{"id":276396,"date":"2026-03-10T12:05:07","date_gmt":"2026-03-10T05:05:07","guid":{"rendered":"https:\/\/nawacita.co\/?p=276396"},"modified":"2026-03-10T11:50:14","modified_gmt":"2026-03-10T04:50:14","slug":"pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/03\/10\/pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun\/","title":{"rendered":"Pemerintah Jelaskan Alasan Penundaan Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun"},"content":{"rendered":"<h1 class=\"my-3 lg:my-6 w-full text-left text-xl lg:text-3xl font-bold uppercase leading-[1.3] text-white\">Pemerintah Jelaskan Alasan Penundaan Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun<\/h1>\n<p><strong>Jakarta, <a href=\"https:\/\/nawacita.co\">Nawacita<\/a><\/strong> | Pemerintah menunda akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun sebagai langkah perlindungan dari berbagai risiko di ruang digital, mulai dari kecanduan gawai hingga paparan konten berbahaya.<\/p>\n<p>Kebijakan tersebut merupakan bagian dari implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas).<\/p>\n<p>Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan kebijakan ini bukan bertujuan melarang anak menggunakan teknologi, melainkan memastikan mereka memiliki kesiapan mental dan psikologis sebelum memasuki ruang media sosial yang kompleks.<\/p>\n<p>\u201cUsia yang dinilai paling tepat untuk mulai mengakses media sosial adalah sekitar 16 tahun. Ini bukan keputusan sepihak pemerintah, tetapi hasil diskusi panjang dengan para psikolog, pemerhati tumbuh kembang anak, serta berbagai penelitian mengenai dampak media sosial terhadap perkembangan anak,\u201d ujar Meutya dalam kegiatan Kelas Digital Sahabat Tunas: Tunggu Anak Siap di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta, Senin (9\/3\/2026).<\/p>\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/02\/28\/kemkomdigi-luncurkan-layanan-dara-untuk-atasi-kecanduan-gim-pada-anak\/\">Kemkomdigi Luncurkan Layanan DARA untuk Atasi Kecanduan Gim pada Anak<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurut Meutya, pemerintah menerima banyak masukan dari masyarakat mengenai meningkatnya risiko penggunaan media sosial bagi anak. Risiko tersebut mencakup kecanduan digital, paparan konten negatif, perundungan siber, hingga penipuan daring yang kerap menyasar pengguna usia muda.<\/p>\n<p>\u201cPemerintah hadir agar orang tua tidak lagi bertarung sendirian menghadapi kekuatan algoritma,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan perkembangan teknologi kecerdasan artifisial (AI) juga memperbesar tantangan di ruang digital karena memungkinkan manipulasi konten yang semakin sulit dibedakan dari informasi asli.<\/p>\n<p>\u201cDengan perkembangan AI, konten digital akan makin sulit dibedakan antara yang asli dan yang dimanipulasi. Anak-anak tentu akan semakin kesulitan memilah mana informasi yang benar dan mana yang tidak,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Melalui kebijakan \u201cTunggu Anak Siap\u201d, pemerintah menekankan bahwa akses penuh ke media sosial sebaiknya diberikan secara bertahap sesuai kesiapan anak.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/02\/25\/demi-keamanan-wisatawan-kemkomdigi-siap-tertibkan-ota-tak-berizin\/\">Demi Keamanan Wisatawan, Kemkomdigi Siap Tertibkan OTA Tak Berizin<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Dukungan dari Kalangan Pendidikan<\/strong><\/p>\n<p>Pendiri Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan Najeela Shihab menilai kebijakan dalam PP Tunas merupakan langkah penting untuk memperkuat pelindungan anak di era digital.<\/p>\n<p>Menurutnya, regulasi tersebut lahir dari proses panjang yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari peneliti, pemerhati pendidikan, hingga komunitas pelindungan anak.<\/p>\n<p>\u201cYang diatur bukan penggunaan teknologi secara keseluruhan. Anak-anak tetap bisa menggunakan internet untuk belajar atau berkreasi. Yang dibatasi adalah platform dengan risiko tinggi seperti media sosial atau permainan daring tertentu,\u201d ujar Najeela.<\/p>\n<p>Berbagai penelitian, lanjutnya, menunjukkan penggunaan media sosial yang berlebihan dapat berdampak pada meningkatnya kecanduan gawai, kekerasan daring, hingga menurunnya konsentrasi belajar.<\/p>\n<p><strong>Suara Pelajar<\/strong><\/p>\n<p>Salah seorang siswa SMAN 3 Jakarta, Yasser Baihaqi Balny, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan penundaan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.<\/p>\n<p>Menurutnya, banyak pelajar seusianya mulai terpapar konten yang tidak sesuai ketika menggunakan media sosial.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/02\/13\/menkomdigi-jadikan-budaya-bersih-fondasi-disiplin-aparatur\/\">Menkomdigi: Jadikan Budaya Bersih Fondasi Disiplin Aparatur<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cKadang muncul juga konten yang sebenarnya tidak pantas dilihat oleh anak di bawah 16 tahun. Karena itu menurut saya aturan ini memang perlu diterapkan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Yasser menilai kebijakan tersebut bukan untuk membatasi kebebasan anak, tetapi sebagai bentuk perlindungan agar generasi muda dapat menggunakan teknologi secara lebih sehat.<\/p>\n<p>\u201cKalau melihat pengalaman sendiri dan teman-teman di sekitar, aturan ini sebenarnya sangat positif,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dalam kegiatan Kelas Digital Sahabat Tunas, sekitar 500 pelajar tingkat SMP hingga SMA hadir untuk berdiskusi mengenai keamanan digital dan penggunaan teknologi secara sehat.<\/p>\n<p>Menkomdigi juga mengajak para pelajar menjadi \u201cDuta Tunas\u201d di sekolah dan lingkungan keluarga guna menyebarkan pesan penggunaan teknologi yang lebih bijak. <strong>kmdg<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemerintah Jelaskan Alasan Penundaan Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun Jakarta, Nawacita | Pemerintah menunda akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun sebagai langkah perlindungan dari berbagai risiko di ruang digital, mulai dari kecanduan gawai hingga paparan konten berbahaya. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1459,"featured_media":276397,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9546],"tags":[54445,108955,108956,108957,85188,94565],"class_list":{"0":"post-276396","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-technology","8":"tag-akses-media-sosial","9":"tag-anak-di-bawah-16-tahun","10":"tag-kecanduan-gawai","11":"tag-konten-berbahaya","12":"tag-menkomdigi-meutya-hafid","13":"tag-pp-tunas"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pemerintah Jelaskan Alasan Penundaan Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jakarta, Nawacita | Pemerintah menunda akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun sebagai langkah perlindungan dari berbagai risiko\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/03\/10\/pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pemerintah Jelaskan Alasan Penundaan Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jakarta, Nawacita | Pemerintah menunda akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun sebagai langkah perlindungan dari berbagai risiko\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/03\/10\/pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nawacita\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-03-10T05:05:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/dXBsb2Fkcy8yMDI2LzMvMTAvZDdiZjY4MmUtMjQ0ZS00NjJiLWExN2QtMjZiMGJlNThiZjYxLmpwZWc-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"562\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nuris Mardhatika\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nawacit4\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nuris Mardhatika\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/03\/10\/pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/03\/10\/pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun\/\"},\"author\":{\"name\":\"Nuris Mardhatika\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/140e3531b7814b46fa8c6e0b288251b8\"},\"headline\":\"Pemerintah Jelaskan Alasan Penundaan Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun\",\"datePublished\":\"2026-03-10T05:05:07+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/03\/10\/pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun\/\"},\"wordCount\":559,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/03\/10\/pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/dXBsb2Fkcy8yMDI2LzMvMTAvZDdiZjY4MmUtMjQ0ZS00NjJiLWExN2QtMjZiMGJlNThiZjYxLmpwZWc-1.jpg\",\"keywords\":[\"akses media sosial\",\"Anak di Bawah 16 Tahun\",\"kecanduan gawai\",\"konten berbahaya\",\"Menkomdigi Meutya Hafid\",\"PP Tunas\"],\"articleSection\":[\"Technology\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/03\/10\/pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun\/\",\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/03\/10\/pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun\/\",\"name\":\"Pemerintah Jelaskan Alasan Penundaan Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/03\/10\/pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/03\/10\/pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/dXBsb2Fkcy8yMDI2LzMvMTAvZDdiZjY4MmUtMjQ0ZS00NjJiLWExN2QtMjZiMGJlNThiZjYxLmpwZWc-1.jpg\",\"datePublished\":\"2026-03-10T05:05:07+00:00\",\"description\":\"Jakarta, Nawacita | Pemerintah menunda akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun sebagai langkah perlindungan dari berbagai risiko\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/03\/10\/pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/03\/10\/pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/03\/10\/pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/dXBsb2Fkcy8yMDI2LzMvMTAvZDdiZjY4MmUtMjQ0ZS00NjJiLWExN2QtMjZiMGJlNThiZjYxLmpwZWc-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/dXBsb2Fkcy8yMDI2LzMvMTAvZDdiZjY4MmUtMjQ0ZS00NjJiLWExN2QtMjZiMGJlNThiZjYxLmpwZWc-1.jpg\",\"width\":750,\"height\":562,\"caption\":\"Menkomdigi Meutya Hafid dalam kegiatan Kelas Digital Sahabat Tunas: Tunggu Anak Siap di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta, Senin (9\/3\/2026). (Foto: humas komdigi)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/03\/10\/pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/nawacita.co\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pemerintah Jelaskan Alasan Penundaan Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#website\",\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/\",\"name\":\"Nawacita\",\"description\":\"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#organization\",\"name\":\"Nawacita\",\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png\",\"width\":1676,\"height\":422,\"caption\":\"Nawacita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel\",\"https:\/\/x.com\/nawacit4\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/140e3531b7814b46fa8c6e0b288251b8\",\"name\":\"Nuris Mardhatika\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/59991d6a6a57ee9bed1ddf63211978943632845fd878baa6ed3380e9f50a0c06?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/59991d6a6a57ee9bed1ddf63211978943632845fd878baa6ed3380e9f50a0c06?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nuris Mardhatika\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/nawacita.co\"],\"url\":\"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/nurismardhatika\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pemerintah Jelaskan Alasan Penundaan Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun","description":"Jakarta, Nawacita | Pemerintah menunda akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun sebagai langkah perlindungan dari berbagai risiko","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/03\/10\/pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pemerintah Jelaskan Alasan Penundaan Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun","og_description":"Jakarta, Nawacita | Pemerintah menunda akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun sebagai langkah perlindungan dari berbagai risiko","og_url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/03\/10\/pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun\/","og_site_name":"Nawacita","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","article_published_time":"2026-03-10T05:05:07+00:00","og_image":[{"width":750,"height":562,"url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/dXBsb2Fkcy8yMDI2LzMvMTAvZDdiZjY4MmUtMjQ0ZS00NjJiLWExN2QtMjZiMGJlNThiZjYxLmpwZWc-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nuris Mardhatika","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@nawacit4","twitter_site":"@nawacit4","twitter_misc":{"Written by":"Nuris Mardhatika","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/03\/10\/pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/03\/10\/pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun\/"},"author":{"name":"Nuris Mardhatika","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/140e3531b7814b46fa8c6e0b288251b8"},"headline":"Pemerintah Jelaskan Alasan Penundaan Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun","datePublished":"2026-03-10T05:05:07+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/03\/10\/pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun\/"},"wordCount":559,"publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/03\/10\/pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/dXBsb2Fkcy8yMDI2LzMvMTAvZDdiZjY4MmUtMjQ0ZS00NjJiLWExN2QtMjZiMGJlNThiZjYxLmpwZWc-1.jpg","keywords":["akses media sosial","Anak di Bawah 16 Tahun","kecanduan gawai","konten berbahaya","Menkomdigi Meutya Hafid","PP Tunas"],"articleSection":["Technology"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/03\/10\/pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/03\/10\/pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun\/","name":"Pemerintah Jelaskan Alasan Penundaan Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/03\/10\/pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/03\/10\/pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/dXBsb2Fkcy8yMDI2LzMvMTAvZDdiZjY4MmUtMjQ0ZS00NjJiLWExN2QtMjZiMGJlNThiZjYxLmpwZWc-1.jpg","datePublished":"2026-03-10T05:05:07+00:00","description":"Jakarta, Nawacita | Pemerintah menunda akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun sebagai langkah perlindungan dari berbagai risiko","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/03\/10\/pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/03\/10\/pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/03\/10\/pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun\/#primaryimage","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/dXBsb2Fkcy8yMDI2LzMvMTAvZDdiZjY4MmUtMjQ0ZS00NjJiLWExN2QtMjZiMGJlNThiZjYxLmpwZWc-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/dXBsb2Fkcy8yMDI2LzMvMTAvZDdiZjY4MmUtMjQ0ZS00NjJiLWExN2QtMjZiMGJlNThiZjYxLmpwZWc-1.jpg","width":750,"height":562,"caption":"Menkomdigi Meutya Hafid dalam kegiatan Kelas Digital Sahabat Tunas: Tunggu Anak Siap di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta, Senin (9\/3\/2026). (Foto: humas komdigi)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/2026\/03\/10\/pemerintah-jelaskan-alasan-penundaan-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nawacita.co\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pemerintah Jelaskan Alasan Penundaan Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#website","url":"https:\/\/nawacita.co\/","name":"Nawacita","description":"Berita Kementerian, BUMN, Pemerintah dan Politik","publisher":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nawacita.co\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#organization","name":"Nawacita","url":"https:\/\/nawacita.co\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","contentUrl":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Logo-Nawacita-2021.png","width":1676,"height":422,"caption":"Nawacita"},"image":{"@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nawacitaco-1763136813898723\/?ref=aymt_homepage_panel","https:\/\/x.com\/nawacit4"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/140e3531b7814b46fa8c6e0b288251b8","name":"Nuris Mardhatika","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nawacita.co\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/59991d6a6a57ee9bed1ddf63211978943632845fd878baa6ed3380e9f50a0c06?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/59991d6a6a57ee9bed1ddf63211978943632845fd878baa6ed3380e9f50a0c06?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nuris Mardhatika"},"sameAs":["https:\/\/nawacita.co"],"url":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/author\/nurismardhatika\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/nawacita.co\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/dXBsb2Fkcy8yMDI2LzMvMTAvZDdiZjY4MmUtMjQ0ZS00NjJiLWExN2QtMjZiMGJlNThiZjYxLmpwZWc-1.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/276396","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1459"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=276396"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/276396\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/276397"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=276396"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=276396"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nawacita.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=276396"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}