnya perempuan sebagai kepala rumah tangga menjadi alarm serius bagi ketahanan keluarga di Indonesia. Di balik angka tersebut, tersimpan persoalan sosial yang kian kompleks, mulai dari perceraian, kekerasan, hingga lemahnya peran pengasuhan dalam keluarga. Pembina DPP Perempuan Bangsa, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1459,"featured_media":279673,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29694],"tags":[406,40494,110283,29058,27804,179,38404],"class_list":{"0":"post-279672","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-jatim","8":"tag-kekerasan-anak","9":"tag-kekerasan-seksual","10":"tag-kepala-keluarga","11":"tag-ketahanan-keluarga","12":"tag-perceraian","13":"tag-perempuan","14":"tag-pernikahan-dini"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>438 Ribu Perceraian, 14,5 Juta Perempuan Kepala Keluarga: Ada Apa dengan Keluarga Indonesia?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Surabaya, Nawacita.co \u2013 Fenomena meningkatnya perempuan sebagai kepala rumah tangga menjadi alarm serius bagi ketahanan keluarga\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"438 Ribu Perceraian, 14,5 Juta Perempuan Kepala Keluarga: Ada Apa dengan Keluarga Indonesia?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Surabaya, Nawacita.co \u2013 Fenomena meningkatnya perempuan sebagai kepala rumah tangga menjadi alarm serius bagi ketahanan keluarga\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-20T08:08:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000610014-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"562\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nuris Mardhatika\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nuris Mardhatika\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia\/\"},\"author\":{\"name\":\"Nuris Mardhatika\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/140e3531b7814b46fa8c6e0b288251b8\"},\"headline\":\"438 Ribu Perceraian, 14,5 Juta Perempuan Kepala Keluarga: Ada Apa dengan Keluarga Indonesia?\",\"datePublished\":\"2026-04-20T08:08:14+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia\/\"},\"wordCount\":199,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000610014-1.jpg\",\"keywords\":[\"kekerasan anak\",\"Kekerasan Seksual\",\"Kepala Keluarga\",\"Ketahanan Keluarga\",\"perceraian\",\"perempuan\",\"pernikahan dini\"],\"articleSection\":[\"JATIM\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia\/\",\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia\/\",\"name\":\"438 Ribu Perceraian, 14,5 Juta Perempuan Kepala Keluarga: Ada Apa dengan Keluarga Indonesia?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000610014-1.jpg\",\"datePublished\":\"2026-04-20T08:08:14+00:00\",\"description\":\"Surabaya, Nawacita.co \u2013 Fenomena meningkatnya perempuan sebagai kepala rumah tangga menjadi alarm serius bagi ketahanan keluarga\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000610014-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000610014-1.jpg\",\"width\":750,\"height\":562,\"caption\":\"Pembina DPP Perempuan Bangsa, Rustini Muhaimin Iskandar. (Foto: Alus\/Nawacita)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/nawacita.co\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"438 Ribu Perceraian, 14,5 Juta Perempuan Kepala Keluarga: Ada Apa dengan Keluarga Indonesia?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#website\",\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\/\/x.com\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/140e3531b7814b46fa8c6e0b288251b8\",\"name\":\"Nuris Mardhatika\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/59991d6a6a57ee9bed1ddf63211978943632845fd878baa6ed3380e9f50a0c06?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/59991d6a6a57ee9bed1ddf63211978943632845fd878baa6ed3380e9f50a0c06?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nuris Mardhatika\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/nawacita.co\"],\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/nurismardhatika\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"438 Ribu Perceraian, 14,5 Juta Perempuan Kepala Keluarga: Ada Apa dengan Keluarga Indonesia?","description":"Surabaya, Nawacita.co \u2013 Fenomena meningkatnya perempuan sebagai kepala rumah tangga menjadi alarm serius bagi ketahanan keluarga","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"438 Ribu Perceraian, 14,5 Juta Perempuan Kepala Keluarga: Ada Apa dengan Keluarga Indonesia?","og_description":"Surabaya, Nawacita.co \u2013 Fenomena meningkatnya perempuan sebagai kepala rumah tangga menjadi alarm serius bagi ketahanan keluarga","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2026-04-20T08:08:14+00:00","og_image":[{"width":750,"height":562,"url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000610014-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nuris Mardhatika","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"Nuris Mardhatika","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia\/"},"author":{"name":"Nuris Mardhatika","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/140e3531b7814b46fa8c6e0b288251b8"},"headline":"438 Ribu Perceraian, 14,5 Juta Perempuan Kepala Keluarga: Ada Apa dengan Keluarga Indonesia?","datePublished":"2026-04-20T08:08:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia\/"},"wordCount":199,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000610014-1.jpg","keywords":["kekerasan anak","Kekerasan Seksual","Kepala Keluarga","Ketahanan Keluarga","perceraian","perempuan","pernikahan dini"],"articleSection":["JATIM"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia\/","name":"438 Ribu Perceraian, 14,5 Juta Perempuan Kepala Keluarga: Ada Apa dengan Keluarga Indonesia?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000610014-1.jpg","datePublished":"2026-04-20T08:08:14+00:00","description":"Surabaya, Nawacita.co \u2013 Fenomena meningkatnya perempuan sebagai kepala rumah tangga menjadi alarm serius bagi ketahanan keluarga","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia\/#primaryimage","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000610014-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000610014-1.jpg","width":750,"height":562,"caption":"Pembina DPP Perempuan Bangsa, Rustini Muhaimin Iskandar. (Foto: Alus\/Nawacita)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/04\/20\/438-ribu-perceraian-145-juta-perempuan-kepala-keluarga-ada-apa-dengan-keluarga-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"438 Ribu Perceraian, 14,5 Juta Perempuan Kepala Keluarga: Ada Apa dengan Keluarga Indonesia?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/140e3531b7814b46fa8c6e0b288251b8","name":"Nuris Mardhatika","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/59991d6a6a57ee9bed1ddf63211978943632845fd878baa6ed3380e9f50a0c06?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/59991d6a6a57ee9bed1ddf63211978943632845fd878baa6ed3380e9f50a0c06?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nuris Mardhatika"},"sameAs":["https:\/\/nawacita.co"],"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/nurismardhatika\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000610014-1.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/279672","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1459"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=279672"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/279672\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/279673"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=279672"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=279672"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=279672"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}